SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Karakteristik Khat Hiasan Masjid di kota Malang

Mahmudi Mahmudi

Abstrak


ABSTRAK

 

Kaligrafi (al-khat) adalah seni artistik tulis yang berkembang dalam Islam dengan menggunakan huruf Arab (Hija’iyah). Seni qalam (pena) ini tidak terbatas di atas kertas saja. Kaligrafi banyak ditemukan dalam hiasan arsitektur interior maupun eksterior yang menghiasi dinding-dinding masjid di seluruh dunia. Kaligrafi ditemukan pada hampir setiap medium dekoratif pada bagian-bagian ruangan masjid dengan menggunakan maqra’ (bacaan) khat yang beragam. Di Kota Malang, banyak ditemukan masjid-masjid yang di dalamnya dihiasi dengan khat-khat di dinding, langit-langit, dan bagian lengkung kubahnya. Tiap-tiap masjid di kota Malang memiliki maqra’ (bacaan) dan karakteristik khat yang berbeda-beda serta memiliki ciri khas masing-masing. Terdapat dua macam khat yang dijadikan sebagai hiasan masjid di kota Malang, yaitu khat murni dan kontemporer.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bacaan (maqra’) yang digunakan sebagai khat hiasan masjid di Kota Malang. Peneliti juga meneliti karakteristik khat hiasan masjid yang berada di Kota Malang, baik khat murni maupun yang kontemporer.

Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa khat-khat yang berada di masjid-masjid di kota Malang, baik yang terdapat di dinding, langit-langit, kubah, mihrab, serta di bagian masjid lainnya. Data tersebut diperoleh dari beberapa sumber data yaitu dari masjid-masjid di wilayah kota Malang yang di dalamnya terdapat hiasan kaligrafi, yaitu masjid Ibnu Sina, masjid Al-Istiqamah, masjid Jami’, masjid Al-Ikhlas, dan masjid As-Sakinah. Dalam penelitian ini, peneliti adalah sebagai instrumen utama. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik pengamatan dan wawancara. Analisis data dalam penelitian di mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh tiga kesimpulan sebagai berikut. Pertama, bacaan (maqra’) khat hiasan masjid di kota Malang terdiri dari empat macam bacaan (maqra’), yaitu maqra’ yang diambil dari: 1) ayat Al-Qur’an, 2) teks Hadist, 3) doa. Bacaan (maqra’) yang mendominasi masjid di kota Malang adalah bacaan (maqra’) yang diambil dari ayat-ayat suci Al-Qur’an. Adapun ayat-ayat suci Al-Qur’an yang digunakan tersebut berisi tentang ajakan dan seruan untuk mendirikan sholat.

Kedua, khat murni yang digunakan sebagai hiasan masjid di kota Malang ditemukan tiga macam khat murni, yaitu khat 1) Tsulust, 2) Naskhi, dan 3) Diwani. Adapun khat murni bergaya Tsulustlah yang banyak digunakan dibandingkan khat murni lain sebagai hiasan khat dalam masjid-masjid yang dijadikan sampel penelitian oleh peneliti di kota Malang.

 

Ketiga, khat kontemporer yang ditemukan peneliti dijadikan sebagai hiasan masjid ada dua, yaitu, 1) khat kontemporer berupa percampuran/perpaduan dua jenis khat, yaitu khat Naskhi dan Tsulust,  2) khat kontemporer berupa khat gaya baru hasil dari imajinasi khatat (kaligrafer/pembuat khat).