SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Menulis Puisi Bebas dengan Strategi Pembelajaran Kuantum untuk Kelas V SD

Sulistyoningtyas Tri Mahesti

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahesti, Sulistyoningtyas Tri. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Menulis Puisi Bebas dengan Strategi Pembelajaran Kuantum untuk Kelas V SD. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hj. Yuni Pratiwi, M.Pd, (2) Dr. Hj. Muakibatul Hasanah, M.Pd.

 

Kata kunci: strategi pembelajaran kuantum, bahan ajar menulis puisi bebas, pembelajaran menulis puisi bebas di SD

 

            Menulis puisi bebas merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa kelas V SD. Melalui kegiatan menulis puisi, siswa dapat mengembangkan kreativitas untuk menghasilkan suatu karya sastra yang dapat dinikmati pembaca. Pembelajaran menulis puisi menjadi pembelajaran yang kurang diminati oleh siswa. Penyebabnya yaitu guru tidak merancang suatu kegiatan yang sistematis dan bertahap dalam pembelajaran menulis puisi. Akibatnya siswa mengalami kesulitan yakni kesulitan untuk menemukan ide untuk dituangkan menjadi sebuah puisi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat untuk mengatasi hambatan dan mendukung kelancaran pembelajaran menulis puisi bebas. Strategi yang dimaksud adalah strategi pembelajaran kuantum.

Tujuan umum penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa bahan ajar menulis puisi bebas dengan menggunakan strategi pembelajaran kuantum. Adapun tujuan khususnya adalah (1) mengembangkan deskripsi isi bahan ajar, (2) mengembangkan sistematika penyajian bahan ajar, (3) mengembangkan penggunaan bahasa bahan ajar, dan (4) mengembangkan tampilan serta tata letak bahan ajar.

            Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Borg dan Gall (1983). Berdasarkan model tersebut, dalam penelitian ini terdapat empat tahapan prosedur yaitu (1) studi pendahuluan, (2) uji ahli dan praktisi, (3) revisi produk awal berdasarkan uji ahli dan praktisi, dan (4) uji lapangan terbatas. Uji produk dilakukan dengan melibatkan (1) ahli penulisan kreatif puisi, (2) ahli pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, (3) uji praktisi melibatkan guru Bahasa dan Sastra Indonesia, dan (4) uji lapangan melibatkan siswa kelas V SDN Percobaan 1 Malang.

Jenis data penelitian ini adalah data numerik dan data verbal. Data numerik yakni berupa data skor yang diperoleh dari hasil angket penilaian ahli, praktisi, dan siswa terhadap produk. Data verbal tertulis berupa catatan, komentar, kritik, maupun saran-saran yang telah dituliskan oleh subjek uji pada angket penilaian; sedangkan data verbal lisan berupa informasi yang disampaikan secara lisan ketika wawancara dengan ketiga kelompok uji. Angket penilaian dan pedoman wawancara bebas digunakan sebagai instrumen pengumpulan data.

            Hasil uji ahli penulisan kreatif puisi menunjukkan produk tergolong sangat layak dan siap diimplementasikan (89, 58%). Hasil uji ahli strategi pembelajaran Bahasa Indonesia menunjukkan produk tergolong layak dan siap untuk diimplementasikan (82%). Hasil uji praktisi menunjukkan produk tergolong sangat layak dan siap untuk diimplementasikan (95,4%) dan hasil uji lapangan menunjukkan produk tergolong sangat layak dan siap untuk diimplementasikan (88,59%).

Berdasarkan komentar dan saran perbaikan dari ahli dan praktisi, ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, yakni (1) langkah menentukan ide, (2) petunjuk penggunaan bahan ajar, dan (3) langkah-langkah pembelajaran. Langkah menentukan ide dijabarkan pada tahapan-tahapan yang jelas agar siswa lebih mudah untuk menentukan ide. Petunjuk penggunaan bahan ajar menggunakan bahasa yang komunikatif sesuai dengan perkembangan siswa. Petunjuk penggunaan bahan ajar dilengkapi dengan langkah-langkah pembelajaran.

Produk yang sudah dikembangkan dan diperbaiki memiliki karakteristik sebagai berikut. Isi bahan ajar meliputi (1) langkah menentukan ide dijabarkan dengan tahapan yang lebih jelas, (2) materi lebih diperbanyak dan dilengkapi, (3) perbedaan puisi dan pantun, dan (4) kemudahan analisis puisi. Penggunaan bahasa bahan ajar meliputi (1) kekomunikatifan aspek petunjuk penggunaan buku dan (2) kesederhanaan penjelasan karakteristik puisi bebas. Penyajian bahan ajar meliputi (1) petunjuk penggunaan buku dilengkapi dengan langkah-langkah pembelajaran dan (2) kemudahan penyajian bahan ajar. Tampilan bahan ajar meliputi (1) tampilan dibuat lebih menarik untuk menarik minat baca siswa, (2) sajian border kotak pada kegiatan latihan, dan (3) sajian ilustrasi gambar pada contoh puisi agar lebih menarik.   

            Simpulan penelitian pengembangan ini adalah bahan ajar menulis puisi bebas yang dikembangkan dengan menggunakan strategi pembelajaran kuantum menunjukkan bahwa produk tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembelajaran menulis puisi bebas.

Langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru disarankan untuk menerapkan strategi pembelajaran kuantum dalam pembelajaran menulis puisi bebas, sehingga kendala-kendala dalam pembelajaran menulis puisi bebas dapat teratasi. Peneliti lain disarankan untuk mengikuti langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini untuk kompetensi lain. Selanjutnya, penyebarluasan produk dapat dilakukan dengan cara menerbitkan artikel ilmiah yang dikoordinasi oleh Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra  melalui media internet.