SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Model Teams Games Tournament untuk Pembelajaran Qira'ah di Songsirm Wittaya School Hatyai, Songkhla, Thailand

AZMY AHMAD NAUVAL

Abstrak


ABSTRAK

Azmy, Ahmad Nauval. 2019. Pemanfaatan Model Teams Games Tournament untuk Pembelajaran Qira’ah di Songsirm Wittaya School Hatyai, Songkhla, Thailand. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd., (2) Ibnu Samsul Huda, S.S., M.A.

 

Kata Kunci: teams games tournament, maharah qira’ah, metode kooperatif, hasil belajar, motivasi belajar.

Kurangnya proses belajar mengajar dalam menggunakan metode, media dan strategi dapat mengakibatkan siswa kurang memiliki motivasi untuk belajar karena pembelajaran dianggap membosankan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan model Teams Games Tournament untuk pembelajaran qira’ah dilihat dari

(1) proses pelaksanaan pembelajaran,

(2) hasil belajar siswa, dan

(3) peningkatan motivasi belajar siswa.

Subjek penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus ini adalah siswa kelas XI/2 SMA Songsirm Wittaya School Hatyai, Songkhla, Thailand semester ganjil 2018/2019.

Prosedur penelitian ini adalah

(1) perencanaan,

(2) pelaksanaan,

(3) observasi,

(4) refleksi.

Instrumen penelitian berupa

(1) pedoman wawancara,

(2) lembar observasi,

(3) angket, dan

(4) soal tes.

Pada siklus I ditemukan beberapa permasalahan: siswa masih bingung dengan materi dan model pembelajaran yang dilakukan, kendala bahasa antara guru dan siswa, dan beberapa siswa lemah dalam pemahaman bahasa Arab. Solusi yang ditawarkan: guru lebih detail dan rinci dalam menjelaskan materi dan model pembelajaran, guru dan siswa bersepakat saling belajar bahasa Arab dan Thai agar komunikasi berjalan lancar. Adapun pada siklus II permasalahan pada siklus I dapat diatasi, namun timbul permasalahan baru: ada kecenderungan siswa bosan dengan model Teams Games Tournament, dan siswa kesulitan dalam menggunakan kamus elektronik bahasa Arab. Solusi yang ditawarkan: dalam pembelajaran guru memberi variasi kegiatan berupa game tambahan, guru juga melatih dan membiasakan siswa dalam menggunakan keyboard Arab.

Hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode kooperatif model Teams Games Tournament meningkat signifikan setiap siklusnya. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari naiknya nilai siswa dari pre test, post test I hingga post test II. Motivasi belajar siswa juga meningkat setelah mengikuti pembelajaran dengan metode kooperatif model Teams Games Tournament. Ini bisa dilihat dari meningkatnya motivasi dari siklus I ke siklus II.

 

Saran kepada guru bahasa Arab, hendaknya meningkatkan profesionalisme dan kemampuan dalam mengajar. Dan siswa, hendaknya lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam belajar. Dan bagi peneliti lain, diharapkan melakukan penelitian sejenis pada keterampilan berbahasa lainnya.