SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Kemampuan Membaca Siswa Kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang

Muhammad Sulthoni

Abstrak


ABSTRAK

 

Sulthoni, Muhammad. 2012. Kemampuan Berpikir Kritis melalui Kemampuan Membaca Siswa Kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang. Skripsi, Program Studi Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd (II) Azizatuz Zahro M.Pd.

 

Kata Kunci: Berpikir kritis, Membaca kritis

Kemampuan membaca merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan berbahasa. Melalui kegiatan membaca seseorang mendapatkan informasi, pengetahuan, dan juga hiburan. Ketika membaca kritis, siswa tidak sekedar membaca saja, namun siswa harus membaca secara kritis terhadap bacaan yang dibacanya agar siswa memahami isinya. Terdapat beberapa tingkatan membaca pemahaman, yaitu membaca literal, membaca kritis, dan membaca kreatif.

 

Kemampuan berpikir kritis merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk melihat dan memecahkan masalah yang ditandai dengan sifat-sifat dan bakat kritis. Kegiatan membaca kritis sepenuhnya melibatkan kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis merupakan salah satu tujuan pendidikan yang memerlukan latihan-latihan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini, bagaimanakah kemampuan membaca kritis siswa kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang dan bagaimanakah kualitas kemampuan berpikir kritis yang terungkap melalui keterampilan membaca siswa VI MI Miftahul Huda Bandulan  kelas Malang.

 

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di MI Miftahul Huda Bandulan Malang tahun ajaran 2011/2012. Objek penelitian ini adalah siswa kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 24 siswa, akan tetapi satu siswa tidak masuk tanpa keterangan sehingga tes ini diikuti oleh 23 siswa . Langkah pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua tahapan. Pertama, melakukan uji instrumen di kelas MI An-Nur Bokor Kec. Turen Kab. Malang yang berjumlah 25 siswa. Hasil uji instrumen tersebut dianalisis dan diperbaiki. Kedua, melakukan uji pengambilan data di kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan. Setelah dilakukan tes, data diolah menggunakan teknik persentase. Hasil pengolahan data tersebut diklasifikasikan berdasarkan tingkat kemampuan membaca kritis dan tingkat kemampuan berpikir kritis siswa.

 

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa kemampuan seluruh siswa kelas VI MI Miftahul Huda  dalam membaca kritis yang dijabarkan melalui persentase yakni  tidak mampu (24 %), kurang mampu (46 %), cukup mampu (14 %), Mampu (16 %). Sedangkan kualitas seluruh siswa kelas VI MI Miftahul Huda  dalam berpikir kritis yang dijabarkan melalui persentase yakni  tidak kritis (20 %), kurang kritis (40 %), cukup kritis (19 %), kritis (21%).

 

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, dapat diketahui bahwa nilai kemampuan membaca kritis siswa yang paling tinggi adalah kurang mampu (46%), sedangkan untuk berpikir kritis siswa yang paling tinggi adalah kurang kritis (40). Maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kemampuan membaca siswa kelas VI MI Miftahul Huda Bandulan Malang adalah kurang mampu dan kemampuan berpikir kritisnya adalah kurang kritis.

 

Saran yang dapat diberikan bagi guru bahasa Indonesia dari hasil penelitian ini, yaitu dapat dijadikan masukan untuk menambah pengetahuan dan kreativitas guru dalam menerapkan dan meningkatkan pemahaman bacaan membaca kritis dalam pembelajaran di sekolah. Peneliti lain, juga dapat melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa ataupun mengembangkan teks pemahaman bacaan untuk penelitian selanjutnya yang sejenis.