SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontinuitas Kompetensi dan Materi Pembelajaran Bahasa Arab antara TK dan SD Islam pada Yayasan Nurul-Masyithah Lumajang

Catur Putri Wibawanti

Abstrak


Metode penelitian yang digunakan berupa rancangan penelitian deskriptif
kualitatif. Penelitian ini dilakukan di RA Muslimat III dan SD Islam Tompokersan
Yayasan Nurul-Masyithah Lumajang, bulan Juli-Desember 2006. Data-data yang
diperlukan berupa  data tentang kompetensi dan materi PBA di TK dan di SD
Islam yangdiperoleh dari sumber data berupa dokumen yang terdiri atas
kurikulum bahasa Arab TK dan SDI, bahan Ajar bahasa Arab TK dan SDI, dan
kepala sekolah dan guru bahasa Arab di TK dan di SD Islam sebagai informan.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi terhadap kurikulum dan
materi PBA TK dan SDI, angket untuk guru bahasa Arab TK dan SD, wawancara
dengan Kepala Sekolah TK dan SD, dan observasi. Teknis analisis data yang
dipakai adalah deskriptif dan komparatif. Dengan analisis ini, peneliti  dapat
mendeskripsikan fenomena tentang bentuk kontinuitas kompetensi dan
kontinuitas materi PBA di TK dan di SDI yang tercantum dalam kurikulum dan
bahan ajar bahasa Arab dengan mengelompokkan data-data yang diperoleh
berdasar statusnya dalam bentuk tabel, dan dikomparasikan untuk menemukan
persamaan, perbedaan, dan hubungan antar setiap komponen, kemudian dilakukan
penyimpulan dan interpretasi terhadap fenomena tersebut, sehingga ditemukan
gambaran kontinuitas kompetensi dan materi PBA antara TK dan SD Islam pada
Yayasan Nurul-Masyithah Lumajang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi PBA di TK masih
meliputi melafalkan, menghafal, dan menulis kosa kata berbahasa Arab sesuai
dengan tema, sedangkan kompetensi PBA di SD Islam adalah (1) melafalkan kosa
kata dan kalimat dengan intonasi yang baik dan benar, (2) membaca kosa kata,
kalimat, teks bacaan, serta hiwar dengan bunyi dan intonasi yang baik dan benar,
(3) menghafal kosa kata dan kalimat sesuai dengan tema, (4) menulis kosa kata
dan kalimat, serta membuat kaliamat-kalimat pendek dengan struktur/pola kalimat
tertentu, (5) bercakap dan mendemonstrasikan hiwar sesuai dengan tema, dan (6)
menyimak dengan teliti dan konsentrasi materi yang diprogramkan. Materi PBA
di TK hanya berupa kosa kata yang berbentuk isim tanpa diajarkan pola kalimat sederhana, sedangkan materi PBA di SD sudah berupa kosa kata, kalimat
sederhana, teks sederhana, dan bahan hiwar. 
Ditemukan kontinuitas kompetensi PBA antara TK dan SD Islam pada
Yayasan Nurul-Masyithah, yaitu terletak pada terjadinya kontinuitas dari
kompetensi melafalkan kosa kata menjadi melafalkan kosa kata dan kalimat
sederhana dengan intonasi yang baik dan benar, dari kompetensi menghafalkan
kosa kata menjadi melafalkan kosa kata dan kalimat sederhana dengan baik dan
benar, dari kompetensi menulis kosa kata berupa huruf hijaiyyah di awal kata
menjadi menulis kosa kata dan kalimat sederhana dengan huruf terpisah dan
bersambung, dari kompetensi membaca kosa kata menjadi membaca kosa kata,
kalimat, teks sederhana, dan bahan hiwar dengan bunyi dan intonasi yang baik
dan benar, dari belum ditetapkannya kompetensi bercakap menjadi adanya
kompetensi bercakap tentang tema yang diprogramkan. Adapun kontinuitas materi 
PBA antara TK dan di SD Islam pada Yayasan Nurul-Masyithah Lumajang adalah
sebagai berikut. (1) berdasarkan tema materi yang diajarkan, terjadi kontinuitas
dari tema yang sederhana menjadi tema yang lebih luas, (2) berdasarkan isi
materi, terjadi kontinuitas  dari isi materi yang berupa kosa kata bentuk isim saja
ke kosa kata dan kalimat yang mengandung isim dan fi’il, (3) berdasarkan
penyajian materi kontinuitas dalam penyajian materi yaitu dari bentuk gambar dan
kosa kata menjadi bentuk gambar, kosa kata, kalimat, teks sederhana, dan hiwar.
Dengan gambaran di atas, dapat ditemukan adanya kontinuitas antara kompetensi
dan materi PBA di TK dan di SD Islam yayasan Nurul-Masyithah tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diberikan berbagai saran berikut.
Bagi TK, agar (1) lebih diperhatikan prinsip-prinsip penyusunan materi PBA
untuk anak, (2) dalam pengajaran kosa kata dimasukkan ke dalam pola kalimat
sederhana, (3) ditambahkan materi berupa hiwar sederhana, (4) dibedakan antara
materi PBA untuk siswa kelas A dan B. Bagi SD Islam, agar (1) lebih
diperhatikan prinsip-prinsip penyusunan materi PBA untuk anak, (2) diperhatikan
kontinuitas kompetensi dan materi PBA berdasarkan taraf kesulitan dan tingkat
kelas siswa. Yayasan Nurul-Masyithah perlu lebih memperhatikan kontinuitas
kompetensi dan materi PBA di lembaga sekolah yang dinaunginya. Bagi Jurusan
Sastra Arab UM, agar diadakan penelitian lebih lanjut tentang kontinuitas
kompetensi dan materi PBA untuk anak dari  jenjang yang paling dasar ke jenjang
berikutnya, terutama pada sekolah-sekolah yang berada di bawah yayasan yang
sama.