SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Menulis Puisi Untuk Kelas VIII SMP Berbasis Multimedia Interaktif

Zeny Dwi Cahyanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Cahyanto, Zeny Dwi. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran Menulis Puisi    untuk Siswa SMP Kelas VIII Berbasis Multimedia Interaktif. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd., (2) Azizatuz Zahro, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: media pembelajaran, menulis puisi, multimedia interaktif.

Kurikulum yang berlaku di Indonesia saat ini adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP memberikan keleluasaan pada setiap satuan pendidikan dan melibatkan masyarakat dalam mengembangkan kurikulum dan mengefektifkan proses pembelajaran di sekolah sehingga mewujudkan sekolah yang efektif, kreatif, dan produktif. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam mewujudkan sekolah yang efektif, kreatif, dan produktif. Dengan memanfaatkan media, siswa dapat belajar secara mandiri.  Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan media pembelajaran menulis puisi SMP kelas VIII yang menarik untuk pembelajaran Bahasa Indonesia dan (2) menghasilkan media pembelajaran menulis puisi SMP kelas VIII yang layak digunakan untuk pembelajaran bahasa Indonesia. Kemenarikan terdiri dari aspek bahasa dan tampilan media pembelajaran. Kelayakan terdiri dari aspek tinjauan kurikulum, isi materi, dan bahasa.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari model penelitian dan pengembangan Sadiman, dkk (2003:98). Berdasarkan model tersebut, terdapat delapan tahap prosedur penelitian dan pengembangan, yakni (1) analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, (2) merumuskan tujuan instruksional, (3) pengembangan materi pembelajaran, (4) pengembangan alat evaluasi media, (5) penyusunan naskah media, (6) produksi media, (7) uji coba media, dan (8) revisi media.

Uji coba produk dilaksanakan sebanyak empat kali, yaitu (1) uji ahli menulis puisi, (2) uji ahli media pembelajaran, (3) uji praktisi, dan (4) uji siswa. Uji coba produk media pembelajaran menghasilkan data yang diperoleh dari angket. Data penelitian ini berupa data verbal dan nonverbal. Data verbal berupa komentar dan saran perbaikan, sedangkan data nonverbal berupa skor penilaian. Data dianalisis dengan (1) mendiskripsikan kemenarikan produk media pembelajaran melalui validitas analisis nilai rata-rata dan (2) mendiskripsikan kelayakan produk media pembelajaran melalui validitas analisis nilai rata-rata. Perbaikan media pembelajaran dilakukan berdasarkan komentar dan saran perbaikan dari ahli, praktisi, dan siswa.

Media pembelajaran ini memiliki keunggulan dari media pembelajaran yang lain yaitu keinteraktifan penyajian materi dan menyajikan delapan tahapan menulis puisi. Delapan tahapan menulis puisi yaitu (1) menjaring ide melalui kepekaan, (2) menjaring ide melalui keindahan alam, (3) menjaring ide melalui film, (4) menjaring ide melalui berita, (5) menjaring ide melalui objek benda, (6) strategi menulis pesan indah, (7) strategi pengulangan bunyi, dan (8) strategi formula frasa indah.

Hasil penelitian dan pengembangan media pembelajaran menulis puisi ini layak dan dapat diimplementasikan. Kemenarikan media pembelajaran menulis puisi mendapatkan persentase sebesar 77,5 %, sedangkan kelayakan media pembelajaran menulis puisi mendapatkan persentase sebesar 78,1  %. Walaupun tergolong layak dan dapat diimplementasikan, terdapat bagian-bagian yang harus direvisi sesuai saran perbaikan dari ahli, praktisi, dan siswa.

Media pembelajaran menulis puisi ini menjadi salah satu alternatif sumber belajar menulis puisi. Sebagai langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru disarankan menggunakan media pembelajaran ini dan siswa dapat menggunakan media pembelajaran ini secara mandiri. Pengembangan media pembelajaran ini dapat dijadikan pertimbangan dan sumber inspirasi dalam mengembangkan media pembelajaran menulis puisi yang lebih baik lagi. Selanjutnya, produk pengembangan dapat disebarluaskan melalui jurnal penelitian dan forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia.