SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Teknik Brainstorming dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatakn Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X IPS 2 MA an-Nur Bululawang Malang

Diyana Kartikasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Kartikasari, Diyana. 2017. Penerapan Teknik Brainstorming dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatakn Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X IPS 2 MA an-Nur Bululawang Malang. Skripsi. Jurusan Sastra Arab. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurhidayati, M.Pd, (II) Achmad Tohe M.A. Ph.D

 

Kata kunci:  teknik brainstorming, keterampilan berbicara, MA an-Nur Bululawang Malang

 

Keterampilan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa. Dari keempat keterampilan tersebut, permasalahan yang sering terjadi di sekolah yakni lemahnya siswa dalam keterampilan berbicara. Hal ini disebabkan strategi dan metode yang digunakan guru kurang bervariasi. Sehingga perlu segera ditemukan alternatif-alternatif pemecahannya. Pembelajaran keterampilan berbicara merupakan suatu sarana yang dapat digunakan siswa untuk mengembangkan potensi berbicara seluas-luasnya. Salah satu upaya yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam pembelajaran bahasa Arab adalah dengan menggunakan teknik Brainstorming.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa sebelum diterapkan teknik brainstorming, pelaksanaan pembelajaran teknik brainstorming untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dan peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah diterapkan teknik brainstorming. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X ips 2 MA an-Nur Bululawang Malang.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian diperoleh dari wawancara, observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Pertemuan pertama digunakan untuk melakukan 4 komponen teknik Brainstorming yaitu: (1) motivasi, pemberian masalah kepada siswa, (2) identifikasi, pembentukan kelompok terdiri atas 4 orang untuk mendiskusikan masalah, (3) klarifikasi, pendapat yang telah terkumpulkan diklarifikasi sesuai dengan struktur atau faktor yang di inginkan, dan (4) verifikasi, kemudian diverifikasi sesuai atau tidak yang disesuaikan dengan tema. Pada pertemuan 2 dilakukan presentasi hasil kelompok dan kesimpulan . Pelaksanaan post-test untuk mengetahui keterampilan berbicara setelah penerapan dilakukan dipertemuan ketiga.

Dari hasil pretes diperoleh nilai rata-rat 61,60. Sedangkan pada post-test 1 dengan menerapkan pembejaran teknik brainstorming mengalami peningkatan 12,04  atau 17,8% menjadi 73,64. Sedangkan pada nilai rata-rata siklus 2 meningkat 28,6% menjadi 80,44. Dalam hal ini keaktifan siswa juga mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Peningkatan ini ditunjang dengan respon positif dari siswa.

Temuan penelitian setelah diterapkan teknik ini yakni: (1) siswa mulai berani untuk berbicara dan tidak takut salah, (2) selama proses pembelajaran siswa berperan aktif, (3) peningkatan keterampilan berbicara siswa, dan (4) respon positif siswa terhadap pembelajaran teknik brainstorming. Disarankan kepada peneliti selanjutnya, untuk mengembangkan peembelajaran keterampilan berbahasa dengan menerapkan teknik brainstorming.