SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Narasi dengan Menggunakan Media Kartun Berseri bagi Siswa Kelas III MI Tarbiyatul Islamiyah Kesambi Lamongan”

Dian Farida

Abstrak


Pengajaran Bahasa Indonesia terdiri dari aspek kemampuan berbahasa dan bersastra. Kemampuan berbahasa dan bersastra meliputi empat aspek keterampilan. Salah satunya adalah keterampilan menulis. Keterampilan tersebut sangat penting dalam kehidupan. Dengan menulis, seseorang dapat menceritakan ide, perasaan, peristiwa, dan benda kepada orang lain. Oleh karena itu, kemampuan ini perlu diajarkan di sekolah dasar dengan tepat. Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa pengajaran menulis narasi tidak dilakukan secara benar, sehingga menyebabkan kemampuan menulis narasi siswa tidak maksimal. Dari observasi yang dilakukan di MI Tarbiyatul Islamiyah ditemukan masalah dalam pembelajaran keterampilan menulis narasi. Masalah utamanya adalah siswa sulit menentukan pilihan kata, menggabungkan kalimat dan menuangkan ide dalam tulisan narasi. Kesulitan ini menyebabkan rendahnya kualitas tulisan siswa baik pada aspek isi maupun kebahasaan.

Penelitian ini dilaksanakan untuk memecahkan masalah pembelajaran menulis karangan di kelas III MI Tarbiyatul Islamiyah Kesambi Lamongan. Masalah mendasar pada pembelajaran menulis karangan di MI Tarbiyatul Islamiyah tersebut adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menulis karangan.

            Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas III MI Tarbiyatul Islamiyah melalui media kartun berseri sebagai media pembelajaran peningkatan kemampuan siswa ini difokuskan pada kemampuan siswa dalam menyusun cerita berdasarkan urutan gambar untuk menjadi karangan yang utuh, kemampuan memadukan kalimat dengan menggunakan kata sambung yang sesuai, serta kemampuan menggunakan ejaan dan tanda baca dalam karangan.

            Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas. Adapun data dari penelitian ini berupa skor hasil kemampuan menulis karangan siswa berdasarkan aspek isi meliputi kepaduan, kelengkapan, kesatuan dan aspek kebahasaan meliputi ejaan, tanda baca, diksi, dan teknik penulisan pada tahap pratindakan. Pada tahap pelaksanaan tindakan siklus I dan II, skor hasil kemampuan menulis karangan siswa berdasarkan aspek isi meliputi keutuhan, kepaduan, kelengkapan, kesatuan dan aspek kebahasaan meliputi ejaan, tanda baca, diksi, dan teknik penulisan. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas III MI Tarbiyatul Islamiyah Kesambi Lamongan.

            Hasil penelitian pada tahap pratindakan diketahui bahwa, tingkat kemampuan menulis siswa rendah. Dari 19 siswa, 43,75% siswa memperoleh nilai di bawah 60. Kendala siswa pada tahap pratindakan ini adalah siswa kesulitan dalam memadukan antarkalimat dalam paragraf, siswa kesulitan dalam menggunakan ejaan dan tanda baca, serta siswa kesulitan dalam menentukan diksi yang tepat dalam karangan. Setelah diketahui kendala yang dihadapi siswa, peneliti melakukan perencanaan tindakan yang akan dilakukan.

            Pada tindakan I, proses pembelajarannya menggunakan gambar kartun berseri. Tujuan penggunaan gambar kartun adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggali ide-idenya lewat gambar. Hasil yang diperoleh pada tindakan I masih kurang maksimal. Dari 15 siswa, hanya 8 siswa (53,3%) yang memperoleh nilai di atas 60. Setelah dilakukan analisis dan refleksi, diketahui (1) siswa masih kesulitan dalam mengungkapkan idenya, (2) siswa kesulitan dalam mengembangkan gagasannya menjadi karangan sesuai dengan gambar, (3) siswa kesulitan dalam menggunakan ejaan dan tanda baca, (4) siswa kesulitan dalam memadukan hubungan antarkalimat menjadi karangan yang utuh dan padu. Kemudian hasil yang diperoleh pada tindakan II cukup maksimal. Dari 18 siswa, yang memperoleh nilai di atas 60 sebanyak 15 siswa (8,33%).

            Penggunaan media kartun, merupakan hal baru bagi siswa di MI Tarbiyatul Islamiyah. Sebelumnya, pada pembelajaran menulis karangan guru hanya memberikan materi berdasarkan buku paket, tidak pernah menggunakan media lain. Pada saat wawancara dengan guru bidang studi, media ini merupakan media yang bagus bagi siswa.

            Dari peningkatan hasil belajar setiap siswa, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartun berseri cukup efektif, dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas III MI Tarbiyatul Islamiyah Kesambi Lamongan. Dengan menggunakan media kartun berseri dalam menulis karangan, siswa termotivasi untuk lebih aktif dalam menulis karangan dan berantusias dalam mengurutkan gambar serta menginterpretasikan gambar. Untuk lebih meningkatkan kemampuan tersebut diharapkan seorang guru sering memberikan latihan yang intensif dan membiasakan menggunakan ejaan yang disempurnakan. Bagi peneliti lain, diharapkan dapat mengembangkan hasil penelitian ini sehingga kemampuan menulis karangan siswa lebih meningkat lagi.


Teks Penuh: DOC