SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

mitos dalam cerita rakyat putri jawi di dusun jawi kabupaten pasuruan dan pemanfaatannya sebagai materi pembelajaran apresiasi sastra di sma

lilik indah wijia narko

Abstrak


ABSTRAK

 

Narko, Lilik Indah Wijia. 2012. Mitos dalam Cerita Rakyat Putri Jawi di Dusun Jawi Kabupaten Pasuruan dan Pemanfaatannya sebagai Materi Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMA. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dwi Sulistyorini, S.S, M.Hum, (II) Mustofa Kamal, S.Pd, M.Sn

 

Kata Kunci: mitos, cerita rakyat Putri Jawi, materi pembelajaran, pembelajaranapresiasi sastra

Mitos tentang cerita rakyat Putri Jawi merupakan salah satu bentuk folklor yang khas yang dimiliki masyarakat Dusun Jawi, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini difokuskan pada ragam mitos, fungsi, dan pemanfaatannya sebagai materi pembelajaran. Peneliti juga menggunakan rancangan kualitatif dan pendekatan mitologi. Data penelitian berupa hasil wawancara, hasil pengamatan, hasil angket, dan hasil dokumentasi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan empat teknik, yaitu (1) wawancara, (2) observasi, (3) angket, dan (4) dokumentasi. Teknik tersebut ditunjang dengan sejumlah instrumen yang relevan, seperti: pedoman wawancara, pedoman pengamatan, angket, alat perekam, kamera, dan alat tulis.

 

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa ragam mitos tentang cerita rakyat Putri Jawi di Dusun Jawi, Kabupaten Pasuruan terdiri atas lima ragam. Pertama, mitos yang berupa gugon tuhon meliputi: (a) mitos tentang larangan pernikahan, dan (b) mitos tentang pohon Sembujo Silo. Kedua, mitos legenda dan cerita meliputi: (a) mitos kecantikan Putri Jawi, dan (b) mitos asal usul beberapa daerah. Ketiga, mitos berupa sirikan, yaitu mitos tentang larangan menggunakan bunga kantil. Keempat, mitos yang berhubungan dengan waktu, yaitu mitos tentang bulan Suro. Keenam, mitos yang berupa laku (tindakan nyata), yaitu slametan.

 

Mitos tentang cerita rakyat Putri Jawi tersebut memiliki enam fungsi. Fungsi tersebut adalah (a) fungsi mitos sebagai kesadaran terhadap kekuatan gaib di luar dirinya, (b) fungsi mitos sebagai media keselamatan, (c) fungsi mitos sebagai ajaran, (d) fungsi mitos sebagai arahan atas tindakan manusia, (e) fungsi mitos sebagai solidaritas sosial, dan (f) fungsi mitos sebagai pengetahuan tentang dunia.

 

Pemanfaatan mitos dalam cerita rakyat Putri Jawi sebagai materi pembelajaran apresiasi sastra di SMA sangat tepat. Penelitian mitos dalam cerita rakyat Putri Jawi dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran untuk apresiasi sastra Bahasa Indonesia kelas X di SMA. Cerita rakyat Putri Jawi yang merupakan folklor lokal Pasuruan dapat dijadikan bahan masukan untuk guru Bahasa Indonesia sebagai materi pembelajaran cerita rakyat di sekolah yang mempunyai muatan lokal.