SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemetaan Pembelajaran Bahasa Arab Di SMA Di Kabupten Sumenep

Febri Arifatur Romdhani

Abstrak


ABSTRAK

 

Romdhani ,Febri Arifatur. 2017. Pemetaan Pembelajaran Bahasa Arab  Di SMA Di Kabupten Sumenep. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1 ) Prof. Dr. Imam Asrori, M.Pd., dan (2) Ahmad Tohe M.A,Ph.D.

 

Kata kunci: Pemetaan, pembelajaran bahasa Arab, Sekolah Menengah Atas, Sumenep

 

                        Bahasa Arab masuk ke Indonesia bersamaan dengan  masuknya agama Islam. agama Islam dalam menjalankan ibadahnya bersumber pada Al-Qur’an dan hadits rasul. Sedangkan bahasa Al-Qur’an menggunakan  bahasa Arab, sehingga bahasa Arab memiliki kaitan yang erat dengan Al-Qur’an. Pembelajaran bahasa Arab semakin berkembang menjadi beranekaragam bahkan di seluruh jenjang SMA di Kabupaten Sumenep, meskipun demekian belum ada informasi yang pasti dari Undang-Undang tentang metode, teknik, media, dan evaluasi pembelajaran bahasa Arab. hal ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian pemetaan pembelajaran bahasa Arab di SMA di Kabupaten Sumenep.

                        Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menggambarkan peta pembelajaran Bahasa Arab di SMA di Kabupaten Sumenep secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk  mendesripsikan: (1) kebijakan sekolah terhadap pembelajaran bahasa Arab, (2) kualifikasi guru, (3) kurikulum pembelajaran, (4) ) bahan ajar yang digunakan oleh guru, (5) strategi pembelajaran, (6) media pembelajaran, (7) evaluasi yang digunakan oleh guru.

                        Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei, dengan metode deskriptif  kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah semua SMA di Kabupaten Sumenep dan sampel yang diambil adalah 10 SMA di Kabupaten Sumenep. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif berupa deskriptif persentase.

                        Hasil dari penelitian ini adalah (1) terdapat delapan sekolah yang mengajarkan bahasa Arab sebagai mata pelajaran wajib dan pemintan dan dua sekolah yang tidak mengajarkan bahasa Arab, (2) semua  guru relevan memiliki kualifikasi pendidikan S1, (3) kurikulum yang digunakan sebagian guru menggunakan kurikulum KTSP dari kemendikbud, (4) bahan ajar yang digunakan oleh guru bebagai macam dan bervariasi dikarenakan kurangnya komunikasi antar guru bahasa Arab di Kabupaten Sumenep namun tetap sesuai dengan kurikulum yang berlaku, (5) sebagian besar guru menggunakan strategi menerjemahkan kata perkata, kemudian mengemukakan bentuk jamak atau mufrod. Selain itu semua siswa melakukan praktik berbicara, berdialog, bercerita secara berkelompok dan memberikan model atau contoh tulisan, (6) media pembelajaran yang digunakan guru yaitu media gambar, benda tiruan dan media elektrronik, (7) evaluasi pembelajaran yang sering digunakan oleh guru yaitu dilaksanakan pada setiap akhir unit pembelajaran sedangkan jenis tes yang sering digunakan adalah pilihan ganda dan esai (uraian)