SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Istima’ Berbasis Aegisub Sebagai Media Pembelajaran untuk Mahasiswa

Muhammad Alifansyah

Abstrak


ABSTRACT

Muhammad, Alifansyah. 2018. Development of Istima Teaching Materials' is based on Aegisub as a Learning Media for Students. Thesis, Arabic Language Education Study Program, Arabic Literature Department, Universitas Negeri Malang. Advisor: (1) Prof. Imam Asrori, M.Pd., (2) Ibnu Samsul Huda, S.S., M.A..

Key words: Teaching materials, Istima ', Aegisub, subtitles.

The use of subtitles to improve mastery in listening was proven to be effective, as evidenced in the research conducted by Dias Tiara Putri Utomo, the use of intralingual subtitles in animated videos and vocabulary self-collection strategies (VSS) was able to improve student vocabulary strengthening. 83% of students from a total of 35 students in Malang 13 Junior High School achieved grades that were equal to or higher than graduation scores, in other words the use of intralingual subtitles proved to increase students' vocabulary reinforcement, thus inspiring researchers to develop Aegisub-based teaching materials to overcome difficulties in understanding istima 'material.

The type of research used is research and development or R & D (Research and Development) with stages

(1) Analysis of needs,

(2) Design,

(3) Development of product drafts,

(4) Product testing,

(5) Revision,

(6) Test try the field, and

(7) final revision. While the level of product validity is known through

(1) expert testing by media experts and material experts,

(2) field tests by practitioners of Istima ’courses namely Mr. Ali Maksum, M.A and students of Arabic literature majors. The data collection instrument used is the interview guide and questionnaire.

The product development process is carried out with; (a) Making subtitles; (b) Writing video transcripts and practice questions; (c) Give play buttons to the handbook; (d) Making introductory and guideline for use, and (e) Making covers.

The results of this development study show that Istima's teaching material products have a validity level of 69.5% in terms of material and 80% in terms of media, after product testing. Whereas after being revised and conducted a field test, the validity level of 75% was obtained from practitioners and 88% of students. In addition 94% of students revealed that the product could help them understand Istima's material.

The model of the use of teaching materials is

(1) The lecturer enters the teaching material cd into the computer,

(2) The lecturer ensures the readiness of the student,

(3) The lecturer plays the video without subtitles,

(4) The lecturer asks for the initial information,

(5) The lecturer plays return video without subtitles,

(6) If students feel less and need further assistance, lecturers then play videos with subtitles, and

(7) Lecturers evaluate students' understanding with individual worksheets.

ABSTRAK

Muhammad, Alifansyah. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Istima’ Berbasis  Aegisub Sebagai Media Pembelajaran untuk Mahasiswa. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Jurusan Sastra Arab, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Imam Asrori, M.Pd., (2) Ibnu Samsul Huda, S.S., M.A.

Kata kunci: Bahan ajar, Istima’, Aegisub, subtitle.

Penggunaan subtitle untuk meningkatkan penguasaan dalam hal menyimak ternyata terbukti efektif, terbukti dalam penelitian yang dilakukan oleh Dias Tiara Putri Utomo, penggunaan intralingual subtitle dalam video animasi dan vocabulary self-collection strategy (VSS) mampu meningkatkan penguatan kosa kata siswa. Sejumlah 83% siswa dari total 35 siswa di SMPN 13 Malang mencapai nilai yang sama atau lebih tinggi dari nilai kelulusan, dengan kata lain penggunaan intralingual subtitle terbukti meningkatkan penguatan kosa kata siswa, maka hal ini menginspirasi peneliti untuk mengembangkan bahan ajar berbasis Aegisub untuk mengatasi kesulitan dalam memahami materi istima’.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development) dengan tahapan

(1) Analisis kebutuhan,

(2) Perancangan,

(3) Pengembangan draft produk,

(4) Uji Produk,

(5) Revisi,

(6) Uji coba lapangan, dan

(7) Revisi akhir. Sedangkan tingkat validitas produk diketahui melalui

(1) uji ahli oleh ahli media dan ahli materi,

(2) uji lapangan oleh praktisi mata kuliah Istima’ yaitu bapak Ali Maksum, M.A dan para mahasiswa jurusan sastra arab. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara dan kuisioner.

Proses pengembangan produk dilakukan dengan; (a) Pembuatan subtitle; (b) Penulisan transkrip video dan soal-soal latihan; (c) Memberi tombol play pada buku pegangan; (d) Pembuatan pengantar dan panduan penggunaan, dan (e) Pembuatan sampul.

Hasil dari penelitian pengembangan ini menunjukan bahwa produk bahan ajar Istima’ memiliki tingkat validitas sebesar 69,5% dari segi materi dan 80% dari segi media, setelah uji produk. Sedangkan setelah direvisi dan dilakukan uji lapangan, didapatkan tingkat validitas sebesar 75% yang didapat dari praktisi dan 88% dari mahasiswa. Selain itu 94% mahasiswa mengungkapkan bahwa produk dapat membantu mereka dalam memahami materi Istima’.

Model penggunaan bahan ajar ini adalah

(1) Dosen memasukan cd bahan ajar ke dalam komputer,

(2) Dosen memastikan kesiapan mahasiswa,

(3) Dosen memutarkan video tanpa subtitle,

(4) Dosen meminta informasi awal yang didapat,

(5) Dosen memutarkan kembali video tanpa subtitle,

(6) Jika dirasa mahasiswa kurang dan membutuhkan bantuan lebih lanjut, dosen kemudian memutarkan video dengan subtitle, dan

(7) Dosen mengevaluasi pemahaman mahasiswa dengan lembar kerja individu.