SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Preposisi dalam Karangan Siswa Kelas IV SD Negeri Kasin Kota malang Tahun Ajaran 2006/2007

Nurul Hidayah

Abstrak


Pentingnya peran bahasa, sehingga pembelajarannya perlu dimaksimalkan. Pembelajaran bahasa Indonesia meliputi empat aspek ketrampilan berbahasa (mendengar, berbicara, membaca, dan menulis). Mengarang adalah salah satu aspek dari pembelajaran menulis. Pembelajaran mengarang membutuhkan pengetahuan dan pengalaman tentang tulis-menulis. Pemahaman aplikatif tentang penulisan kata tugas merupakan hal yang harus dikuasai siswa dalam proses menulis (mengarang). Salah satu kata tugas dalam bahasa Indonesia adalah preposisi (kata depan). Selama ini masih banyak siswa yang belum menguasai sepenuhnya tentang penggunaan preposisi dengan tepat. Apalagi siswa sekolah dasar yang masih pertama kali memperoleh pelajaran tentang preposisi. Preposisi pertama kali diajarkan pada siswa sekolah dasar mulai kelas III, namun terbatas hanya preposisi di, ke, dan dari.

Dalam penelitian ini, masalah yang dikaji adalah wujud preposisi, ketepatan dan ketidaktepatan penggunaan preposisi. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan analisis penggunaan preposisi dalam karangan siswa SD Negeri Kasin Kota Malang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negei Kasin Kota Malang. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, yaitu sebagai intrumen kunci dengan bantuan intrumen pendukung yang berupa tugas mengarang dan tabel data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa wujud preposisi yang digunakan dalam karangan siswa SD Negeri Kasin sangat beragam. Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan data kalimat yang mengandung preposisi sebanyak 324 kalimat, dengan uraian penggunaan preposisi monomorfemis sebanyak 287 kalimat, preposisi polimorfemis berafiks sebanyak 25 kalimat, preposisi gabungan antara preposisi dengan preposisi sebanyak 35 kalimat, dan preposisi gabungan antara preposisi dengan bukan preposisi sebanyak 6 kalimat. Wujud atau jenis preposisi yang telah ditemukan dalam karangan siswa kelas IV SD Negeri Kasin adalah sebanyak 33 jenis, dengan uraian sebagai berikut. Preposisi monomorfemis sebanyak 13 jenis, yaitu preposisi di, ke, dari, pada, untuk, dengan, sampai, sama, karena, akan, oleh, dalam, dan seperti. Preposisi berafiks yang ditandai (1) prefiks + kata dasar terdapat 5 preposisi, yaitu preposisi menuju, selama, bersama, sekitar, dan sesampai, (2) prefiks + kata dasar + sufiks terdapat 2 preposisi, yaitu preposisi melalui dan melewati, dan (3) prefiks + kata ulang, yaitu preposisi bersama-sama. Preposisi gabungan antara preposisi dengan preposisi ditemukan sebanyak 5 jenis preposisi, yaitu preposisi di dalam, kepada, daripada, sampai di, dari..ke. Sedangkan preposisi gabungan antara preposisi dengan bukan preposisi ditemukan 7 jenis preposisi, yaitu preposisi ke luar, ke sana, ke atas, di sana, di depan, di bawah, dan di sebelah.

         Ketepatan penggunaan preposisi dalam analisis ini meliputi ketepatan teknik penulisan, ketepatan pemilihan jenis preposisi, dan penggunaan preposisi yang porposional. Berdasarkan hasil penelitian, dari ke-324 kalimat yang mengandung preposisi telah ditemukan data kalimat sebanyak 194 yang penggunaan preposisinya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Uraian penggunaan preposisi tersebut adalah sebagi berikut. Penggunaan preposisi monomorfemis yang tepat ditemukan sebanyak 168 kalimat. Penggunaan preposisi polimorfemis berafiks ditemukan sebanyak 20 kalimat. Penggunaan preposisi polimorfemis gabungan preposisi dengan preposisi ditemukan sebanyak 28 kalimat. Penggunaan preposisi polimorfemis gabungan preposisi dengan bukan preposisi ditemukan sebanyak 2 kalimat. Dari ke-324 data kalimat yang mengandung preposisi, ditemukan 194 kalimat yang penggunaan preposisinya tepat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa cukup memahami kaidah penggunaan preposisi dan kemampuan siswa dalam menggunakan preposisi tersebut dapat dikatakan cukup.

         Dalam karangan siswa telah menunjukkkan penggunaan preposisi yang beraneka ragam jenisnya. Walaupun yang diajarkan di sekolah hanya terbatas pada preposisi monomorfemis, yaitu hanya preposisi di, ke, dan dari. Namun dari pengunaan tersebut banyak sekali terdapat ketidaktepatan dalam penggunaan. Ketidaktepatan penggunaan preposisi tersebut meliputi ketidaktepatan teknik penulisan, ketidaktepatan pemilihan jenis preposisi, dan penggunaan preposisi yang berlebihan atau tidak porposional. Berdasarkan hasil penelitian, uraian mengenai ketidaktepatan penggunaan preposisi dalam karangan siswa kelas IV SD Negeri Kasin adalah sebagai berikut. Dari ke-130 kalimat yang penggunaan preposisinya tidak tepat, ketidaktepatan pada teknik penulisan terdapat data sebanyak 122 kalimat, ketidaktepatan pemilihan jenis preposisi terdapat data sebanyak 5 kalimat, dan keberlebihan penggunaan preposisi terdapat data sebanyak 8 kalimat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa belum sepenuhnya memahami kaidah penggunaan preposisi maupun dalam menggunakan preposisi tersebut di dalam kalimat.

            Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar pembelajaran penggunaan preposisi lebih ditingkatkan lagi. Selain itu, guru bahasa Indonesia disarankan agar lebih sering memberikan latihan menggunakan preposisi dalam konteks kalimat maupun karangan sehingga pemahaman siswa dapat bertambah. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya, diharapkan mengadakan lanjutan yang lebih mendalam tentang penggunaan preposisi dan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah berdasarkan kurikulum yang berlaku.

Teks Penuh: DOC