SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK DONGENG MELALUI MEDIA REKAMAN DONGENG ANAK KELAS VII SMP NEGERI 18 MALANG

EVA DEWI PURWITASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi Purwitasari, Eva. 2011. Peningkatan Kemampuan Menyimak Dongeng Melalui Media Rekaman Dongeng Anak Siswa Kelas VII SMP Negeri 18 Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Roekhan, M.Pd (2) Dewi Pusposari, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: kemampuan menyimak, pembelajaran menyimak, media rekaman dongeng, peningkatan kemampuan menyimak

Menyimak mempunyai peranan penting karena menyimak merupakan dasar untuk menguasai kemampuan berbahasa lainnya. Oleh karena itu, penggunaan media yang tepat dalam pembelajaran merupakan hal yang harus dipertimbangkan oleh pengajar agar tujuan pembelajaran kemampuan menyimak dapat tercapai. Akan tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan pembelajaran menyimak masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMP Negeri 18 Malang, kemampuan menyimak siswa masih rendah dan belum mencapau nilai standar yang ditetapkan sekolah tersebut terutama pada kemampuan menyimak hal-hal menarik dari dongeng yang diperdengarkan.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menyimak dongeng pada siswa kelas VII G SMP Negeri 18 Malang menggunakan media rekaman dongeng anak. Penggunaan media rekaman dongeng anak diharapkan dapat menambah minat dan semangat siswa dalam belajar siswa tentang hal-hal menarik dari dongeng sehingga pembelajaran menyimak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Manfaat penelitian ini adalah membantu siswa dalam mengatasi kesulitan pembelajaran khususnya menyimak dongeng, memotivasi siswa untuk belajar, dan  melatih siswa melakukan kegiatan menyimak secara efektif.

Penelitian ini  menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Alat pengambilan data yang digunakan berupa tes, observasi, dan wawancara. Analisis data yang dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.

Berdasarkan analisis data penelitian kemampuan menyimak dongeng siswa pada kemampuan awal, siklus I, dan siklus II menunjukkan peningkatan pada aspek menemukan hal-hal menarik dari tokoh, latar, dan alur dongeng. Nilai rata-rata pada kemampuan awal sebesar 66,7 atau termasuk dalam kategori kurang. Hasil pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 72.73 dan termasuk dalam kategori tuntas. Hasil kemampuan menyimak dongeng dari aspek tokoh, latar, dan alur pada siklus I masing-masing nilai rata-rata kelas sebesar 79.51, 73.66, dan 65.85. Terjadi peningkatan nilai rata-rata dari kemampuan awal sebesar 6,03. Nilai rata-rata pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,51 dari siklus I. Hasil siklus II nilai rata-rata kelasnya sebesar 86.24. Hasil kemampuan menyimak dongeng dari aspek tokoh, latar, dan alur pada siklus II masing-masing nilai rata- rata kelas sebesar 90.24, 87.32, dan 82.44. Nilai rata-rata pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,51 dari siklus I.

Peningkatan kemampuan menyimak dongeng pada tiap siklus diikuti dengan perubahan perilaku positif siswa. Hal tersebut terlihat pada perhatian,keseriusan, keaktifan, dan keantusiasan siswa selama mengikuti pembelejaran menyimak dongeng menggunakan media rekaman dongeng anak. Dari hasil penelitian ini, saran yang disampaikan peneliti adalah penggunaan media rekaman dongeng dapat menumbuhkan minat dan ketertarikan siswa serta efektif dalam pembelajaran menyimak dongeng sehingga diperlukan penggunaannya dalam pembelajaran menyimak.