SKRIPSI Jurusan Sastra Indonesia - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Cerpen Majalah Jaya Baya dalam Pembelajaran Kasusastran Jawa (Kajian Deskriptif tentang Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah di SMPN 4 Malang)

Mistri Utami

Abstrak


Pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah bertumpu pada kurikulum. Ada dua jenis kurikulum, yaitu kurikulum nasional dan kurikulum muatan lokal. Muatan lokal terbagi menjadi dua yaitu muatan lokal wajib dan muatan lokal pilihan. Bahasa Daerah termasuk muatan lokal wajib. Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah Jawa Timur. Oleh karena itu, Kotamadya Malang memberlakukan bahasa Jawa sebagai muatan lokal wajib.

Materi pembelajaran bahasa Jawa meliputi paramasatra, kasusastran, kawruh basa, dan ketrampilan basa. Apresiasi prosa fiksi termasuk materi dalam kasusastran. Untuk mempermudah penyampaian materi tersebut diperlukan kehadiran sumber dan media. Dalam pembelajaran apresiasi prosa fiksi, cerpen dalam majalah dapat digunakan sebagai materi, sumber, dan media.

Berdasarkan hal tersebut, peneliti merasa perlu untuk mengadakan penelitian berkaitan dengan pembelajaran apresiasi prosa fiksi bahasa Jawa. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi objektif tentang pembelajaran apresiasi prosa fiksi bahasa Jawa dengan menggunakan cerpen majalah Jaya Baya pada siswa kelas VIII SMPN 4 Malang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian, faktor pendukung dan penghambat, dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala.

            Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian ini berupa tindakan, kata-kata, dan dokumen yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan langkah (1) reduksi data, (2) paparan data, dan (3) penarikan kesimpulan atau verifikasi. Ada dua jenis instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu instrumen utama dan instrumen penunjang. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen penunjangnya adalah lembar observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, angket/kuesioner, pedoman dokumentasi, dan foto.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebelum melaksanakan pembelajaran apresiasi prosa fiksi bahasa Jawa dengan menggunakan cerpen majalah Jaya Baya, guru telah menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan kurikulum 2004 yang meliputi program tahunan, program semester, silabus, dan rencana pelaksanaan pembelajaran; (2) pembelajaran dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pendahuluan, inti, dan penutup; (3) penilaian yang dilakukan mencakup tiga kategori, yaitu aspek penilaian, cara penilaian, dan pelaporan hasil penilaian; (4) faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran ini datang dari siswa, guru, media, dan sekolah; dan (5) upaya untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran ini telah dilakukan oleh siswa dan guru.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan pada guru bidang studi Bahasa Jawa untuk (1) memilih metode yang tepat dalam pembelajaran, (2) kreatif dalam memilih media dan sumber belajar, (3) senantiasa memberi banyak latihan mengapresiasi pada siswa, dan (4) guru bisa menggunakan cerpen dalam majalah berbahasa Jawa dalam pembelajaran kasusastran Jawa. Saran yang disampaikan kepada Kepala SMPN 4 Malang yaitu (1) memberlakukan adanya hari khusus untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Jawa krama/alus (2) menambah koleksi majalah berbahasa Jawa di perpustakaan, dan (3) memantau pembelajaran yang dilakukan guru. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan penelitian ini ke dalam jenis penelitian lain, misalnya eksperimen dan atau korelasional.

Teks Penuh: DOC