SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS III SDN GAGANGKEPUHSARI SIDOARJO DENGAN STRATEGI PBCST (PREDIKSI, BACA, CEK, SIMPULKAN, TULIS)

Nur Arifah Lutfianah

Abstrak


ABSTRAK

 

Lutfianah, Nur Arifah. 2012. Peningkatan Kemampuan Membaca Intensif Siswa Kelas III SDN Gagangkepuhsari dengan Strategi PBCST (Prediksi, Baca, Cek, Simpulkan, Tulis). Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Imam Agus Basuki, M. Pd; (II) Drs. Dwi Saksomo, M. Si

 

Kata Kunci: pembelajaran membaca , kemampuan membaca Intensif, strategi PBCST

Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan bahasa yang harus dikuasai oleh siswa kelas III SD. Salah satunya adalah kemampuan membaca intensif. Membaca intensif perlu dibiasakan kepada siswa sejak duduk di bangku kelas rendah. Melalui membaca intensif, siswa dapat mengetahui ide, pesan, maupun  isi dari bacaan secara menyeluruh sehingga dapat dituangkan ke dalam bentuk tulisan seperti mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan menuliskan kembali teks yang dibaca.

 

Berdasarkan hasil pengamatan di kelas III SDN Gagangkepuhsari, sebagian siswa belum mampu membaca intensif dengan tepat sehingga banyak kendala yang dihadapi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kendala-kendala tersebut adalah 1) siswa belum mampu menjawab pertanyaan literal, 2) siswa belum mampu mengajukan pertanyaan literal, 3) siswa belum mampu menuliskan kembali teks yang dibaca dengan bahasa sendiri. Siswa cenderung menuliskan kembali dengan kata-kata yang sama dengan kata yang berada dalam  bacaan. Perlu adanya strategi pembelajaran yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut.  Strategi PBCST adalah strategi pembelajaran yang memfokuskan keterlibatan siswa  dengan teks karena siswa memprediksi dan membuktikannya ketika membaca.

 

Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Gagangkepuhsari yang terdiri dari 19 siswa.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan strategi PBCST dapat meningkatkan  kemampuan membaca intensif. Kemampuan siswa mengalami peningkatan secara bertahap dan mencapai hasil yang optimal pada siklus II.

 

Analisis data menunjukkan bahwa skor penilaian rata-rata siswa pada siklus I sebesar 60,3 sehingga siklus I belum dikatakan berhasil karena belum mencapai KKM yang ditentukan oleh sekolah yaitu 68. Pada siklus II, skor rata-rata siswa mengalami peningkatan, yaitu sebesar 80,2. Melalui strategi PBCST dalam pembelajaran membaca intensif, siswa dapat membaca  tanpa bersuara dan tidak  menggeleng-gelengkan kepala, siswa lebih termotivasi dalam menjawab dan mengajukan pertanyaan, dan siswa lebih konsentrasi dan teliti dalam membaca.

 

Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran membaca intensif dengan strategi PBCST dapat meningkatkan minat, keberanian,  dan keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran, serta meningkatkan hasil belajar siswa.  Diharapkan strategi PBCST dapat digunakan untuk diterapkan pada mata pelajaran lainnya.