SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kalimat Performatif Dalam Kumpulan Cerpen Silsilah Al-Adab Al-Islamiyah Li Al-Athfal Karya Ar-Rajabi dan ‘Ukasyah

Dwi Ningrum Rohmawati

Abstrak


<!-- /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->

Percakapan merupakan hal yang penting dalam aplikasi bahasa. Disamping bentuk penyataan, seruan ataupun perintah, bentuk pertanyaan adalah yang paling banyak digunakan dalam percakapan. Dalam bahasa Arab bentuk pertanyaan terangkai dalam ilmu Balaghah dalam kajian kalimat performatif/kalam insya’. Pertanyaan dalam percakapan lisan ataupun tulisan mempunyai arti masing-masing dan fungsi yang berbeda-beda tergantung pada maksud dan tujuan penutur menyampaikan tuturannya. Satu pertanyaan bisa mengandung beberapa fungsi, sehingga perlu mendapat perhatian.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan (1) fungsi pertanyaan, (2) jenis pertanyaan, (3) bentuk respon mitra tutur terhadap pertanyaan penutur, dan (4) waktu pertanyaan disampaikan penutur kepada mitra tutur dalam kumpulan cerita SILA karya Ar-Rajabi dan ‘Ukasyah.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik analisis isi diadopsi dari Klaus Krippendorf (diterjemahkan oleh Farid Wajidi) yang mempunyai beberapa unsur yaitu (1) pembentukan data, (2) reduksi data, (3) penarikan inferensi, dan (4) analisis (digunakan dalam butir prosedur analisis data). Data penelitian berupa kalimat-kalimat pertanyaan, dan sumber data adalah kumpulan cerita SILA. Instrumen inti dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sedangkan instrumen bantu berupa tabel-tabel untuk mengidentifikasi pertanyaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kumpulan cerpen SILA ditemukan 16 fungsi pertanyaan yang meliputi fungsi (1) meminta informasi ((الإستعلام, (2) meminta kepastian (الإستنباط), (3) menyatakan keheranan (التعجب),  (4) keluhan (الشكوى), (5) memberi stimulus (التشويق), (6) sapaan (الخطاب), (7) cemooh (التحقير), (8) memperingatkan (التنبيه), (9) menyesali (التحسر), (10) mengancam (الوعيد), (11) mempertegas (التقرير), (12) permohonan (الرجاء), (13) menyatakan kemustahilan (الإستبعاد), (14) mengolok-olok (التهاكم), (15) melemahkan semangat (الإستبطاع), dan (16) ketakutan (الخشية).

Kemudian jenis pertanyaan dibedakan menjadi dua yaitu (1) pertanyaan retoris, dan (2) pertanyaan aretoris, sedangkan respon mitra tutur dibedakan menjadi dua, yaitu (1) respon verbal, dan (2) respon nonverbal. Respon verbal dapat berupa kalimat  berita dan kalimat tanya, sedangkan respon nonverbal berupa respon tawa, diam, dan tindakan.

Terdapat 14 situasi dan kondisi penutur dalam mengungkapkan tuturannya di dalam cerita ini, yaitu (1) dengan senang /cinta( بحب) , (2)   dengan marah (بغضب),  (3) dengan gembira( بفرح), (4) dengan kebingungan

( بدهشة), (5) dengan kekaguman (بحيرة), (6) tertawa ( ضحك), (7) memandang dengan aneh (استغرب), (8) dengan lesu (بملل), (9) dengan kemarahan (بغيظ), (10) dengan mengejek (بسخرية), (11) gelisah (بخجل), (12) dengan katakutan (بخوف), (13) keingintahuan (بفضول), (14) dengan takjub (بالتعجب).

Berdasarkan penelitian ini, dikemukakan saran yaitu diharapkan diadakan penelitian lanjutan yang meneliti tentang kumpulan cerpen ini yang meliputi karakter tokoh-tokoh serta alur-alur cerita, karena penelitian terhadap karakter ataupun alur dalam cerita berbahasa Arab masih jarang dilakukan, utamanya di Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang. Penelitian tersebut tidak hanya untuk cerita ini saja, akan tetapi tentang novel-novel lain.