SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

analisis thibaq dan muqobalah pada al-qur'an surat al-an'am

fadloilun niam

Abstrak


ABSTRAK

 

Niam, Fadloilun. 2017. Analisis Thibaq dan Muqabalah pada Surat Al-An’am. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hanik Mahliatussikah, M.Hum, (2)Ali Ma’sum, S.Pd., M.A

 

Kata kunci: thibaq, muqabalah, surat Al-An’am

Keindahan bahasa Al-Qur’an telah menarik perhatian berbagai kalangan untuk melakukan penelitian kebahasaan. Thibaq dan muqabalah merupakan satu kajian penting dalam ilmu Badi’. Penguasaan ilmu badi’ dibutuhkan untuk mengetahui macam-macam cara memperindah pembicaraan yang sesuai dengan keadaan. Carauntukmemperindaharti (makna) disebutmuhassinatmaknawiyahdancarauntukmemperindahlafadzdisebutmuhassinatlafdziyah. Di antara ayat-ayat Al-Qur’an yang memuat thibaq dan muqabalah adalah surat Al-An’am. Surat Al-An’am termasuk surat makiyah yang panjang dan (membahas seputar aqidah dan keimanan) yang berbeda dalam tujuan dan maksud dari surat-surat madaniyyah seperti surah Al-Baqarah, Al-Imran, An-Nisa’, dan Al-Ma’idah. Berdasarkan latar belakang inilah penelitian ini dilakukan.

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) ayat-ayat yang mengandung unsur thibaq dan muqabalah dalam surat Al-An’am, (2) bentuk thibaq dan muqabalah dalam surat Al-An’am.

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) yang menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat Al-An’am . Adapun data-datanya berupa ayat-ayat yang mengandung thibaq dan muqabalah. Instrumen dalam penelitian ini adalah penelitin sendiri sebagai human research (instrumen kunci). Adapun analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui (1) menandai  ayat yang menadung unsur thibaq dan muqabalah (2) memasukkan ke dalam tabel ayat yang mengandung unsur thibaq dan muqabalah (3) pengklasifikasian bentuk thibaqdan muqabalah (4) membahas temuan penelitian (5) menyimpulkan.

Berdasdarkan hasil analisis data menunjuukan bahwa (1) Ayat-ayat surat Al-An’am mengandung unsur thibaq sebanyak 50 sebaran, dan muqabalah sebanyak 6 sebaran. (2) dari segi bentuk dalam ayat-ayat surat Al-An’am terdapat dua bentuk thibaq, yang meliputi thibaq ijabi sebanyak 43 sebaran, yang terbentuk dari isim sebanyak 30 sebaran, fi’il sebanyak 8 sebaran, isim dan fi’il sebanyak 4 sebaran, huruf  sebanyak 1 sebaran, dan thibaq salbi sebanyak 7 sebaran yang masing-masing terbentuk dari isim sebanyak 2 sebaran dan terbentuk dari fi’il sebanyak 5 sebaran.  Adapun untuk Muqabalah sebanyak 6 pasang kata yang terdapat pada 6  sebaran ayat. Muqabalah yang ditemukan hanya terdiri dari 2 kata yang berlawanan dengan susunan kata isim + isim X isim + isim pada QS 6:35, fi’il + isim X fi’il + isim pada QS 6:60, fi’il + isim X fi’il+fi’il pada QS 6:76, isim + isim X fi’il+fi’il pada QS 6:77, isim + isim X fi’il + isim pada QS 6:78, dan susunan fi’il + isim X fi’il + isim pada QS 6:95.

 

Saran untuk peneliti lainnya hendaknya para peneliti teks melakukan penelitian lebih lanjut tentang thibaq dan muqabalah dalam teks lainnya, seperti karangan yang bertajuk syi’ir (puisi) atau natsr (prosa), serta ayat-ayat Al-Qur’an dalam surat-surat yang lain.