SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Makna Preposisi Fii dalam Al-Qur’an serta Padanannya dalam Bahasa Indonesia

Lu’luatul Azizah

Abstrak


Bahasa Arab dikenal kaya makna, memiliki puluhan ribu bahkan jutaan kosa kata untuk mengungkapkan  jenis, kualitas, kondisi dan jumlahnya. Kekayaan makna bahasa Arab tidak terbatas pada kata tetapi termasuk kekayaan makna huruf. Kekayaan makna yang dimiliki bahasa Arab memerlukan kewaspadaan tersendiri bagi penerjemah bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia ketika melakukan proses penerjemahan sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mencari padanan kata. Dalam kaitannya dengan makna kata, Kamalie (2002:2) menyebutkan salah satu masalah dalam penerjemahan adalah preposisi.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi makna preposisi fii dalam Al-Qur’an, padanannya dalam bahasa Indonesia, dan kata yang menyertai preposisi fii dalam AL-Qur’an.

Rancangan penellitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik dokumenter, karena data yang diambil bersumber dari tulisan. Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah menginventarisasi kemunculan preposisi fii dari Al-Qur’an melalui program Holly Qur’an, mengklasifikasikan menurut makna fii dalam bahasa sumber (bahasa Arab) dan padanannya dalam bahasa sasaran (bahasa Indonesia), dan mengklasifikasikan kata yang menyertai fii dalam Al-Qur’an baik sebelum atau sesudah fii berupa fi’il dan isim.

            Hasil penelitian ini menunjukkan preposisi fii dalam Al-Qur’an sebanyak 1675 buah yang tersebar pada 97 surat dengan frekuensi kemunculan yang berbeda pada setiap ayat memiliki makna yang berlainan yaitu (1) dzarfiyah sebanyak 1404 buah (83,82%) mempunyai 26 padanan pada terjemahan Al-Qur’an, (2) al-sababiyah/ al-ta’lil sebanyak 9 buah (0,54%) mempunyai dua padanan pada terjemahan Al-Qur’an, (3) makna ma’a sebanyak 13 buah (0,77%) mempunyai tiga padanan pada terjemahan Al-Qur’an, (4) isti’la/ makna ‘alaa sebanyak 78 buah (4,65%) mempunyai dua padanan pada terjemahan Al-Qur’an (5) Al-muqayasah sebanyak dua buah (0,12%) hanya mempunyai satu padanan pada terjemahan Al-Qur’an, (6) al-ilshaq sebanyak 4 buah (0,84%) mempunyai satu padanan pada terjemahan Al-Qur’an  dan (7) makna ilaa sebanyak 165 buah (9,85%) mempunyai delapan padanan pada terjemahan Al-Qur’an. Adapun kata  yang menyertai preposisi fii dalam Al-Qur’an sehingga mempengaruhi perpadanan preposisi fii dalam terjemahan Al-Qur’an  berupa kata atau gabungan kata dan turunannya baik berupa isim dan fi’il

Berdasarkan penelitian ini disarankan adanya penelitian-penelitian lanjutan tentang makna huruf karena masih banyak huruf-huruf yang belum diteliti misalkan huruf nasab, jar, jazm, dan lain-lain baik dalam Al-Qur’an atau teks-teks bahasa Arab yang lain seperti novel.