SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kreativitas Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas V SDN Ngaglik 03 Batu dengan Teknik M2L (Mengingat Masa Liburan)

Edy Sutrisno

Abstrak


Menulis merupakan salah satu kompetensi bahasa yang ada dalam setiap jenjang pendidikan, mulai tingkat prasekolah hingga perguruan tinggi. Untuk membelajarkan kompetensi menulis bisa dilakukan sejak jenjang pendidikan yang paling rendah. Banyak sekali jenis kompetensi yang dibelajarkan dalam pendidikan bahasa, salah satunya adalah menulis karangan. Karangan sendiri memiliki klasifikasi dan jenis yang beragam. Pada penelitian kali ini peneliti mengkaji pembelajaran menulis narasi. Kompetensi menulis karangan narasi merupakan kompetensi menulis yang sudah ada mulai jenjang sekolah dasar. Dalam penulisan karangan jenis narasi, tidak hanya sekedar menulis atau mengarang namun narasi sendiri memiliki ciri khusus yang membedakan dengan karangan lain. Dalam penulisannyapun harus memperhatikan aspek penulisan karangan yang tepat.

            Kelas V sekolah dasar dianggap uisa yang matang dan dapat berfikir dan mengembangkan ide secara tepat, sehingga subyek penelitian ini adalah siswa kelas V karena dianggap usia dini untuk memulai melatih menulis narasi. Maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi dengan teknik yang digunakan peneliti. Tentunya dengan memperhatikan beberapa aspek di antaranya motivasi siswa, keaktifan siswa dan hasil belajar. Karena ketiga aspek ini sangat menentukan sebuah keberhasilan pembelajaran narasi.

            Penelitian ini dilakukan di SDN Ngaglik 03 Batu dengan subyek penelitian siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas peneliti mencoba teknik M2L (Mengingat Masa Liburan) sebagai teknik pembelajarannya. Peneliti memilih pengalaman pribadi sebagai sumber belajar karena dengan pengalaman yang dimiliki siswa akan memberikan kemudahan dalam pembelajaran. Karena pengalaman merupkan media yang sangat sesuai untuk menulis narasi. Sesuai dengan ciri utama karangan narasi yang bersifat menceritakan, akan memudahkan siswa mencapai kompetensi. Apalagi pengalaman liburan, pengalaman yang menarik bagi siswa dan semua siswa pasti memiliki pengalaman itu.diharapkan siswa lebih antusias dan tertarik untuk bercerita dengan menulis.

            Penelitian dilakukan mulai bulan Mei hingga Juni 2007, kegiatan dilakukan dengan observasi, analisis permasalahan dan pemberian tindakan. Setelah diketahui data awal menunjukkan perlu adanya perubahan metode dan teknik untuk meningkatkan motivasi, keaktifan, dan hasil belajar menulis narasi di sekolah tersebut. Setelah dilakukan penelitian dan tindakan sesuai rancangan, penelitian menunjukkan adanya perubahan pada disi siswa. Motivasi siswa dalam belajar yang awalnya belum tergali dapat muncul dengan teknik yang diterapkan peneliti. Begitu pula dengan keaktifan, dengan perubahan media, teknik dan sumber belajar dapat merangsang siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Setelah kedua aspek tersebut tercapai dapat diketahui perubahan dan peningkatan terhadap hasil belajar siswa dalam menulis narasi.

            Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa selama ini guru cenderung menggunakan media dan teknik pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga siswa merasa jenuh. Diharapkan setelah penelitian dilakuakn guru dapat menemukan dan melakukan inovasi baru dalam setiap pembelajaran agar motivasi dan keaktifan dapat muncul dan berpengaruh terhadap hasil belajar (khususnya menulis narasi). Terbukti dari penelitian yang telah dilakukan dengan penerapan teknik dan sumber belajar yang baru, yakni M2L, motivasi, keaktifan dan hasil belajar siswa dalam menulis narasi dapat ditingkatkan.

Teks Penuh: DOC