SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kualitas Terjemahan Teks Berita Arab Online Dalam Tugas Mata Kuliah Latihan Penerjemah Jurusan Sastra Arab(JSA)-Universitas Negeri Malang (UM)

DONI SUNARNO

Abstrak


ANALISIS KUALITAS TERJEMAHAN TEKS BAHASA ARAB ONLINE DALAM TUGAS MATAKULIAH LATIHAN PENERJEMAH JURUSAN SASTRA ARAB (JSA) – UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)

Dony sunarno, Irhamni, Ali Ma’sum Fakultas sastra arab Universitas Negeri Malang

E-mail:donysunarno07@gmail.com

 

Abstrak: Tujuan penelitian ini  secara umum meliputi mendeskripsikan bagaimana kualitas terjemahan tesk berita arab online dalam tugas matakuliah latihan penerjemah Jurusan Sastra Arab ,dan secara khusus meliputi :

(1) Mendeskripsikan bagaimana keakuratan terjemahan tesk berita arab online dalam tugas matakuliah Latihan penerjemah Jurusan Sastra Arab,

(2) Mendeskripsikan bagaimana kebertrimaan terjemahan tesk berita arab online dalam tugas matakuliah Latihan penerjemah Jurusan Sastra Arab,

(3) Mendeskripsikan bagaimana keterbacaan terjemahan teks berita arab online dalam tugas matakuliah Latihan penerjemah Jurusan Sastra Arab, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, metode ini digunakan untuk memahami hal-hal yang terdapat dalam terjemahan teks berita arab online hasil terjemahan karya mahasiswa penerjemah jsa 2015.Data yang berupa karya terjemahan teks berita arab online dalam tugas mata kuliah latihan penerjemah yang diambil di situs internet arab Saudi, kemudian peneliti menganalisa kualitas terjemahannya dari segi akurasi, kebertrimaan, keterbacaan, setelah menganalisa peneliti membedakannya dari tiga macam yaitu baik, sedang, dan buruk.

 

Kata kunci : Kualitas Terjemah , Akurasi, Kebertrimaan,keterbacaan, Berita Online.

Abstract: The purpose of this study generally includes describing how the quality of online Arabic news translations in the Arabic Literature Department's translator training course assignments, and specifically includes:

(1) Describing the accuracy of online Arabic news translations in Arabic Literature Department translators' training assignments,

(2 ) Describe how immoral translation of online Arabic news in translator training courses in the Department of Arabic Literature,

(3) Describe how readability of online Arabic news translations in translator training courses in Arabic Literature Department, the method used in this research is descriptive qualitative method, this method is used to understand the things contained in the online Arabic translation of the translation of the 2015 translator student work. Data in the form of an online translation of Arabic news exercise taken on Saudi Arabia's website, then the researcher analyzes the quality of the translation in terms of accuracy, tolerance, readability, after analyzing the researcher distinguishes it from three types, namely good, medium, and bad.

 

Keywords: Translation Quality, Accuracy, Immunity, Readability, Online News.

الملخص: تتضمن غرض هذ البحث بشكل عام وصف كيفية جودة ترجمة نص  الأخبار اللغة العربية على الإنترنت في التدريب على الترجمة  بقسم الأدب العربي جامعة مالانج الحكومية ، وتتضمن على وجه التحديد ما يلي: (1) وصف دقة ترجمة نص الأخبار العربية عبر الإنترنت في مهام تدريب المترجمين بقسم الأدب العربي ، (2) وصف  كيف يمكن  الترجمة المقبولة  نص  الأخبار اللغة العربية على الإنترنت في التدريب على الترجمة  بقسم الأدب العربي جامعة مالانج الحكومية ، (3) وصف كيف يمكن الترجمة المقرواءة نص  الأخبار اللغة العربية على الإنترنت في التدريب على الترجمة  بقسم الأدب العربي جامعة مالانج الحكومية ، والطريقة المستخدمة في هذا البحث هي الطريقة النوعية الوصفية ، وتستخدم هذه الطريقة لفهم الأشياء الواردة في الترجمة العربية على  الإنترنت لترجمة عمل الطالب المترجم لعام 2015. البيانات في شكل ترجمة على الإنترنت لممارسة الأخبار العربية التي تمت على موقع المملكة العربية السعودية ، ثم يحلل الباحث جودة الترجمة من حيث الدقة ، المقبولة ، المقروءة ، بعد تحليل الباحث ، يميزها عن ثلاثة أنواع ، وهي جيدة ومتوسطة وسيئة

الكلمة الرئيسة: جودة الترجمة، الدقّة، المقبولة، المقروأة، الاخبار الالكترونية

Dalam penerjemahan, penilaian hasil penerjemahan menjadi sangat penting. Karena akan menentukan kualitas terjemahan tersebut. Kemampuan seseorang dalam menerjemah diukur dari kemampuannya menghasilkan terjemahan yang baik. Menurut nababan , terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian, yaitu

(1) keakuratan, adalah  penyampaian pesan ke bahasa sasaran tinggi tanpa mengurangi kata yang ada pada bahasa sumber

(2) Kebertrimaan, maksudnya adalah suatu terjemahan yang memahami akan  nilai budaya

(3) Keterbacaan , artinya suatu terjemahan yang mempunyai nilai keterbacaan yang tinggi sehinnga tidak terlihat akan teks terjemahann

Kualitas terjemahan sangat diperlukan dalam melakukan penerjemahan oleh karena itu penerjemah harus memperhatikan kualitas terjemahannya, karena kualitas terjemahan merupakan tolak ukur suatu terjemahan apakah bisa menyampaikan pesan secara sempurna ataukah masih ada beberapa kata yang harus dihilangkan sehingga tidak dapat menyampaikan keutuhan pesan dalam BSu kedalam Bsa. Untuk mencapai kualitas seorang penerjemah sangatlah tidak mudah karena harus memahami benar-benar konteks semisal budaya, atau ungkapan – ungkapan yang berada di BSu akan tetapi tidak berkalu di Bsu.

Penerjemahan yang baik adalah penerjemhan yang dapat mencapai ekuivalensi dinamis, yaitu kualitas atau keakurasian  suatu terjemahan yang mampu menyampaikan pesan suatu teks bahasa sumber kedalam bahasa sasaran secara benar dan tepat dengan memperhatikan sitematikanya, dan tidak terasa sebagai suatu hasil terjemahan. Untuk mencapai ekuivalensi tersebut, maka diperlukan padanan-padanan makna yang tepat dari bahasa sumber kebahasa sasaran, untuk itu dibutuhkan kemampuan kebahasaan yang cukup serta sarana-sarana yang menunjang penerjemahan.

Kesulitan menerjemahkan sesuatu bahasa dalam bahasa lain adakalanya salah dalam mengambil arti yang tepat, karena adanya banyak makna dalam satu kata dan terkadang juga adanya alat yang digunakan berbeda. Seperti memakai kamus yang manual dan adakalanya menggunakan kamus elektrik, dan banyak juga yang menggunakan aplikasi google translate untuk menerjemahkan suatu kata. Kesalahan yang ada dalam menterjemahkan suatu teks akan menimbulkan makna yang ambigu dan pesan yang terkandung dalam teks tersebut tidak akan tersampaikan. Oleh karena itu dalam artikel  ini menggunakan penilaian yaitu keakuratan, kebertrimaan, keterbacaan.

Salah satu kelemahan penerjemahan apabila menjumpai istilah bahasa asing yang harus diterjemahkan adalah bahwa para penerjemah sering terpaku dengan kata aslinya sehingga hal itu membuat mereka bingung dengan menyebabkan padanan kata yang dipilih kurang tepat sehingga menyebabkan makna uang diinginkan tidak tersampaikan. Hal tersebut menyebabkan penerjemahan yang dihasilkan kurang akurat..

Manfaat artikel khususnya bagi peneliti sendiri yaitu untuk menambah wawasan keilmuan tentang penerjemahan dan aplikasi penerjemahan, dan umumnya akan bermanfaat bagi,

(1) Mahasiswa Jurusan Sastra Aarab dapat dimanfaatkan sebagai cerminan terhadap cara kerja penerjemahan dan pengetahuan tentang penerjemahan yang dilakukan dengan teknik penerjemahan , dan juga Sebagai data dalam bimbingan artikel serta menambah wawasan dalam menerjemahkan,

(2) Peneliti selanjutnya dapat dijadikan sebagai acuan atau rujukan dalam melakukan penelitian selanjutnya.

 

METODE

Berdasarkan data penelitian ini menggunakan Penelitian yang bersifat kualitatif penelitian kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan data secara keakuratan, keterbacaan,dan kebertrimaan sesuai dengan tingkat kualitas hasil terjemahan yang dianalisis.

Selain itu, penelitian ini dilakukan dalam kondisi alamiah. Artinya obyek yang diteliti merupakan tugas akhir penerjemahan mahasiswa sastra arab angkatan 2015. Dengan tanpa adanya manipulasi data dari peneliti dan ini sesuai dengan latar penelitian yang bersifat kualitatif.

Penelitian ini bertujuan agar masyarakat khususnya pecinta bahasa arab mengetahui berita arab dan bagi kalangan pembelajar bahasa arab bisa menerjemahkan sesuai dengan teknik penerjemahan atau kaidah penerjemahan sehingga kualitasnya  dapat dipertanggung jawabkan  secara  makna atau pesan yang benar sampai dirasa bukan teks terjemahan.

Sebagai penelitian yang bersifat kualitatif, intrumen kunci dalam penelitian ini adalah human instrument, Dalam penelitian kualitatif, peneliti sendiri merupakan alat pengumpulan data yang utama. ( moleong, 2005; 4) hal tersebut dijelaskan oleh sugioyo dalam bukunya bahwa dalam penelitian kualitatif peneliti berperan dalam menetapka