SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT DINAS SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 DAMPIT DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN

Nursila Dwi Nugraha

Abstrak


ABSTRAK

 

Dwi Nugraha, Nursila. 2012. Peningkatan Kemampuan Menulis Surat Dinas Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Dampit dengan Menggunakan Teknik Pemodelan. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd, (II) Prof. Dr. Sumadi, M.Pd.

 

Kata Kunci: kemampuan menulis, surat dinas, teknik pemodelan.

Salah satu ragam keterampilan menulis yang diajarkan di SMA adalah menulis surat dinas. Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006, pembelajaran menulis surat dinas menjadi salah satu kompetensi dasar yang harus dicapai oleh siswa SMA secara maksimal. Oleh karena itu, peran guru sangat besar selama proses pembelajaran menulis surat. Guru dituntut dapat menggunakan teknik yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menulis surat dinas.

 

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan pada studi pendahuluan di SMA Negeri 1 Dampit, diketahui bahwa teknik pembelajaran yang digunakan dalam menulis surat dinas adalah teknik ceramah saja. Kondisi seperti ini menyebabkan kegiatan belajar siswa kurang aktif dan hasil belajar siswa belum maksimal. Berdasarkan analisis hasil belajar siswa tersebut, dapat dikemukakan bahwa terdapat tiga kekurangan dalam menulis surat dinas tersebut. Ketiga kekurangan tersebut adalah (1) siswa tidak mampu menulis surat dinas pada aspek isi surat, (2) siswa tidak mampu menulis surat dinas pada aspek bahasa surat, dan (3) siswa tidak mampu menulis surat dinas pada aspek struktur surat.

 

Berkaitan dengan masalah tersebut, perlu dicarikan sebuah teknik yang inovatif untuk mengatasi masalah tersebut. Peneliti dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sepakat untuk merapkan teknik pemodelan sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa.

 

Teknik ini merupakan komposisi terpadu antara keterampilan membaca dan menulis. Teknik pemodelan ini dapat mempermudah siswa dalam menulis surat dinas karena pembelajaran tidak langsung pada kegiatan menulis surat dinas, tetapi melalui kegiatan membaca dan mengidentifikasi isi, bahasa, dan struktur surat dinas model.

 

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Dampit dengan teknik pemodelan pada aspek isi, (2) meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Dampit dengan teknik pemodelan pada aspek bahasa, (3) meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Dampit dengan teknik pemodelan pada aspek struktur surat dinas, dan (4) meningkatkan kualitas pembelajaran menulis surat dinas siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Dampit dengan teknik pemodelan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Pemilihan rancangan ini sesuai dengan karakteristik PTK, yaitu permasalahan yang diangkat untuk dipecahkan bermula dari persoalan pembelajaran sehari-hari. Rancangan penelitian disusun dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas lima hal pokok, yaitu (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan, (4) observasi atau pengamatan, dan (5) refleksi.

 

Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Dampit yang terletak di Jalan Gunung Jati 1138, lebih dikhususkan pada kelas XII IPA 3. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada tanggal 27 September 2012 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2012 dalam dua siklus. Data dalam penelitian ini adalah hasil surat dinas siswa yang diajar dengan menggunakan teknik pemodelan dan peristiwa-peristiwa yang terjadi selama kegiatan pembelajaran berlangsung di kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Dampit. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 3 dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sudah dapat menulis surat dinas dengan baik. Hasil penelitian bersumber dari surat dinas siswa yang meliputi aspek isi, bahasa, dan struktur. Kemampuan menulis surat dinas pada aspek isi meliputi kesesuaian, keruntutan, kelengkapan, kepaduan. Kemampuan menulis surat dinas pada aspek bahasa meliputi ejaan, tanda baca, pilihan kata, dan keefektifan kalimat. Kemampuan menulis surat dinas pada aspek struktur surat meliputi kepala surat, isi surat, dan penutup surat. Kemampuan menulis ketiga aspek tersebut dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Selain itu, kualitas proses pembelajaran mulai dari studi pendahuluan hingga siklus II telah mengalami peningkatan.

 

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa penggunaan teknik pemodelan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis surat dinas pada aspek isi, bahasa, dan struktur surat dinas. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk menggunakan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis surat dinas. Selain itu, disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis surat dinas pada jenjang yang berbeda, misalnya jenjang SMP atau SMK. Dengan demikian, hasil penelitian selanjutnya dapat memperkaya pengetahuan mengenai upaya meningkatkan kemampuan menulis surat dinas siswa.