SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan I’rab antara Dua Mushaf; Riwayat Hafsh dari ‘Ashim dan Warsy dari Nafi’

Ahmad Munir

Abstrak


ABSTRAK

 

Munir, Ahmad. 2017.Perbedaan I’rab antara Dua Mushaf; Riwayat Hafsh dari ‘Ashim dan Warsy dari Nafi’. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hanik Mahliatussikah, S. Ag, M. Hum dan (2) Ibnu Samsul Huda, S.S, M.Pd.

 

Kata kunci: i’rab, riwayat, hafsh, warsy

Alquran diturunkan oleh Allah dengan model qira’at yang berbeda-beda. Para ulama’ membagi qira’at menjadi mutawatirah, syadz, dsb. Setiap qira’at memiliki dua riwayat atau lebih.Dua dari riwayat yang terkenal adalah riwayat Hafsh dari ‘Ashim dan Warsy dari Nafi’. Perbedaan qira’at dan riwayat tersebut mempengaruhi perbedaan makna dan hukum. Untuk memahami makna dan hukum yang bersumber dari kata per kata Alquran dibutuhkan berbagai ilmu pengetahuan, Ilmu nahwu adalah pondasi utama dalam memahaminya. Bahasan yang paling dominan dalam ilmu nahwu adalah i’rab. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata-kata yang berbeda dari segi i’rab antara dua mushaf; riwayat Hafsh dari ‘Ashim dan Warsy dari Nafi’, serta mendeskripsikan macam-macam perbedaan i’rab dan yang berkaitan.

Model penelitian yang dipakai adalah model deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang berbeda dari segi i’rab antara dua mushaf. Instrumen penelitian ini adalah  peneliti sendiri sebagai human instrument (instrumen kunci). Untuk memperoleh data, digunakan teknik pengumpulan data membaca, menentukan, mengklasifikasi perbedaan. Peneliti melakukan prosedur analisis data dengan menentukan macam-macam perbedaan i’rab yang terdapat di dalamnya, serta menjelaskannya.

Hasil penelitian ini adalah (1) pada dua mushaf tersebut terdapat 131 letak perbedaan dalam 121 ayat dari 51 surat. Perbedaan tersebut meliputi isim, fi’il, jumlah dansyibhul jumlah. (2) macam-macam perbedaan tersebut ada tiga: (a) perbedaan i’rab suatu kata; terdapat tujuh macam yaitu: rafa’-nashab, nashab-rafa’, rafa’-jer, je’-rafa’, nashab-jer, jer-nashab, rafa’-jazm, (b) perbedaan mahal i’rab pada jumlahatau syibhul jumlah; terdapat tiga macam yaitu: rafa’-nashab, nashab-rafa’, jer – rafa, dan(c) perbedaan tanda i’rab; terdapat tujuh macam yaitu: dlammah muqaddarah – dlammah dhahirah, fathah – hadzf nun, fathah muqaddarah - fathah dhahirah, fathah – kasrah, kasrah – fathah, sukun – kasroh, sukun – (mabni fath).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan bagi pengajar ilmu qira’at untuk mengambil manfaat penelitian ini dalam proses pembelajaran dan pengambilan contoh macam-macam perbedaan i’rab kalimat di antara dua mushaf; riwayat Hafsh dari ‘Ashim dan Warsy dari Nafi’. Bagi jurusan sastra Arab diharapkan penelitian ini dapat berguna untuk menambah rujukan dari analisis perbedaan tersebut. Penelitian ini terbatas pada perbedaan i’rab kalimat di antara dua mushaf saja, karena itu diharapkan adanya penelitian pada mushaf-mushaf lain yang memiliki riwayat yang berbeda-beda dan dengan analisis ilmu bahasa yang lain karena masih memiliki cabang ilmu yang bermacam-macam.