SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pendekatan Kontekstual pada Buku Teks Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII Terbitan PT Erlangga

Titim Matun Nasriyah

Abstrak


Pendekatan kontekstual membawa keberhasilan siswa dalam pembelajaran

karena kegiatan pembelajaran didasarkan pada penerapan kehidupan nyata siswa.

Terdapat tujuh komponen utama pendekatan kontekstual. Ketujuh komponen tersebut

adalah mengkonstruksi, menanyakan, menemukan, membelajarkan, memodelkan,

merefleksikan, dan menilai. Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk

meningkatkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.

Keterampilan-keterampilan tersebut dipelajari secara berkaitan. Salah satu sarana

penunjang yang dapat memperlancar kegiatan pembelajaran adalah buku teks. 

Berdasarkan uraian di atas, dalam penelitian ini dibahas pendekatan

kontekstual dalam BTBI. Adapun permasalahan yang dibahas adalah pendekatan

kontekstual dalam paparan kegiatan pembelajaran yang terdapat dalam BTBI.

Kegiatan pembelajaran tersebut meliputi paparan kegiatan pembelajaran menyimak,

berbicara, membaca, dan menulis. Oleh karena itu, penelitian ini berjudul Pendekatan

Kontekstual pada Buku Teks Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII Terbitan PT

Erlangga. 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan kontekstual pada

paparan kegiatan pembelajaran dalam BTBI, yaitu pada paparan kegiatan

pembelajaran menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Dengan demikian,

metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif

kualitatif. Teknis analisis data yang digunakan adalah dengan mendeskripsikan

paparan kegiatan pembelajaran dalam BTBI sebagai data dengan berdasarkan prinsip

komponen pendekatan kontekstual. Berdasarkan analisis data tersebut, diketahui

terdapat pendekatan kontekstual dalam paparan kegiatan pembelajaran dalam BTBI. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BTBI menyajikan paparan kegiatan

pembelajaran berdasarkan pendekatan kontekstual. Penyajian masing-masing

kegiatan pembelajaran tersebut berdasarkan tujuh prinsip pendekatan kontekstual

yaitu konstruktivisme, menemukan, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan,

refleksi, dan penilaian. Secara rinci, hasil penelitian ini dapat dideskripsikan sebagai

berikut. Pertama, BTBI menyajikan seluruh komponen pendekatan kontekstual pada

paparan kegiatan pembelajaran menyimak. Kedua, BTBI menyajikan BTBI

menyajikan seluruh komponen pendekatan kontekstual pada paparan kegiatan

pembelajaran berbicara. Ketiga, BTBI menyajikan seluruh komponen pendekatan

kontekstual pada paparan kegiatan pembelajaran membaca. Keempat, BTBI

  imenyajikan seluruh komponen pendekatan kontekstual pada paparan kegiatan

pembelajaran menulis. 

Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitian ini, saran dalam penelitian

ini dapat diberikan kepada pihak-pihak berikut. Pertama, penyusun BTBI hendaknya

menyusun BTBI dengan memaparkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan

pendekatan yang digunakan dalam KTSP (pendekatan kontekstual) dan dapat

diterapkan siswa di berbagai kalangan agar tingkat kemandirian BTBI tinggi. Kedua,

guru bidang studi Bahasa dan Sastra Indonesia, orang tua, dan siswa hendaknya

selektif dan kreatif dalam memilih BTBI sebagai sarana penunjang pembelajaran.

Kegiatan selektif dan kreatif ini meliputi apakah BTBI disusun sesuai dengan

kurikulum yang berlaku dan paparan kegiatan pembelajaran yang disajikan sesuai

dengan kebutuhan dan daya aplikasi siswa. Ketiga, peneliti-peneliti lanjutan

hendaknya dapat meneliti buku teks dengan permasalahan lain. Permasalahan lain itu

antara lain deskripsi penyajian isi dan bahan, penggunaaan bahasa, serta pelatihan

yang terdapat dalam BTBI. Dapat juga penelitian dengan berdasarkan sasaran.

Sasaran yang dimaksud adalah BTBI pada kelas IX ataupun jenjang SMA.


Teks Penuh: DOC