SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Pengajaran Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan Buku Iqro' di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Miftahul Khairat Sumbersari-Malang

Supriyanto Supriyanto

Abstrak


Perhatian dan usaha untuk mempelajari Al-Qur'an bukan hanya dipelajari oleh
para pemeluk agama Islam di jazirah arab  saja, tetapi juga berkembang sampai ke
negara-negara pinggiran Islam, seperti dunia Melayu yang mencakup Malaysia dan
Indonesia. Di Indonesia, buku pegangan pembelajaran Al-Qur'an (pengajaran baca-
tulis huruf Al-Qur'an) yang umum diajarkan kepada anak-anak adalah buku “Iqra”.
Adapun penggunaan buku Iqro' dalam pembelajaran bertujuan untuk mempermudah
para siswa dalam membaca Al-Qur'an khususnya kepada siswa kelas II TPA-MK.
Dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada buku  Iqro' peneliti
memilih sebagai bahan penelitian. 
Penelitian ini dimaksudkan untuk mendiskripsikan secara obyektif  tentang (1)
efektivitas pengajaran membaca Al-Qur'an dengan menggunakan buku  Iqro'  yang
tercermin dalam kelancaran membaca, (2) efektivitas pengajaran membaca Al-Qur'an
dengan menggunakan buku Iqro' yang tercermin dalam ketepatan baacaan bertajwid
(luluh sempurna/idzgham dan ikhfa', jelas/idzhar, gunnah dan iqlab  ), ketepatan
bacaan panjang dan pendek (mad thobii).
Adapun rancanagan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif
kuantitatif  dengan desain metode pra-eksperimen. Sedangkan untuk menjaraing data
di lapangan peneliti menggunakan  posttest melalui satu kelompok (one-
groupposttest), dengan mengambil populasi seluruh  santri kelas TPA II Miftahul
Khairat Sumbersari-Malang yang sedang mempelajari buku  Iqro' jilid 4-5 dengan
jumlah 15 siswa. Sedangkan instrumen penelitian ini menggunakan tes membaca Al-
Qur’an yang diambil dari ayat dari surat pilihan.
Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah (1) pra anlisis, yaitu seluruh
data yang diperoleh diperiksa kembali untuk menghindari kesalahan, (2) penyekoran
data, yaitu memberi nilai nominal dan maksimal kepada santri yang disesuaikan
dengan kemampuan membaca santri, misalnya (a) bila santri membaca dengan lancar
dan benar diberi nilai sangat efektif   antar 92-100, (b) bila membaca lancar akan
tetapi masih terdapat kesalahan-kesalahan bacaan bertajwid (luluh sempurna/idzgham
dan ikhfa', jelas/idzhar, gunnah dan iqlab, dan ketepatan bacaan panjang dan
pendek/mad thobii) maka diberi nilai efektif antara 80-91, (c) bila membaca kurang
lancar dan terdapat kesalahan membaca baik bacaan bertajwid maka diberi nilai cikup
efektif antara 66-79, (d) bila membaca tidak lancar dan terdapat kesalahan membaca
baik bacaan  tajwid maupun bacaan panjang dan pendek (mad thobii) maka diberi   ii
nilai kurang efektif 0-65. Dari data yang diperoleh digunakan untuk mencari
pensekalahan biji, kemudian seluruh nilai diolah dalam komputer SPSS. 11.10. Untuk
menguji tingkat efektivitas data, penelitian ini menggunakan sebaran frekuensi relatif,
yaitu dengan cara melihat rata-rata hasil dan membandingkan dengan standar nilai
yang diinginkan. 
Adapun hasil akhir penelitian kelancaran membaca Al-Qur'an siswa kelas
TPA II-MK adalah 24 kata per menit  dengan skor 35 . Berdasarkan hasil temuan
nilai rata-rata tersebut, kelancaran  membaca Al-Qur’an siswa TPA II-MK kurang
efektif. Sedangkan pada kemampuan membaca bacaan bertajwid (luluh
sempurna/idzgham dan ikhfa', jelas/idzhar, gunnah dan iqlab  ), bacaan panjang dan
pendek yang terdapat pada ayat-ayat yang diujikan mendapat jumlah nilai mutlak
85,29 (efektif). Berdasarkan ketentuan hasil akhir yang didapatkan, dinyatakan bahwa
"Pengajaran Membaca Al-Qur'an Melalui buku Iqro" efektif .
  Dari hasil penelitian disarankan  bagi guru untuk dapat mengembangkan
metode-metode pembelajaran yang dapat menunjang kemampuan membaca Al-
Qur'an. Siswa dan guru hendaknya meningkatkan pengelolaan-pengelolaan kelas
dengan baik yang dapat membangkitkan semangat belajar siswa untuk bersikap
positif terhadap pembelajaran Al-Qur'an. Bagi wali santri Disarankan agar
membimbing putra-putrinya secara privat di rumah, serta memberikan buku pedoman
mengaji sendiri sebagai penunjang buku  Iqro'. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan
melakukan penelitian lebih lanjut dengan menambah variabel dan populasi yang lebih
luas agar hasilnya nampak lebih sempurna.