SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Bahasa Arab "Stand Up category" Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas XA MA Bilingual Batu

Intan Umi Salmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Salmah, Intan Umi. 2017. Penerapan Model PembelajaranBahasa Arab “ Stand Up Category” Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas X A MA Bilingual Batu. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Drs. Muhaiban, Pembimbing (II) Achmad Tohe, M.A.,P.Hd.

 

Kata kunci : pembelajaran bahasa Arab, model pembelajaran stand up cateogory, keterampilan berbicara.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara siswa sebelum diterapkan model pembelajaran stand up category, mendeskripsikan penerapan model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara, dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara siswa setelah diterapkan model pembelajaran stand up category.

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan rancangan penelitian: studi pendahuluan, refleksi siklus I, perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, siklus II, perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, hasilakhir. Dan teknik pengumpulan data menggunakan catatan pengamatan, wawancara, dokumentasi, observasi, pemberian tes dan angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, terdapat 4 tahapan dalam penelitian tindakan kelas yaitu : (a)perencanaan, (b) tindakan, (c) observasi, dan(d) refleksi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pre-test siswa sebelum diterapkan model pembelajaran stand  up category terdapat siswa yang masih mendapat nilai dibawah standard kemampuan minimal (SKM) yaitu 11 dari 22 siswa, dan hasil nilai rata-rata kelas yaitu 68,68. Kemudian pada hasil post-test siklus I Dari 22 siswa yang mencapai nilai standard kemampuan minimal adalah sebanyak 17 siswa dan siswa yang belum mencapai nilai SKM sejumlah 5 siswa.dengan nilai rata-rata kelas 72,31. Pada siklus II terdapat post-test II dari 22 siswa seluruhnya mencapai nilai standard kemampuan minimal, dengan nilai rata-rata 75,95. Dari hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa kelas X A setelah diterapkan model pembelajaran stand up category.

Saran untuk penelitian ini bagi sekolahan yaitu hendaknya model pembelajaran stand up category yang sudah diterapkan oleh peneliti tidak hanya diterapkan di kelas X A akan tetapi diterapkan di seluruh kelas di MA Bilingual terkhusus pelajaran bahasa Arab pada keterampilan berbicara. Dan untuk jurusan sastra Arab yaitu model pembelajaran ini bias diterapkan untuk mahasiswa sastra Arab sesuai dengan langkah-langkah dan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. Kemudian saran untuk peneliti selanjutnya yaitu mengembangkan model pembelajaran stand up category untuk pelajaran yang ada kaitanya dengan keterampilan berbicara.