SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KONFLIK POLITIK DAN SOSIAL DALAM NOVEL DE WINTS KARYA AFIFAH AFRA (SEBUAH TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA)

Sri wahyuti

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyuti,  Sri.  2011.  Konflik  Politik  dan  Sosial  dalam  Novel  De  Wints  Karya Afifah Afra  (Sebuah  Tinjauan  Sosiologi  Sastra),  Skripsi.  Jurusan  Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd., (II) Karkono, S.S., M.A.

 

Kata Kunci: konflik, konflik politik dan sosial, sastra, masyarakat, kekuasaan, pabrik gula De Wints.

Konflik merupakan pertentangan atau perbedaan antara   dua orang atau kelompok. Konflik politik  terbentuk karena adanya penguasa politik. Kekuasaan politik mempunyai ciri masyarakat secara keseluruhan sebagai objeknya. Konflik merupakan  bagian  dari  kehidupan  sosial,  konflik  sosial  dilatarbelakangi  oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. De  Wints  adalah  novel  yang  memadukan  tema  perlawanan  dan percintaan. Tema perlawanan yang dimaksud adalah   perlawanan yang dilakukan pribumi  terhadap  Belanda  yang  sewenang-wenang  dalam  menjalankan  roda perekonomian  sebuah  pabrik  gula  di  Colomadu.  Judul  novel  De  Wints  yang dipilih oleh Afifah Afra  (penulis) adalah nama sebuah pabrik gula yang menjadi poros cerita dalam novel ini.

Penelitian  ini  dimaksudkan  untuk mendeskripsikan  konflik  politik  dan konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat pada novel De Wints. Konflik politik yang  terjadi  meliputi  perebutan  kekuasaan,  kapitalisme,  dan  motif  ekonomi. Sedangkan  konflik  sosial meliputi  permintaan  kenaikan  harga  sewa  tanah  oleh pribumi dan perbedaan kelas sosial yang terjadi dalam masyarakat. Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah metode  kualitatif  yang  bersifat  deskriptif.  Data  yang  dihasilkan  berupa  kata-kata  dalam  bentuk kutipan-kutipan. Data  diperoleh  dari  paparan  teks  dalam  novel   De Wints  yang menjelaskan konflik politik  dan sosial dalam bentuk dialog, monolog, dan narasi. Sebagai  instrumen  pembantu  pengumpulan  data,  dibuat  tabel  kodifikasi  data sebagai cara untuk mempermudah analisis data. Pendekatan sosiologi sastra yang difokuskan    pada  sosiologi  karya  dimanfaatkan  untuk  membantu  menafsirkan makna  yang  terdapat  dalam  novel  dan memahami  latar  sosial  kehidupan  dalam novel.

Hasil yang diperoleh dari penelitian  ini adalah  deskripsi konflik politik yang terjadi dalam novel De Wints. Konflik tersebut meliputi perebutan kekuasaan antara  pihak  Belanda  dan  kaum  pribumi  dalam  menjalankan  perekonomian terutama di pabrik gula, kapitalisme yaitu kepemilikan modal, dan motif ekonomi yang menjadi dorongan  terjadinya konflik politik. Selain  itu konflik  sosial  yang berupa permintaan kenaikan sewa tanah oleh para pribumi yang tanahnya disewa oleh  pihak  pabrik  (didominasi  orang  Belanda)  dan  perbedaan  kelas  social masyarakat baik antara pribumi dengan Belanda maupun antarpribumi itu sendiri.

Hasil penelitian dapat disarankan kepada beberapa pihak, yaitu (1) bagi peneliti lanjutan agar dapat menggali lebih dalam makna yang tersirat dalam novel De  Wints  melalui  pendekatan  yang  berbeda  dan  (2)  bagi  pembaca  agar  dapat memanfaatkan hasil penelitian untuk menghayati lebih dalam konflik yang terjadi dalam interaksi kehidupan masyarakat.