SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemetaan Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Kabupaten Ngawi

Rosita Rohmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohmawati, Rosita, 2018. Pemetaan Pembelajaran Bahasa Arab di MTs Kabupaten Ngawi. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Sastra UM. Pembimbing: (I) Dr. Nurhidayati, M.Pd, (II) Dr. Lilik Nur Kholidah, M.Pd.I

 

Kata Kunci: pemetaan, pembelajaran bahasa Arab, madrasah tsanawiyah, kabupaten Ngawi

Berdasarkan data BANSM, nilai akreditasi MTs di kabupaten Ngawi cukup variatif. Salah satu poin standar akreditasi sekolah menurut BANSM ialah nilai rata-rata hasil belajar siswa, termasuk nilai mata pelajaran bahasa Arab bagi lembaga madrasah. Untuk mendorong siswa mencapai nilai yang baik, seorang guru harus merancang perencanaan, pelaksaaan, maupun penilaian pembelajaran secara tepat dan efektif.Berdasarkan latar belakang masalah di atas, hal tersebut mendorong peneliti untuk melakukan pemetaan pembelajaran bahasa Arab di MTs kabupaten Ngawi, sehingga tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran bahasa Arab di MTs kabupaten Ngawi.

Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran angket dan wawancara. Penyebaran angket berfungsi untukmemperoleh data yang mencukupi berkaitan dengan pembelajaran bahasa Arab, sedangkan wawancara dilakukan apabila terdapat jawaban yang kurang jelas dari angket. Analisis data dalam penelitian ini mencakup tiga tahapan, yakni (1) tahap persiapan, (2) tahap tabulasi, dan (3) tahap penerapan data sesuai dengan pendekatan penelitian.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran bahasa Arab di MTs kabupaten Ngawi sudah baik, seluruh MTs di Ngawi telah menerapkan K13 dan sebagian besar guru telah menyusun RPP sesuai silabus dan ketentuan pemerintah, (2) pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab di MTs kabupaten Ngawi cukup baik, masih ada guru yang belum menerapkan pendekatan saintifik tetapi menggunakan pendekatan kontekstual, metode pembelajaran yang digunakan cukup variatif, seluruh guru menggunakan media dalam pembelajaran dan menggunakan buku teks dari Kemenag, (3) penilaian pembelajaran bahasa Arab di MTs kabupaten Ngawi sudah baik, guru-guru lebih sering melaksanakan penilaian formatif setiap akhir topik dan hampir seluruh guru menilai seluruh aspek kemampuan bahasa Arab denganbentuk tes yang cukup variatif.