SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Bahasa Arab di TK Islam Plus Qurrota Ayun Malang

Elsi Nuryati

Abstrak


Pembelajaran Bahasa Arab sekarang telah  diajarkan di jenjang taman kanak-
kanak (TK). Hal ini dilakukan agar anak-anak siap dalam menghadapi pelajaran
bahasa Arab ketika masuk ke jenjang sekolah dasar. Selain itu, juga untuk memenuhi
minat masyarakat dan sekolah yang menyadari pentingnya pembelajaran bahasa asing
sejak dini. Tetapi, tidak semua TK memasukkan pelajaran bahasa Arab dalam
kurikulum di sekolah mereka. Penemuan-penemuan baru yang terbatas pada bidang
Pembelajaran Bahasa Arab menjadi penting, untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Penelitian ini difokuskan pada Pembelajaran Bahasa Arab di TK Islam Plus
Qurrota A’yun Malang. Sekolah ini dipilih karena pertama, sekolah ini telah
memasukkan pelajaran bahasa Arab sejak pertama kali berdiri. Kedua, TK ini
dianggap memiliki nilai lebih di masyarakat yaitu dapat menghasilkan lulusan yang
handal, lulusan dari TK ini banyak diterima di sekolah unggulan di Malang serta
dalam pembelajarannya dikatakan berhasil dalam meningkatkan prestasi belajar
siswa. Kurikulum formalnya mengikuti DEPDIKNAS sedangkan kurikulum
tambahannya perpaduan dari kurikulum DEPAG dan TPQ/TPA dengan pengenalan
bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan
pembelajaran bahasa Arab di TK Islam Plus Qurrota A’yun Malang yang mencakup
(1) tujuan, (2) materi, (3) metode, (4) media, (5) evaluasi, dan (6) faktor pendukung
dan penghambat dalam pembelajaran bahasa Arab.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan metode
deskriptif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa hasil observasi
kegiatan belajar-mengajar dalam kelas serta hasil wawancara  dengan guru. Dalam
penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen utama dan instrumen bantu berupa
pedoman wawancara dan angket. Peneliti secara langsung terlibat dalam kegiatan
pengumpulan, penyeleksian, serta penganalisisan data penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, tujuan pembelajaran bahasa
Arab di TK Islam Plus Qurrota A’yun Malang adalah (a) mengenalkan bahasa Arab
pada anak didik (b) agar anak dapat berbahasa asing (selain bahasa Indonesia )
walaupun hanya sedikit. Dari tujuan tersebut, sekolah memiliki target yang ingin
dicapai yaitu agar anak dapat faham dan fasih dalam pengucapan kata berbahasa
Arab. Panduan dalam pembelajaran dibuat sendiri oleh guru dengan merujuk pada
kurikulum yang ada dan disesuaikan dengan karakteristik anak.
Kedua, materi yang diajarkan berupa nama benda, angka (1 - 20), nama
anggota badan, nama hari, nama bulan, warna, percakapan sederhana dalam
kehidupan sehari-hari. Ketiga, metode yang digunakan adalah (a) metode kognitifdengan teknik pelatihan melalui pengulangan, pengenalan dan penggabungan contoh
pola kalimat, (b) metode pembelajaran melalui pemerolehan dengan menggunakan
teknik bermain dan bernyanyi.
Keempat, media yang digunakan adalah gambar, alat peraga atau model, dan
benda asli. Gambar digunakan untuk mengenalkan nama benda yang ada di dalam
gambar seperti gambar buah-buahan, sedangkan alat peraga atau model seperti kayu
berbentuk segitiga, lingkaran, dan balok dengan warna yang berlainan untuk
mengenalkan warna. Benda-benda asli yang dimaksud adalah benda-benda di sekitar
kelas seperti pulpen, buku, kursi, jendela, papan tulis dan diri anak sendiri untuk
mengenalkan nama anggota tubuh dalam bahasa Arab.
Kelima, evaluasi secara lisan dilakukan pada saat berlangsungnya
pembelajaran bahasa Arab. Keenam, faktor pendukung dalam pembelajaran bahasa
Arab di TK Islam Plus Qurrota A’yun Malang berupa media yang sebenarnya
keberadaannya masih sedikit, serta semangat guru dalam mengajarkan bahasa Arab
kepada siswa dan antusias siswa dalam belajar di kelas. Sedangkan faktor
penghambatnya meliputi (a) keterbatasan guru dalam penguasan PBA, (b)
kemampuan siswa, (c) keterbatasan media, dan (d) kurangnya dukungan dari
orangtua/wali murid.
Disarankan kepada sekolah dan yayasan, agar lebih memperhatikan proses
belajar mengajar dalam pembelajaran bahasa Arab dengan berusaha melengkapi
kekurangan yang ada dalam pembelajaran bahasa Arab, seperti penambahan media
pembelajaran, mengadakan kerjasama dengan lembaga lain, dan mengikutsertkan
guru dalam lokakarya atau seminar tentang pembelajaran bahasa Arab untuk anak.
Sedangkan saran bagi guru, hendaknya lebih memperdalam pengetahuan
tentang pembelajaran bahasa Arab untuk anak dengan aktif mengikuti pelatihan-
pelatihan pembelajaran bahasa Arab untuk anak yang diadakan oleh lembaga lain,
dan mengembangkan metode yang ada sehingga siswa lebih tertarik, dan lebih kreatif
dalam membuat media dan memanfaatkan media yang ada, sehingga pembelajaran
bahasa Arab untuk anak berjalan lebih efektif.