SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perubahan Fonologis pada Bahasa Arab ‘A:miyyah Dialek Mesir dalam VCD Arabic Made Easy

Muchamad Saifullah

Abstrak


<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Tahoma; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:1627421319 -2147483648 8 0 66047 0;} @font-face {font-family:"Wingdings 3"; panose-1:5 4 1 2 1 8 7 7 7 7; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:"Traditional Arabic"; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-alt:"Times New Roman"; mso-font-charset:178; mso-generic-font-family:auto; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:8193 0 0 0 64 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->

Dalam kehidupan sehari-hari bangsa Mesir menggunakan bahasa Arab ‘A:miyyah (BAA)  untuk berkomunikasi. Frekuensi penggunaan BAA yang tinggi memungkinkan terjadinya perubahan. Perubahan tersebut lebih banyak terjadi pada tataran fonologis atau bunyi, sebab frekuensi keterpakaiannya paling dominan dibanding tataran lain (Abuhamdia,1988:1240).

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan fonologis dalam BAA dialek Mesir. Rancangan penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik representatif yakni penelaahan intensif  terhadap sumber data sampai tidak ditemukan lagi informasi yang baru, kemudian data yang ada dikumpulkan dengan teknik simak dan teknik catat. Langkah analisis yang dilakukan adalah menentukan jenis-jenis perubahan fonologis BAA berdasarkan hasil inferensi dalam VCD ‘Arabic Made Easy’, mengklasifikasikan bentuk-bentuk perubahan fonologis, memaparkan analisa tentang perubahan-perubahan fonologi BAA beserta faktor dan alasannya berdasarkan teori-teori yang relevan, dan terakhir adalah tahap validasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fonologis yang terjadi meliputi: penambahan bunyi, pelesapan bunyi, dan penggantian bunyi. Proses penambahan bunyi dapat ditemukan baik di awal (protesis), di tengah (epentesisi), dan di akhir (paragog) sebuah kata. Proses ini memiliki intensitas yang kecil dalam BAA Mesir. Pada proses pelesapan bunyi juga terdiri dari tiga macam, yaitu pelesapan bunyi awal (aferesis), pelesapan bunyi tengah (sinkop), dan pelesapan bunyi akhir (apokop). Di antara ketiga macam tersebut proses apokop atau waqaf ‘hentian akhir’ memiliki intensitas kejadian yang paling tinggi serta memiliki dua bentuk, yaitu (1) pelesapan bunyi /h/ dan (2) pelesapan konsonan. Proses pelesapan bunyi memiliki frekuensi kejadian yang tinggi dalam BAA Mesir. Proses yang terakhir adalah penggantian bunyi ‘?ibdal’. Proses ini juga sering terjadi dalam BAA dialek Mesir. Beberapa bentuk penggantian bunyi yang ditemukan adalah : 1) penggantian konsonan /q/ g/?/, (2) penggantian /j/ g [g], (3) penggantian /θ/ g /t/, (4) penggantian /ð/ g /d/, (5) penggantian /?/g /y/, (6) Penggantian /l/ g/n/, (7) penggantian diftong (/ay/ g[e:]; /aw/ g[o:]), (8) penggantian vokal depan, (9) penggantian vokal pendek, (10) penggantian posisi fonem, (11) penggantian bentuk /iKa/ g /yy/, dan (12) penggantian ke bentuk taSǥi:r.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk mengadakan penelitian lanjutan pada dialek-dialek bahasa Arab lain yang sangat banyak jumlahnya serta pada tataran kebahasaan lainnya seperti pada tataran morfologi, sintaksis maupun pada tataran simantik.