SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Menulis Karangan Sederhana (Studi Kasus Pembelajaran menulis siswa kelas III SDN Banjarjo I Padangan Bojonegoro)

Ulil Himmah

Abstrak


Menulis karangan sederhana merupakan salah satu kompetensi dasar subaspek menulis pada Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk kelas III SD. Kemampuan  menulis karangan sederhana harus dimiliki oleh siswa kelas III SD. Untuk mengetahui kemampuan menulis karanga siswa kelas III SD dilakukan dengan cara menilai dan menganalisis karangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan dan faktor penyebab kesulitan siswa kelas III SDN Banjarjo I Padangan Bojonegoro dalam menulis karangan sederhana.

Penelitian ini membahas tentang (1) kemampuan menulis karangan sederhana siswa kelas III SDN Banjarjo I Padangan Bojonegoro, (2) kesulitan yang dihadapi siswa kelas III SDN Banjarjo I Padangan dalam menulis karangan sederhana, dan (3) faktor penyebab kesulitan  yang dihadapi siswa kelas III SDN Banjarjo I Padangan Bojonegoro dalam menulis karangan sederhana.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah hasil karangan siswa, hasil pengamatan, hasil wawancara, dan hasil angket.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) siswa kelas III SDN Banjarjo I padangan Bojonegoro belum mampu menulis karangan sederhana. Sejumlah siswa mengalami kesulitan pada tiap aspek, yakni: aspek pengungkapan isi, struktur paparan, struktur kalimat, kosakata, dan ejaan dan teknik penulisan. (2) Faktor penyebab kesulitan yang dihadapi adalah (1) faktor internal dan (2) faktor eksternal. Faktor yang tercakup pada faktor internal yakni (a) faktor kognitif (pengetahuan), (b) faktor Skill (keterampilan), dan (c) faktor afektif (sikap).

Sedangkan faktor yang tercakup pada faktor eksternal adalah (1) faktor kemampuan guru yang meliputi (a) kemampuan menulis karangan, (b) kemampuan memanfaatkan media dalam pembelajaran menulis karangan sederhana, (c) kemampuan menilai hasil karangan siswa, dan (2) faktor kemampuan ekonomi.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, disampaikan beberapa saran oleh peneliti, yaitu bagi siswa disarankan untuk lebih sering menulis karangan sederhana. Selain itu, siswa diharapkan lebih sering menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari karena hal itu akan membantu siswa lebih mudah dalam menulis karangan sederhana. Bagi guru disarankan agar lebih intensif lagi dalam membelajarkan menulis karangan sederhana. Bagi pelaksana peneliti selanjutnya disarankan untuk mengadakan penelitian terhadap kemampuan menulis karangan sederhana dengan menggunakan variasi metode atau rumusan masalah yang berbeda. Bagi pembaca penelitian ini dapat digunakan oleh pembaca khususnya mahasiswa jurusan bahasa Indonesia sebagai informasi tentang kemampuan menulis karangan sederhana.


Teks Penuh: DOC