SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Maharah Qira'ah Siswa Kelas VII-B MTs Nurul Huda Malang

Andini Rohmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohmah, Andini. 2018. Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Maharah Qira’ah Siswa Kelas VII-B MTs Nurul Huda Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Drs. Muhaiban. (II) Laily Maziyah, S. Pd., M. Pd.

 

Kata Kunci: inkuiri terbimbing, qira’ah, hasil belajar

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa asing yang diajarkan di beberapa lembaga pendidikan di Indonesia. Setiap bahasa mempunyai karakteristik dan aturan-aturan tertentu, termasuk bahasa Arab.Dalam mempelajari bahasa Arab siswatidak dapat dipisahkan dari upaya penguasaan empat keterampilan berbahasa, yaitu: ketarampilan menyimak (maharah istima’), keterampilan berbicara (maharah kalam), keterampilan membaca (maharah qira’ah) dan keterampilan menulis (maharah kitabah).

Salah satu SMP/MTsswasta di kota Malangyang menerapkan pembelajaran bahasa Arab adalah MTs Nurul Huda Malang. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa Arab MTs Nurul Huda diketahui bahwa metode pembelajaran yang digunakan terbatas metode ceramah dan gramatika-terjemah (qawaid wa tarjamah). Selain itu, diperoleh informasi bahwa terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran bahasa Arab khususnya keterampilan membaca(maharah qira’ah). Berdasarkan informasi dan kesulitan tersebut, peneliti memilih keterampilan membacabahasa Arab (maharah qira’ah) sebagai keterampilan yang ingin ditingkatkan. Selain itu dengan ditingkatkannya keterampilan tersebut diharapkan siswa dapat terbantu untuk memahami materi-materi pelajaran agama Islam.

Terdapat berbagai macam model pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam mengatasi berbagai problematika yang dihadapi dalam pembelajaran. Salah satu model tersebut adalah model inkuiri. Model inkuiri terdiri dari tiga macam yaitu model inkuiri terbimbing, model inkuiri bebas dan model inkuiri bebas yang dimodifikasi.

Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model inkuiri terbimbing.Model inkuiri terbimbing adalah model pembelajaran yang menuntut guru berperan sebagai fasilitator dalam membantu dan mengarahkan siswa untuk memecahkan masalah atau memahami materi yang dipelajari secara mandiri. Alasan pemilihan model tersebut dikarenakanmodeltersebut merupakanmodel inkuiri yang lebih sederhana dan lebih mudah diterapkan terutama bagi siswa yang belum pernah mengikuti pembelajaran inkuiri.

Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-B MTs Nurul HudaMalang pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsi penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajarketerampilan membaca bahasa Arab (maharah qira’ah) siswa kelas VII-B MTs Nurul HudaMalangdan (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajarketerampilan membacabahasa Arab (maharah qira’ah) siswa kelas VII-B MTs Nurul HudaMalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Prosedur PTK yang digunakan dalam setiap siklusnya meliputi: (1) identifikasi masalah, (2) perencanaan, (3) tindakan, (4) observasi, (5) analisis data, (6) refleksi dan (7) perencanaan ulang.

Hasil penelitian ini berupa deskripsi penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajarketerampilan membaca bahasa Arab (maharah qira’ah) siswa kelas VII-B MTs Nurul HudaMalang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari 2 pertemuan. Adapun langkah model pembelajaran ini terdiri dari: (1) orientasi, (2) penyajian masalah, (3) mengajukan hipotesis, (4) eksplorasi, (5) analisis isi bacaan dan (6) penutup. Pada siklus 1 peneliti tidak melakukan langkah orientasi dan penutup. Sementara pada siklus 2 peneliti telah melakukan semua langkah.

Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar keterampilan membacabahasa Arab (maharah qira’ah) siswa kelas VII-B MTs Nurul HudaMalang mengalami peningkatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas yang terus meningkat pada setiap siklusnya. Pada tes sebelum siklus (pre-test) nilai rata-rata kelas mencapai 65. Selanjutnya, nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan pada tes akhir siklus I (post-test 1) menjadi 70,3 dan pada tes akhir siklus II (post-test 2) nilai rata-rata kelas kembali mengalami peningkatan menjadi 83,4.