SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Huruf Hijaiah Pada Peserta Didik Tunarungu di SDLB Negeri Campurdarat Kabupaten Tulungagung

IRMA RACHMAYANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Rachmayanti, Irma. 2012. Pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu di SDLB Negeri Campurdarat, kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Hanik Mahliatussikah, S.Ag, M.Hum, (II) Dr. Lilik Nur Kholidah, M.Pd.

 

Kata kunci: huruf hijaiah, tunarungu, Tulungagung

Pembelajaran huruf hijaiah merupakan salah satu tahap pembelajaran yang harus dilaksanakan untuk memahami bahasa Arab dan al-Quran. Terdapat beberapa hal yang mendasari dilaksanakannya penelitian ini yaitu, (1) belum ditemukannya penelitian tentang pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) pada penelitian-penelitian sebelumnya, baik di Jurusan Sastra Arab, fakultas sastra, Universitas Negeri Malang, maupun di jurusan lain, (2) penelitian ini dirasa perlu, karena untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dalam pembelajaran huruf hijaiah bagi tunarungu dengan peserta didik di sekolah dasar umum, (3) pembelajaran bahasa untuk peserta didik berkebutuhan khusus, terutama bahasa asing yang di dalamnya termasuk bahasa Arab selama ini kurang mendapat perhatian, baik dari segi metode, media, dan sebagainya. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan bisa dijadikan refleksi terhadap pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya peserta didik tunarungu.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu di SDLBN Campurdarat. Dalam pembelajaran terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu di SDLBN Campurdarat, kabupaten Tulungagung.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian yang diperoleh berupa data kualitatif yang terkait dengan pembelajaran huruf hijaiah di SDLBN Campurdarat yaitu a) perencanaan, yaitu  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), silabus PAI, dan program pengajaran semester I tahun 2012/2013, b) pelaksanaan, meliputi langkah-langkah, bahan ajar dan media pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu di SDLBN Campurdarat, c) evaluasi, yaitu kegiatan evaluasi dan alat ukur yang digunakan dalam pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu di SDLBN Campurdarat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa human instrumen, yaitu peneliti sendiri. Untuk pengecekan keabsahan temuan maka dilakukan pengujian credibility, tranferability, dependability, dan confirmability. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap penyusunan laporan berdasarkan data yang diperoleh.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga hasil simpulan sebagai berikut. Pertama, perencanaan yang digunakan dalam pembelajaran huruf hijaiah di SDLBN Campurdarat adalah program pengajaran semester I tahun 2012/ 2013, silabus PAI semester 1, dan RPP dalam setiap pertemuannya. Ketiga komponen perencanaan pembelajaran tersebut telah sesuai dengan prosedur penyusunan perencanaan dalam pembelajaran. Kedua, pelaksanaan pembelajaran huruf hijaiah yang meliputi bahan ajar, metode, dan media pembelajaran. Bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran huruf hijaiah peserta didik tunarungu adalah buku panduan PAI yang berjudul “Senangnya Belajar Agama Islam SD” yang diterbitkan oleh Erlangga. Selain buku panduan, bahan ajar yang digunakan adalah LKS dan juz ‘amma. Penggunaan LKS ini adalah sebagai alat bantu latihan untuk peserta didik dalam memahami pelajaran.

Sedangkan metode yang digunakan adalah metode alphabetik untuk pembelajaran huruf hijaiah kelas dua, dan untuk pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik kelas lima dan enam adalah metode ceramah dengan menggunakan bahasa isyarat dan demonstrasi. Penerapan metode-metode ini tidak bisa lepas dari penggunaan bahasa isyarat Indonesia. Adapun media yang digunakan dalam pembelajaran huruf hijaiah pada peserta didik tunarungu adalah kartu dan juz ‘amma.

Ketiga, berdasarkan evaluasi proses belajar peserta didik tunarungu dalam pembelajaran huruf hijaiah di SDLBN Campurdarat menunjukkan bahwa peserta didik sudah mampu melafalkan, menghafalkan, dan memahami materi tentang huruf hijaiah, baik yang tunggal atau bersambung. Sedangkan aspek yang dinilai dalam pembelajaran huruf hijaiah ini adalah makhraj dan penggunaan bahasa isyarat Indonesia dalam melafalkan huruf hijaiah. Selain evaluasi proses, terdapat evaluasi hasil yang dilaksanakan pada tengah dan akhir semester.