SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Latihan-latihan dalam Buku Teks BIPA Lentera Indonesia

Dewi Subektiningsih

Abstrak


Dalam setiap bentuk pembelajaran dibutuhkan sarana penunjang yang dapat memperlancar kegiatan pembelajaran. Salah satu sarana tersebut adalah buku teks. Buku teks berisi pengembangan pokok-pokok materi yang disusun berdasarkan program dan disesuaikan tujuan pembelajaran. Bila tujuan pembelajaran bahasa mengharuskan siswa terampil berkomunikasi, maka buku teks harus mengarahkan isinya untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satu komponen isi buku teks adalah latihan-latihan yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Latihan tersebut ditujukan untuk memperoleh informasi tentang ketercapaian tujuan pembelajaran, yaitu untuk mengetahui tingkat pemahaman pembelajar terhadap materi yang telah dipelajari. Latihan dalam buku teks BIPA ini tidak semata-mata untuk mengukur prestasi belajar, tapi juga sebagai metode pengajaran untuk memantapkan keterampilan berbahasa siswa dalam konteks komunikasi nyata. Latihan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah latihan yang terpisah dari materi pembelajaran maupun latihan yang mengikuti materi pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengintegrasian aspek-aspek keterampilan  berbahasa dan kebahasaan dalam latihan, ketepatan latihan dalam melatih komunikasi pembelajar, kesesuaian latihan dalam mengukur kompetensi yang seharusnya diukur (kompetensi yang tertera di awal unit), dan ketepatan gradasi dalam penyusunan latihan.

Penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatf yang secara spesifik memiliki karakteristik sebagai penelitian deskriptif evaluatif. Dikatakan deskriptif evaluatif karena penelitian ini memberikan evaluasi terhadap objek yang dideskripsikan. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa latihan-latihan yang bersumber dari buku teks BIPA Lentera Indonesia. Sebagai instrumen utama dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kreatif yang berperan serta untuk menentukan perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, penganalisisan data, dan akhirnya menjadi pelapor data. Dalam pengumpulan data tersebut, peneliti dibantu oleh perangkat alat bantu berupa tabel pemandu yang telah ditentukan sebelumnya.

Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa (1) Seluruh aspek berbahasa dan kebahasaan telah diintegrasikan dalam latihan-latihan (60% latihan merupakan keterampilan membaca, 42% latihan merupakan keterampilan menyimak, 34% latihan merupakan keterampilan berbicara, 78% latihan merupakan keterampilan menulis, 24% latihan melatihkan kosa kata dan ungkapan, dan 23% melatihkan tata bahasa); (2) Latihan-latihan dalam BTBIPA LI kurang bisa melatih komunikasi pembelajar karena pengintegrasian keterampilan berbicara dengan keterampilan menyimak hanya terbatas pada latihan pemahaman dan seluruh pengantar latihan disajikan dengan menggunakan bahasa Inggris; (3) latihan-latihan dalam BTBIPA LI memiliki kekurangsesuaian antara kompetensi yang akan diukur dengan kompetensi yang telah diukur (78% kompetensi telah diwujudkan dalam latihan-latihan, sedangkan 10% kompetensi belum diwujudkan dalam latihan-latihan); (4) Penyusunan latihan-latihan dalam BTBIPA LI tidak memperhatikan tingkat kesulitan. Latihan-latihan tersebut tidak sesuai dengan gradasi yang tepat karena tidak diurutkan dari latihan yang mudah ke latihan yang sulit. Peneliti menyarankan kepada penyusun buku teks agar mengintegrasikan keterampilan berbahasa dan kebahasaan secara seimbang, penyajian latihan harus bisa mewujudkan peristiwa komunikasi, penyajian latihan harus disesuaikan dengan kompetensi yang seharusnya diukur, penyajian latihan harus disesuaikan dengan urutan yang tepat, pengantar latihan hendaknya disajikan dengan menggunakan bahasa Indonesia, dan perintah latihan yang disajikan harus jelas. Saran kepada pengguna buku teks agar menggunakan buku teks sesuai dengan petunjuk pemakaian buku dan menggunakan buku teks tersebut dengan kritis kreatif.

Teks Penuh: DOC