SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen dengan Strategi Bongkar Pasang Siswa Kelas X-1 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang Tahun Ajaran 2007/2008

Wenny Verany Saragih

Abstrak


Dalam KTSP disebutkan bahwa keterampilan menulis cerpen wajib dikuasai oleh siswa. Tujuannya adalah agar siswa mampu mengekspresikan pikiran, ide, gagasan, pengalaman, dan imajinasinya melalui menulis cerpen. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran adalah strategi. Selama ini SMA Laboratorium UM belum menggunakan strategi yang mengembangkan kompetensi menulis cerpen secara maksimal. Untuk itu penelitian ini menggunakan strategi bongkar pasang. Dengan strategi ini siswa menulis cerpen menggunakan model cerpen.

                                                 Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimanakah strategi bongkar pasang mampu meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas X-1 SMA Laboratorium dengan tahap pengabstrakan, pemodelan, pelatihan, revisi dan penyuntingan, serta publikasi.

Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa pada tahap pengabstrakan, pemodelan, pelatihan, revisi dan penyuntingan, serta publikasi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Tindakan ini dilaksanakan secara berkelanjutan  yang dirancang secara berurutan. Penelitian ini meliputi beberapa tahap, yaitu (1) studi pendahuluan, (2) prates, (3) pelaksanaan tindakan, (4) pengamatan dan evaluasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Laboratorium Malang di kelas X-1 tahun ajaran 2007/2008. Data penelitian ini meliputi data verbal  berupa tuturan lisan maupun tertulis, dan data nonverbal berupa tindakan yang ditranskripsikan dan dimasukkan dalam catatan lapangan. Subjek penelitian ini adalah sembilan siswa kelas X-1. Instrumen pengumpul data utama adalah peneliti dengan dibantu oleh kolaborator, sedangkan instrumen penunjang berupa catatan lapangan, panduan wawancara dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi bongkar pasang dalam pembelajaran menulis kreatif cerpen dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa. Hal ini dibuktikan setelah siswa diberi tindakan, siswa telah terampil dalam menulis cerpen. Pada tindakan siklus I, peningkatan belum maksimal atau hanya mencapai 25% dari sampel yang ada dan pada tindakan siklus II, keterampilan siswa menulis cerpen menunjukkan peningkatan. Peningkatan yang ditunjukkan yaitu perolehan nilai pada siklus II rata-rata mencapai di atas nilai 75 sesuai Standar Kompetensi Minimal (SKM) yang berlaku di sekolah tersebut. Peningkatan pada siklus II mencapai 75% atau hampir seluruh sampel telah mampu menulis cerpen sesuai indikator yang telah ditetapkan ditetapkan. 

Penggunaan strategi bongkar pasang dapat meningkatkan keterampilan menulis kreatif cerpen siswa. Dalam pelaksanaannya, disarankan pada guru bidang studi  Bahasa dan Sastra Indonesia untuk (1) memanfaatkan strategi bongkar pasang dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa SMA, (2) mengadakan beberapa perubahan dalam pelaksanaan pembelajaran menulis kreatif cerpen dengan strategi bongkar pasang baik dari segi waktu ataupun teknik pelaksanaannya. Saran untuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian yang serupa untuk mengkaji dan menelaah tentang pembelajaran menulis kreatif cerpen pada tindakan kelas.

Teks Penuh: DOC