SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Validitas Isi Latihan-latihan BTBA untuk MA Kelas I Terbitan Toha Putra (2004) dan Depag Jatim

Syaiful Akbar

Abstrak


Dalam setiap bentuk pembelajaran dibutuhkan sarana penunjang yang dapat memperlancar kegiatan pembelajaran. Salah satu sarana tersebut adalah buku teks. Buku teks berisi pengembangan pokok-pokok materi yang disusun berdasarkan program dan disesuaikan tujuan pembelajaran. Salah satu komponen isi buku teks adalah latihan-latihan yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Latihan tersebut ditunjukkan untuk memperoleh informasi tentang ketercapaian tujuan pembelajaran, yaitu untuk mengetahui tingkat pemahaman pembelajar terhadap materi yang telah dipelajari. Latihan bertujuan untuk mengetahui hasil dari proses pembelajaran. Latihan harus memenuhi persyaratan kriteria latihan/tes yang baik, yaitu: validitas, realibilitas, obyektivitas, praktibilitas, dan ekonomis. Validitas merupakan syarat yang penting dan harus dimiliki oleh setiap jenis tes termasuk latihan-latihan dalam BTBA. Sebuah tes dikatakan valid apabila tes itu dapat dengan tepat mengukur apa yang hendak diukur dengan menggunakan tes tersebut.

Beranjak dari fenomena diatas, penelitian ini mengangkat permasalahan validitas isi latihan dalam BTBA untuk Madrasah Aliyah kelas I terbitan Toha Putra (2004) dan Depag  Jatim yang mencerminkan kompetensi dasar dan indikator yang terdapat dalam kurikulum 2004. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan validitas isi latihan-latihan dalam keterampilan membaca, aspek tata bahasa, keterampilan berbicara, dan keterampilan menulis.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah latihan-latihan dalam BTBA untuk MA kelas I karya Dr. D. Hidayat, penerbit PT. Toha Putra (2004) dan BTBA untuk MA kelas I Depag Jatim karya Khoirul Huda, M. Ag, Drs. Badarman, MA, dan Drs. H. Abd Shomad, M. Ag, penerbit PT. Wahana Dinamika karya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen non tes berupa penelitian sendiri sebagai instrumen utama serta tabel-tabel perekaman data latihan BTBA sebagai instrumen penunjang. Analisis data dilakukan dengan menyeleksi data yang digunakan sesuai dengan masalah penelitian, mengklasifikasikan data latihan-latihan dalam BTBA menurut kategori tujuan dan tema yang ada dalam kurikulum, memberi kode pada data, mentabulasi hasil interpretasi, dan menyimpulkan.

Dari proses analisis data dihasilkan bahwa, keterampilan membaca dalam latihan BTBA terbitan Toha Putra (2004) dan terbitan Depag Jatim tidak mencerminkan validitas isi, karena latihan-latihannya lebih banyak mengukur pada aspek kosa kata daripada mengukur tentang pemahaman bacaan. Dalam latihan aspek tata bahasa BTBA terbitan Toha Putra (2004) mencerminkan validitas isi, demikian juga BTBA terbitan Depag jatim. Keterampilan berbicara dalam latihan BTBA terbitan Toha Putra (2004) dan Depag Jatim memiliki validitas isi karena, pada latihan berbicara menunjukkan adanya kompetensi berbicara. Aspek yang terakhir adalah keterampilan menulis. Dalam latihan BTBA terbitan Toha Putra (2004) dan Depag Jatim keterampilan menulis mencerminkan validitas isi.

Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan saran-saran sebagai berikut.

Guru bahasa Arab, hendaknya agar lebih kreatif dalam menggunakan BTBA. Sedangkan pembelajar bahasa Arab, hendaknya lebih aktif dalam menggunakan dan memanfaatkan BTBA sebagai sumber belajar. Penyusun BTBA hendaknya selalu memperhatikan rambu-rambu penyusunan latihan yang baik (kriteria tes atau latihan, dll) dan latihan-latihan yang disajikan harus disesuaikan dengan keterampilan yang seharusnya diukur, sehingga tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran dapat terwujud. Peneliti, selanjutnya melakukan penelitian yang lebih luas dan kompleks tentang validitas isi yang berkaitan dengan penskoran latihan-latihan BTBA untuk MA kelas I dan realibilitas serta kepraktisan dari latihan atau tes bidang studi bahasa Arab.