SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR'AN PADA PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA DI SLB PGRI PLOSOKLATEN KABUPATEN KEDIRI

Azmil Mufidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Mufidah. Azmil. 2017.Pelaksanaan Pembelajaran Membaca Al-Qur'an untuk Peserta Didik Tunagrahita di SLB PGRI Plosoklaten Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hanik Mahliatussikah, S.Ag., M.Hum., (II) Dra. Hj. Nur Anisah Ridwan M.Pd.

 

Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran, Al-Qur'an, Tunagrahita, SLB PGRI Plosoklaten Kabupaten Kediri.

 

         Pendidikan merupakan hak setiap individu, termasuk anak berkebutuhan khusus. Hal ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 31 ayat 1 berbunyi “setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. Islam juga memandang semua manusia sama. Tidak memandang dari segi fisik, harta maupun tahta melainkan keimanan seseorang. Semua umat Islam memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa terkecuali. Mempelajari Al-Qur’an juga menjadi keharusan bagi umat Islam, karena Al-Qur’an tidak hanya sebagai sumber ajaran Islam tetapi juga sebagai sumber kaidah bahasa Arab. SLB PGRI Plosoklaten merupakan salah satu institusi yang memberikan layanan pendidikan bagi penyandang cacat mulai dari anak tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa dan Autis. Anak berkebutuhan khusus dalam proses pelaksanaan pendidikan juga memerlukan layanan khusus, guru khusus bahkan kurikulum khusus. Proses pembelajaran anak tunagrahita juga memerlukan penanganan khusus termasuk pada pembelajaran membaca Al-Qur'an.

          Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dengan objektif pelaksanaan pembelajaran membaca Al-Qur'an untuk peserta didik tunagrahita di SLB PGRI Plosoklaten kabupaten Kediri beserta spek-aspek yang terdiri atas: kurikulum, jadwal pembelajaran, materi dan bahan ajar, metode pembelajaran serta evaluasi pembelajaran. Juga faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran membaca Al-Qura'n.

          Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian kualitaif, sumber data primer dan metode pengumpulan data didapat dari: (1) wawancara, (2) observasi, (3) dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang dipelajari, dan membuat kesimpulan. Adapun subjek penelitian ini adalah guru dan siswa SLB PGRI Plosoklaten Kabupaten kediri.

          Berdasarkan hasil analisis data  dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pelaksanaan pembelajaran Al-Qr'an di SLB PGRI Plosoklaten Kabupaten Kediri merupakan bagian dari Pendidikan agama Islam (PAI). Pembelajaran Al-Qur'an ini dimaksudkan agar siswa bisa membaca Al-Qur'an secara mandiri, hafal surat-surat pendek, doa sehari-hari dan Asmaul Husna. Kurikulum yang diterapkan tidak terikat pada pelajaran PAI yang menggunakan kurikulum 2013, tapi dibebaskan menyesuaikan dengan kemampuan serta kondisi siswa yang mempunyai ketunaan dan IQ lebih rendah dari anak normal lainnya.

          Pembelajaran Al-Qur'an dilaksanakan dua kali dalam seminggu yaitu hari Selasa dan Kamis dengan masing-masing 2 jam pelajaran. Bahan ajar yang dipakai antara lain Al-Qur'an, Iqro', buku doa-doa. Metode yang diterapkan selama pembelajaran adalah metode Iqro', metode hafalan, metode Drill, dan metode bernyanyi. Metode-metode tersebut efektif diterapkan untuk anak tunagrahita dalam pembelajaran Al-Qur'an. Evaluasi yang dilakukan dalam proses pembelajaran Al-Qur'an adalah evaluasi bentuk tes lisan dan tindakan yang disesuaikan dengan penerapan metode pembelajaran.

          Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Al-Qur'an di SLB PGRI Plosoklaten Kabupaten Kediri yaitu: guru mengajar dengan penuh ikhlas dan sabar, semua guru ikut serta dalam proses pembelajaran Al-Qur'an, sekolah memfasilitasi keperluan dalam proses pembelajaran Al-Qur'an, pembelajaran Al-Qur'an mendapat porsi khusus dengan adanya waktu jam pelajaran tesrsendiri meskipun merupakan bagian dari Pendidikan Agama Islam (PAI). Sedangkan faktor penghambat pembelajaran Al-Qur'an di SLB PGRI Plosoklaten antara lain: kurangnya kedisiplinan siswa, konsentrasi siswa dan penerapan kurikulum.

Saran yang dapat diberikan atas hasil penelitian ini yaitu; Sekolah seharusnya memiliki kurikulum tersendiri tentang pembelajaran Al-Qur'an untuk peserta didik tunagrahita, sekolah seharusnya juga menyediakan guru yang memiliki kemampuan khusus dibidang mata pelajaran tertentu khususnya pembelajaran Al-Qur'an. Guru harus bisa mengkondisikan siswa agar tetap fokus dalam proses pembelajaran. Sekolah, guru dan orang tua juga harus bekerjasama untuk mencipkan lingkungan belajar yang tertib, kondusif dan menyenangkan bagi siswa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Mufidah. Azmil. 2017. Implementation of Al-Qur'an Learning for Students Tunagrahita in SLB PGRI Plosoklaten Kediri. Sarjana's Thesis, Department of Arabic Literature, Faculty of Letters, State University of Malang. Counselor: (I) Dr. Hanik Mahliatussikah, S.Ag., M. Hum., (II) Dra. Hj. Nur Anisah Ridwan M.Pd.

 

Keywords: Implementation of Learning, Al-Qur'an, Tunagrahita, SLB PGRI Plosoklaten Kediri.

 

            Education is the right of every individual, including children with special needs. In the 1945 Constitution article 31 paragraph 1 reads "every citizen shall have the right to education". This confirms that education must be followed by every citizen. Islam also views all human beings equally. No matter in terms of physical, treasure or throne but a person's faith. All Muslims have the same rights and obligations without exception. So even with Islamic education. Islamic education is not only given to children who have physical completeness, but also children who have physical and oral disorders. The study of Qur'an for children who have physical and mental constraints such as Islamic tunagrahita must still be carried out.

            SLB PGRI Plosoklaten is one of the institutions that provide educational services for people with disabilities ranging from children with visual impairment, deaf, tunagrahita, tunadaksa and Autism in which there is the process of teaching and learning. SLB PGRI Plosoklaten also gives more effort in the education of Islam including the study of the Qur'an. Children with special needs in the education implementation process also need special services, special teachers and even specialized curricula. The learning process of children with tunagrahita also requires special handling including the learning of the Qur'an.

            This study was conducted with the aim to describe objectively the implementation of learning Al-Qur'an for students tunagrahita in SLB PGRI Plosoklaten Kediri district along with spec-aspect consisting of: curriculum, learning schedule, materials and teaching materials and learning methods. Also the supporting and inhibiting factors in the implementation of Al-Qura'n learning.

            This research uses qualitative approach. In qualitative research, primary data sources and data collection methods were obtained from: (1) interview, (2) observation, (3) documentation. The data obtained were analyzed by organizing data into categories, translating into units, synthesizing into patterns, choosing what was important and learning, and making conclusions. The subjects of this study are teachers and students of SLB PGRI Plosoklaten Kediri District.

            Based on the results of data analysis can be drawn conclusion as follows: Implementation of Al-Qr'an learning in SLB PGRI Plosoklaten Kediri is part of Islamic Religious Education (PAI). The study of the Qur'an is intended so that students can read Al-Qur'an independently, memorized short letters, daily prayers and Asmaul Husna. The applied curriculum is not tied to the PAI lesson that uses the 2013 curriculum, but is freed up to suit the ability and condition of students who have a disability and lower IQ than other normal children.

The study of the Qur'an is held twice a week on Tuesdays and Thursdays with 2 hours each. The material taught in the study of the Qur'an is the Hijaiyyah letters, short letters, daily prayers and Asmaul Husna. The teaching materials used include the Qur'an, Iqro ', the book of prayers. The methods applied during the learning are the Iqro 'method, the rote method, the Drill method, and the singing method. These methods are effectively applied to the child's tunagrahita in the study of the Qur'an.

            Factors supporting the implementation of learning Al-Qur'an in SLB PGRI Plosoklaten Kediri namely: teachers teach with a sincere and patient, all teachers participate in the process of learning Al-Qur'an, schools facilitate the needs in the process of learning Al-Qur'an, Qur'anic study gets a special portion with the time of the test itself even though it is part of Islamic Religious Education (PAI). While the inhibiting factors of learning Al-Qur'an in SLB PGRI Plosoklaten include: lack of student discipline, student concentration and application of the curriculum.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

الملخص

 

المفيدة.عزم. 2017. التنفيذ في التدريس التلاوة القرآن للطلاب التخلف العقلي في المدرسة الخاصة  س. ل.ب  ف.ج.ر.ا  فلوسوكلتين كاديري . أطروحة، قسم الأدب العربي، كلية الآداب، جامعة ولاية مالانج. المشرف: (I) الاستاذة الدكتور هنيئ محلية الصحة، الماجستير   (II) الاستاذة نور أنيسة رضوان الماجستير.

 

الكلمة الرئيسية: التنفيذ التدريس, القرآن, تخلف عقلي, المدرسة الخاصة  س. ل.ب  ف.ج.ر.ا  فلوسوكلتين كاديري.

 

          أن التربية حق لكل الأفراد, حتى الطفل ذوي الاحتياجيات الخاصة. قد وافق هذا الأمر بالقانون الأساسي 1945 فصل 31 آية 1, يقول: "كل المواطنين له حق لحصول التربية". وكذالك الإسلام يرى بأن الإنسان متساوي في الحققوق. لا يتفرق بين الناس المختلف في الجسد أو المال أو الموقف إلا الإيمان. كل المسلم له الحقوق وعليه الواجبات بنفس الدرجة. وكذالك التربية الإسلامية. لا تعطى التربية الإسلامية لهؤلاء الأطفال بصحة كاملة فحسب, ولكن التربية الإسلامية هي حقة للأطفال المعاقين جسديا ولا عقليا. المدرسة الخاصة س. ل.ب  ف.ج.ر.ا  فلوسوكلتين كاديري هي من أحد المؤسسة التي تخدم في مجال التربية للأطفال المعاقين كالأعمى, و الأصم, و التخلف العقلي و إلى ما غير ذالك. هؤلاء الأطفال ذوي الإحتياجيات الخاصة يحتاجون إلى الخدمة الخاصة, و المدرس الخاص, و المنهج الدراسي الخاص في تربيتهم. وكذالك تربيتهم في التعليم التلاوة القرآن.

          يقصد هذا البحث لوصفه موضوعيا في عملية التعليم التلاوة القرآن للأطفال بتخلف عقلي في المدرسة الخاصة س. ل.ب  ف.ج.ر.ا  فلوسوكلتين كاديري مع بعض الجوانب, منها المنهج الدراسي, والجدول, والمواد الدراسي, و الأسلوب  وكذالك المحاسبة الدراسية. قد كتبت في هذا البحث عن العوامل المانعة و الداعمة في التعليم التلاوة القرآن.

          استعمل البحث بمقاربة النوعي الوصافي. تأخذ مصدر البيانات الأساسي و الطريقة في جمع البيانات للبحث النوعي من, (1) المقابلة (2) الملاحظة (3) التوثيق. ثم تُحلل البيانات ووضعها في بعض الفئة, وتوضح في المجموعات, حتى نستطيع أن نشكل الرسم ونختار الأهم, وندرسهم ونستنتجهم. وأما الموضوع لهذا البحث هو المدرسين والطلاب في المدرسة الخاصة س. ل.ب  ف.ج.ر.ا  فلوسوكلتين كاديري.

          الإستنتاج لهذا البحث هو عملية التدريس التلاوة القرآن في المدرسة الخاصة س. ل.ب  ف.ج.ر.ا  فلوسوكلتين كاديري جزء من التربية الإسلامية (PAI). يقصد هذا التدريس لكي يستطيعوا أن يتلو القرآن, يحفظ الآيات القصيرة, والأدعية اليومية, و الأسماء الحسنى. المنهج الدراسي المستخدم لا يعتمد على المادة التربية الإسلامية (PAI) بالمنهج الدراسي 2013. ولكن يستطيع أن يرتبه حسب حالة الطلاب.

          كان التعليم مرتين في الأسبوع,يعني يوم الثلاثاء و يوم الخميس. وتك