SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Latar Belakang Tingkat Pendidikan SLTA Dengan Kemampuan Membaca Teks Arab Mahasiswa Sastra Arab UM

Masnuroh .

Abstrak


ABSTRAK

 

Masnuroh. 2018. Hubungan Latar Belakang Tingkat Pendidikan SLTA Dengan Kemampuan Membaca Teks Arab Mahasiswa Sastra Arab UM.Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Irhamni, M.Pd. (II) Laily Maziyah, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: latar belakang pendidikan, mahasiswa Sastra Arab, kemampuan membaca teks Arab

Setiap peserta didik/ mahasiswa memiliki latar belakang pendidikan tingkat SLTA yang berbeda-beda. Hal ini menjadi salah satu pemicu berbedanya kemampuan dari masing-masing peserta didik diantaranya kemampuan membaca teks Arab. Kemampuan membaca teks Arab adalah salah satu kemahiran dalam bahasa Arab yang harus dikuasai oleh peserta didik/ mahasiswa Jurusan Sastra Arab. Kemahiran membaca (maharah qiraah) dipelajari lebih detail dan mendalam di tingkat universitas.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan membaca teks Arab mahasiswa Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang khususnya angkatan 2017. (2) mendeskripsikan hubungan latar belakang pendidikan tingkat SLTA dengan kemampuan membaca teks Arab mahasiswa Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang khususnya angkatan 2017. Data dalam penelitian ini ada dua macam yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil penyebaran angket untuk mengetahui latar belakang pendidikan tingkat SLTA masing-masing subjek penelitian. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil pelaksanaan tes tulis dan tes lisan terhadap subjek penelitian. Tes lisan dan tes tulis dilakukan selama satu kali tatap muka.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan tingkat SLTA berkorelasidengan kemampuan membaca teks Arab mahasiswa Jurusan Sastra Arab angkatan 2017 Universitas Negeri Malang. Pernyataan tersebut berdasarkan uji statistik yang telah dilakukan oleh peneliti. Uji statistik yang digunakan adalah analisis korelasi, koefisien determinasi dan analisis regresi sederhana. Angka analisis korelasi sebesar 0,244 yang menunjukkan bahwa kekuatan hubungan variabel X terhadap variabel Y adalah rendah atau lemah tapi pasti. Karena kecilnya nilai analisis korelasi maka dapat disimpulkan pula bahwa latar belakang pendidikan tidak berhubungan dengan kemampuan membaca teks Arab. Nilai r tabel untuk subjek penelitian sebanyak 67 adalah 0,2027 dengan nilai signifikansi 0,05. Nilai koefisien korelasi adalah 0,244 > nilai r tabel yaitu 0,2027 maka terdapat korelasi yang kecil karena selisihnya sangat kecil.Nilai koefisien determinasi adalah 0,060 yang berarti besarnya pengaruh latar belakang tingkat pendidikan SLTA terhadap kemampuan membaca teks Arab adalah 6%. Nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,047 lebih kecil dari probabilitas 0,05 sehingga hipotesis diterima, namun karena selisih nilai probabilitas dan nilai signifikansi sangatlah kecil maka korelasi antara dua variabel tersebut tidak signifikan sehingga hipotesis ditolak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada mahasiswa JSA UM untuk meningkatkan kemampuan membaca teks Arab dengan semakin banyak berlatihmembaca dengan memperhatikan intonasi, kelancaran, ketepatan bacaan dan ketepatan harakat. Bagi dosen JSA UM khususnya dosen matakuliah qiraah untuk menggunakan metode serta media yang lebih efektif dalam pembelajaran maharah qiraah agar mahasiswa tertarik belajar membaca teks Arab, khususnya bagi mereka yang kemampuannya masih kurang. Bagi seluruh civitas akademika JSA untuk menciptakan suasana dan lingkungan belajar yang kondusif sehingga mendukung seluruh mahasiswa JSA untuk meningkatkan kemampuan membaca teks Arab. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas penelitian tentang hubungan latar belakang pendidikan tingkat SLTA dengan kemampuan bahasa lainnya, serta menambahkan variabel bebas lain yang lebih relevan.