SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Telaah Bahan Ajar Keterampilan Menulis dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas VII

NUR AMINATUS SHOLICHAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Sholichah, Nur Aminatus. 2012. Telaah Bahan Ajar Keterampilan Menulis dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas VII. Skripsi., Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd, (II) Indra Suherjanto, S.Pd, M.Sn.

 

Kata kunci: telaah buku teks, bahan ajar menulis, BSE kelas VII

Setiap kegiatan pembelajaran selalu dibutuhkan sumber belajar. Sumber belajar yang banyak digunakan di sekolah adalah buku teks atau buku pelajaran. Buku merupakan bagian dari kelangsungan pendidikan. Dengan buku, pelaksanaan pendidikan dapat berjalan lebih lancar. Guru dapat mengelola kegiatan pembelajaran secara efektif dan efisien. Siswa pun dalam mengikuti pembelajaran dapat lebih optimal dengan menggunakan sarana buku.

 

Adanya BSE merupakan gebrakan baru dalam dunia pendidikan karena pemerintah mencanangkan buku murah dan berkualitas untuk jenjang sekolah dasar hingga menengah atas. Diharapkan dengan adanya BSE ini dapat membantu proses pembelajaran agar lebih optimal tanpa terbebani masalah biaya buku yang relatif mahal. BSE direkomendasikan pemerintah sebagai buku unggulan yang layak digunakan dalam pembelajaran. Banyak masyarakat yang menilai kelayakan BSE masih kurang, baik dari segi materi, pemberian contoh dan ilustrasi, serta dalam penggunaan istilah dan ejaan. Selain itu masih banyak sekolah yang lebih memilih untuk menggunakan buku terbitan swasta daripada BSE, seperti Erlangga, Yudhistira, Ganeca Excat, dan sebagainya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kualitas kelayakan BSE baik dari segi isi, penyajian, maupun bahasa bahasa.

 

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kelayakan bahan ajar keterampilan menulis dalam BSE bahasa dan sastra Indonesia kelas VII. Tujuan lebih rinci dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan: (1) isi bahan ajar keterampilan menulis dalam BSE bahasa dan sastra Indonesia kelas VII, (2) penyajian bahan ajar keterampilan menulis dalam BSE bahasa dan sastra Indonesia kelas VII, dan (3) bahasa dalam bahan ajar keterampilan menulis dalam BSE Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas VII.

 

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dirancang untuk memperoleh informasi yang menggambarkan objek yang diteliti pada waktu itu. Penelitian deskriptif melakukan penelitian hanya pada sampai tahap deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan data secara sistematik sehingga mudah dipahami dan disimpulkan. Berdasarkan jenis data yang diperoleh, penelitian ini digolongkan penelitian analisis isi, yaitu penelitian yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak. Rancangan penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan kelayakan isi, penyajian dan bahasa dalam BSE bahasa dan sastra Indonesia kelas VII.

 

Hasil penelitian yang ditemukan adalah persentase kelayakan isi yang paling tinggi terdapat dalam KD menulis surat pribadi dan KD menulis narasi dari teks wawancara. Perolehan persentase mencapai 92%. Sedangkan yang terendah terdapat dalam KD menulis teks pengumuman dengan persentase mencapai 73%. Pada masing-masing butir penilaian, persentase tertinggi terdapat dalam butir kesesuaian indikator dengan KD dan kesesuaian materi dengan indikator. Kedua butir ini mencapai persentase dengan angka maksimal, yaitu 100%. Presentase terendah terdapat dalam butir materi pengayaan dengan perolehan 60%. Persentase kelayakan penyajian yang pada semua KD mencapai nilai maksimal yaitu 100%. Pada masing-masing butir penilaian pun juga mencapai angka maksimal. Persentase kelayakan bahasa yang paling tinggi terdapat dalam KD menulis buku harian dengan perolehan persentase mencapai 95%. Persentase terendah terdapat dalam KD menulis narasi dari teks wawancara persentasesebesar 85%. Pada masing-masing butir penilaian, persentase tertinggi terdapat dalam butir kesesuaian dengan tingkat perkembangan emosional dan keruntutan dan keterpaduan antarparagraf yang mencapai persentase maksimal, yaitu 100%. Persentase terendah terdapat dalam butir ketepatan kaidah bahasa dengan perolehan persentase sebesar 65%.

 

Dari hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpukan bahwa secara umum BSE Bahasa dan Sastra Kelas VII telah memenuhi syarat kelayakan isi, penyajian dan bahasa. Sebagai langkah pemanfaat hasil penelitian,mengingat guru yang mengetahui karakteristil siswa, maka sebaiknya guru lebih teliti dalam memilih buku teks yang akan dijadikan sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar. Bagi penyusun buku teks hendaknya lebih teliti dalam menyusun buku teks. Kelengkapan materi, pemilihan contoh, dan penggunaan bahasa lebih disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa baik intelektual maupun emosional. Bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini karena penelitian ini hanya didasarkan pada satu aspek keterampilan berbahasa, yaitu menulis. Peneliti selanjutnya dapat meneliti pada aspek yang lain seperti menyimak, berbicara, atau membaca.