SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Makna Kata Hasan, Khair, dan Thayyib Dalam Surat al-Baqarah

DILA MEGASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Kata-kata dalam Al-Qur’an memiliki berbagai macam bentuk dan variasi. Alquran memiliki kelebihan dan keistimewaan dibandingkan dengan kitab-kitab lainnya. Salah satu keistimewaan yang terkandung di dalam Alquran adalah adanya kemiripan makna dalam beberapa kata sesuai dengan konteks dan susunannya dalam Alquran.  Salah satu kata yang memiliki kemiripan arti adalah kata hasan, khair, dan thayyib. Tujuan penelitian ini ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Derivasi dan konteks makna kata hasan yang terjadi dalam surat Al-Baqarah, (2) Derivasi dan konteks makna kata khair yang terjadi dalam surat  Al-Baqarah, (3) Derivasi dan konteks makna kata thayyib yang terjadi dalam surat Al-Baqarah, (4) Relasi makna kata hasan, khair, dan thayyib dalam surat Al-Baqarah.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berbasis penelitian kepustakaan. Data yang digunakan adalah ayat-ayat dalam surat al-Baqarah yang mengandung kata hasan, khair, dan thayyib. Sumber data yang digunakan adalah al-qur’an. Proses penelitian ini adalah: (1) Mencari ayat-ayat yang di dalamnya terdapat kata hasan, khair, dan thayyib atau derivasinya dalam surat al-Baqarah, (2) Mengelompokkan ayat-ayat tersebut sesuai dengan asal katanya, (3) Memasukkannya ke dalam tabel dengan klasifikasi: kata, asal kata, ayat, makna, subjek-objek, dan tema, (4) Memahami konteks ayat yang mengandung kata hasan, khair, dan thayyib dan derivasinya, (5) Mengklasifikasikan relasi makna hasan, khair, dan thayyib dan derivasinya dalam surat Al-Baqarah berdasarkan teori yang ada.

Dari hasil penelitian ini, diketahui Kata chasan dan derivasinya dalam surat al-Baqarah terdapat 12 kata. Kata khair dan derivasinya terdapat 24 kata, dan kata thayyib dan derivasinya terdapat 4 kata. Kata hasan dan derivasinya dalam surat al-Baqarah terdapat 12 kata dan terbagi dalam 8 bentuk derivasi yaitu muhsiniin, ihsaan, husnan, hasanan, muhsinun, ahsan, ahsinuu, dan hasanah. Dalam surat al-Baqarah seluruh kata yang termasuk derivasi kata hasan selalu berhubungan dengan perbuatan baik. Hubungan yang terjadi dalam ayat-ayat yang mengandung kata hasan dan derivasinya ketuhanan dan sosial baik sesama manusia atau keluarga.

Kata khair dan derivasinya dalam surat al-Baqarah berjumlah 24 kata dan terbagi dalam 2 bentuk derivasi yaitu khair dan khairaat. Dalam surat al-Baqarah seluruh kata yang termasuk derivasi kata khair selalu berhubungan dengan kebaikan. Namun tidak semua kata khair dalam surat al-Baqarah bermakna baik. Ada juga yang bermakna harta. Hubungan yang terjadi dalam ayat yang mengandung kata khair dan derivasinya adalah hubungan ketuhanan, politik, dan sosial baik sesama manusia atau keluarga.

Kata thayyib dan derivasinya dalam surat al-Baqarah berjumlah 4 kata yang terbagi dalam 2 derivasi yaitu thayyibaat dan thayyiban. Kata thayyib dalam surat al-Baqarah selalu berhubungan dengan makanan. Hubungan yang terjadi dalam ayat yang mengandung kata thayyib dan derivasinya adalah hubungan ketuhanan, alam, dan sosial.

Kata chasan, khair, dan thayyib dalam surat al-Baqarah sama-sama memiliki arti baik, akan tetapi ketiganya memiliki konteks yang berbeda. Ketiga kata tersebut juga memiliki arti lebih dari satu. Maka kata chasan, khair, dan thayyib memiliki relasi makna sinonimi dan polisemi.

Saran yang diberikan peneliti berdasarkan penelitian ini adalah perlu adanya penelitian lain yang membahas makna kata chasan, khair, dan thayyib dengan menambahkan kata lainnya yang memiliki makna yang sama atau dalam surat lainnya dalam Al-qur’an. Diharapkan juga akan ada penelitian lain terkait kata chasan, khair, dan thayyib dengan perpektif teori yang belum dijadikan tinjauan analisis penelitian ini.