SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMBELAJARAN NAHWU DI PONDOK PESANTREN MAMBAUS SHOLIHIN SUCI MANYAR GRESIK

Nurul Faridah

Abstrak


ABSTRAK

 

Pondok Pesantren Mambaus Sholihin (PPMS) merupakan pondok pesantren khalafi yang masih mengembangkan pola tradisional dalam pembelajarannya dan memprioritaskan nahwu sebagai kualifikasi akakademik seorang santri.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan latar belakang pendidikan guru nahwu, tujuan pembelajaran nahwu, bahan ajar, metode, media dan evaluasi pembelajaran nahwu di PPMS Suci Manyar Gresik.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian adalah PPMS Jl. K.H. Syafi’i No. 07 Suci Manyar Gresik. Data penelitian berupa catatan lapangan yang dikumpulkan dan diperoleh dari kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dan dibantu dengan instrumen bantu berupa pedoman observasi, wawancara dan angket. Sumber data penelitian ini adalah ketua PPMS, guru Nahwu, dan para santri. Sumber data pelengkap berupa data guru nahwu, jadwal, daftar nilai dan tujuan pembelajaran nahwu dan data yang berhubungan dengan objek penelitian.

Hasil penelitian meliputi (1) latar belakang 16 guru nahwu PPMS Putri Thobaqoh Ula adalah sarjana non PBA lima orang, mahasiswi semester IV jurusan non PBA delapan orang dan mahasiswi semester IV jurusan PBA tiga orang, (2) tujuan pembelajaran nahwu di PPMS Putri adalah agar santri mampu meghafalkan kaidah-kaidah nahwu dan nadzam-nadzam Imrithi,memahami kitab-kitab klasik, Al-Qur’an dan buku-buku keagamaan berbahasa Arab, (3) bahan ajar pembelajaran nahwu di PPMS Putri Thobaqoh Ula adalah kitab Matan Jurumiyah karangan Syaikh Mustofa As Saqo, kitab Matan Jurumiyah karangan Ahmad Zaini Dahlan dan kitab Nadzmul Imrithi karangan Syaikh Syarifuddin Yahya Al Imrithi (4) metode pembelajaran nahwu di PPMS Putri Thobaqoh Ula adalah metode deduktif, induktif, ceramah dan gramatika terjemah, (4) media pembelajaran nahwu di PPMS Putri adalah papan tulis, spidol, gendang dan microphone, (5) evaluasi pembelajaran nahwu di PPMS Putri  dilakukan dalam bentuk tes tulis berbahasa Arab dan tes lisan.

Saran yang dapat disampaikan dari hasil telaah dan pembahasan penelitian adalah agar (1) para guru nahwu menggunakan metode dan media bervariasi, sehingga siswa semakin semangat belajar nahwu, sering melatih siswa membaca dan menerjemahkan kitab-kitab berbahasa Arab dan membuat kalimat yang sesuai dengan kaidah, (2) ketua dan pengurus ponpes untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran nahwu, (3) siswa lebih semangat dan fokus dalam belajar nahwu, lebih aktif bertanya kepada guru, sering-sering berlatih membaca, menerjemahkan kitab dan membuat kalimat-kalimat sederhana berbahasa Arab.