SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Bahasa Arab di SD Plus Al-Kautsar Malang

Nurul Hidayati

Abstrak


Bahasa Arab tidak saja diajarkan pada lembaga pendidikan keagamaan yang berada di bawah naungan Departemen Agama seperti pada madrasah ibtidaiyah (MI), tsanawiyah (MTs) dan madrasah a’liyah (MA), akan tetapi juga telah diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan umum yang berada di bawah naungan Departemen Pendidikan Nasional seperti di TK, SD, SMP, dan SMA. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai memberikan apresiasi yang signifikan terhadap keberadaan bahasa Arab. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab untuk anak juga menduduki tempat yang strategis karena adanya lembaga formal dan non formal yang berupaya untuk mengembangkannya. Di samping itu, pada usia dini mempelajari bahasa Arab cenderung mudah karena pelafalan mereka mudah dibentuk.

Penelitian ini dilaksanakan di SD Plus AL-Kautsar Malang. Alasan pemilihan sekolah ini karena sekolah ini mengajarkan bahasa Arab pada kelas 1 sejak pertama kali sekolah ini diresmikan pada tahun 2003.

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran bahasa Arab di SD Plus Al-Kautsar Malang yang meliputi materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi atau sistem penilaian yang digunakan.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3, guru bahasa Arab kelas 3, dan kepala sekolah. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan berupa data dari hasil observasi kelas selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen bantunya adalah berupa angket dan panduan wawancara kepada guru dan kepala sekolah. Secara langsung peneliti terlibat dalam kegiatan pengumpulan dan penganalisaan data. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisa dalam bentuk deskriptif kualitatif.

Hasil dari penelitian ini adalah (1) tujuan pembelajaran bahasa Arab di SD Plus Al-Kautsar Malang adalah (a) untuk mengenalkan bahasa Arab sejak dini, (b) memberikan wawasan berbahasa Arab, dan (c) agar siswa dapat berkomunikasi sederhana dalam bahasa Arab tentang kehidupan sehari-hari. Sedangkan panduan pengajaran berupa kurikulum dibuat sendiri oleh guru yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kebutuhan siswa. Selain itu, guru yang mengajar bahasa Arab di kelas 3 ini juga telah memenuhi kualifikasi sebagai guru bahasa Arab, salah satunya karena guru tersebut lulusan pendidikan bahasa Arab sehingga sesuai dengan bidang yang diajarkannya; (2) materi yang diajarkan untuk siswa kelas 3 adalah tema-tema yang berhubungan dengan rumah sakit, alat transportasi, huruf hijaiyah, benda-benda alam, hitungan, alat-alat rumah tangga, ibadah, anggota badan, di rumah, dan di sekolah. Materi dibuat sendiri oleh guru yang telah disesuaikan dengan lingkungan siswa dan merupakan kelanjutan dari materi kelas 1 dan 2; (3) metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab adalah metode audio lingual yang di dalamnya juga terdapat metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode latihan. Sedangkan strategi yang digunakan adalah strategi kognitif dan strategi pembelajaran melalui pemerolehan dengan menggunakan teknik pelatihan, tanya jawab, terjemah, pengulangan, permainan, dan teknik bercerita; (4) media yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab adalah cenderung pada media visual seperti media gambar, kartu kata, dan flash card. Walaupun demikian, sekolah ini juga memiliki media elektronik seperti tape, kaset, CD, video, TV, OHP, dan LCD, akan tetapi penggunaannya belum maksimal dalam pembelajaran karena media-media tersebut membutuhkan ruang tersendiri, sedangkan sekolah belum menyediakan ruang khusus untuk media tersebut yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar; (5) evaluasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas 3 adalah dengan menggunakan tes lisan dan tes tulis. Ada tiga sistem penilaian yang dilaksanakan di sekolah ini yaitu nilai hasil belajar (NHB), Uji kompetensi (UK), dan penilaian akhir semester. NHB dilaksanakan pada setiap pertemuan dengan menggunakan tes lisan yaitu memberikan pertanyaan langsung tentang materi yang diajarkan untuk mengukur kemampuan berbahasa lisan siswa. Sedangkan UK dilaksanakan pada setiap selesai satu bab atau satu bulan sekali dengan menggunakan tes tulis sebagaimana tes yang dilaksanakan pada setiap akhir semester.

Disarankan bagi sekolah dan yayasan hendaknya memaksimalkan media yang ada dengan berusaha menyediakan ruang tersendiri atau melengkapi fasilitas yang dapat digunakan untuk pemanfaatan media elektronik agar dapat menunjang proses pembelajaran. Sedangkan bagi guru, hendaknya lebih memaksimalkan dan memanfaatkan penggunaan media yang telah tersedia, lebih mengembangkan metode yang telah ada agar pembelajaran lebih variatif dan lebih menarik minat dan perhatian siswa dalam belajar.