SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Tarkiib Haal dalam Al-Qur’an Surat An-Nisaa’

ana lailatul khoiriyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Khoiriyah, Ana Lailatul. 2018. Analisis Tarkiib Haal dalam Al-Qur’an Surat An-Nisaa’.Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Moh. Khasairi, M.Pd.(2) Mohammad Ahsanuddin, M.Pd.

 

Kata-kata Kunci: haal, shaahibul haal, ‘aamil haal.

Penelitian ini membahas tentang Haal, karena Haal memiliki banyak jenis. TarkibHaal memiliki banyak unsur,yaitu Shaahibul Haal, ‘Aamil Haal, dan posisi Haal. Selain itu, penelitian terdahulu tidak menyebutkan posisi Haal secara lengkap. Dipilihnya surat An-Nisaa’ sebagai objek penelitian sebab terdapat banyak Haal dalam surat ini, yaitu sebanyak  155 Haal. Di sisi lain, peneliti menemukan Haal pada ayat-ayat awal di surat an-Nisa. Hal ini mendorong peneliti untuk meneliti Haal padaAl-Qur’an suratAn-Nisaa’. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis Haal, ragam kedudukanShaahibul Haal, ‘Amil yang menashabkan Haal, dan posisi Haal dalam jumlah mufiidah.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah tarkibHaal dalam Al-Qur’an suratAn-Nisaa’, sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayat Al-Qur’an surat An-Nisaa’. Instrumen penelitian ini adalah peneliti (human instrument). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Adapun tahapan analisis data dalam penelitian ini adalah (1) membaca secara keseluruhan, (2) mengidentifikasi setiap ayat yang memuat Haal, (3) menentukan data yang dianalisis, (4) membuat catatan terhadap data yang akan dianalisis, (5) memilih dan memilah data yang relevan untuk dianalisis, (6) mengidentifikasi jenis-jenis Haal, ragam kedudukan Shaahibul Haal, ragam kedudukan ‘Aamil Haal, dan posisi Haal dalam jumlah mufiidah, (7) mengklasifikasikan jenis-jenis Haal, ragam kedudukan Shaahibul Haal, ragam kedudukan ‘Aamil Haal, dan posisi Haal dalam jumlah mufiidah, dan (8) menjelaskan data secara sistematis, objektif, dan menyeluruh.

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, jenis Haal dalam Al-Qur’an suratAn-Nisaa’ ada 4, yaitu Haal  Mufrad (35 isimmufrad, 1 isim mutsanna, dan 6 isim jama’), Haal  Jumlah (11 jumlah ismiyah dan 16 jumlah fi’liyah), Haal  Syibhul Jumlah (82 jar majruur dan 1 zharaf), dan Haal  berbilang sejumlah 3. Kedua, ragam kedudukan Shaahibul Haalada 6, yaitu maf’ul bih (maf’uul bih satu sejumlah 51 dan maf’uul bih dua sejumlah 9),  fa’il sejumlah 76, naa’ibul fa’il sejumlah 5, mubtada’ sejumlah 6, khabar sejumlah 6, dan mudhaf ilaih sejumlah 2. Kedua, ’amil yang menashabkan Haal ada 5, yaitu fi’il (madhi sejumlah 58, mudhaari’ sejumlah 68, danamar sejumlah 21), isim isyaarah sejumlah 1, istifhaam sejumlah 3, jar majruur sejumlah 3, dan isim faa’il sejumlah 1.Keempat, posisi Haal dalam Jumlah Mufiidah dibagi menjadi 3, yaitu Haal didahului‘Aamil Haaldan Shaahibul Haalsejumlah 128, HaalmendahuluiShaahibul Haalsejumlah 23, danHaal mendahului‘Aamil Haalsejumlah 4.

Beberapa hal disarankan kepada pihak-pihak terkait dalam penelitian ini adalah (1) bagi pengajar bahasa Arab, peneliti berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai materi penunjang untuk pembelajaran ilmu Nahwu khususnya pembahasan mengenai Haal dengan memanfaatkan contoh-contoh Haal dan (2) bagi peneliti selanjutnya, peneliti berharap peneliti selanjutnya dapat meneliti Haal pada surat lain agar dapat menemukan pola-pola lain yang bervariasi dari Haal dan dapat menyempurnakan penelitian ini.