SKRIPSI Jurusan Sastra Arab - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Permainan Tradisional Jawa untuk Menunjang Pemerolehan Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Arab

ARINI SADIYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Sadiyah, Arini, 2011. Pengembangan Permainan Tradisional Jawa untuk Menunjang Pemerolehan Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Arab.  Skripsi, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Drs. H. Muhaiban, (2) Dr. Nurhidayati. M. Pd.

 

Kata Kunci: pengembangan, permainan tradisional Jawa, kosakata, bahasa Arab untuk anak.

Keberhasilan sebuah pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh pendidikan seorang pendidik. Tersedianya sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penunjang berhasilnya pembelajaran. Keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran dapat diatasi dengan memanfaatkan permainan yang ada di lingkungan sekitar. Permainan tradisional daerah juga memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran.

Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting untuk dipelajari oleh umat Islam khususnya, karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an. Namun pada kenyataannya pembelajaran bahasa Arab masih kurang diminati oleh sebagian besar orang di Indonesia, mereka beranggapan bahwa mempelajari bahasa Arab itu adalah hal yang sulit. Hal tersebut dimungkinkan karena pelafalan dan tulisan yang tidak sama dengan bahasa negara kita Indonesia yang sudah dipelajari dari usia dini.

Untuk itu pengembang memilih permainan tradisional Jawa untuk dikembangkan sebagai media yang menyenangkan dalam pembelajaran bahasa Arab. Hal ini disebabkan karena permainan adalah sesuatu yang disukai oleh anak-anak, jika anak-anak sudah merasa senang dengan pembelajaran bahasa Arab, sangat mungkin di waktu mereka dewasa, rasa senang itu akan tetap bersemi pada diri mereka.

Tujuan penelitian adalah (a) mendeskripsikan proses pengembangan permainan tradisioal Jawa untuk menunjang pemerolehan kosakata dalam pembelajaran Bahasa Arab dalam bentuk buku dan VCD, (b) memproduksi hasil pengembangan permainan tradisional Jawa dalam bentuk buku dan video untuk menunjang pemerolehan kosakata dalam pembelajaran Bahasa Arab, (c) menguji kalayakan dan efektivitas penggunaan permainan tradisional Jawa untuk menunjang pemerolehan kosakata dalam  pembelajaran bahasa Arab.

Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Dick and Carey. Untuk menguji kelayakan produk, dilakukan validasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran serta dilakukan uji kelompok kecil dan uji lapangan.

Hasil akhir dari pengembangan ini adalah berupa buku dan VCD yang diberi nama “Ayo Belajar Babahasa Arab Sambil Dolanan”. Buku berisi 10 macam permainan tradisional Jawa untuk menunjang pemerolehan kosakata dalam pembelajaran bahasa Arab yang masing-masing permainan tediri atas enam hingga sepuluh kosakata dengan enam macam tema yaitu: (1) nama-nama buah (2) nama-nama hewan (3) nama-nama profesi (4) peralatan sekolah (5) angka dan (6) kata kerja. Buku digunakan sebagai panduan dalam memainkan permainan tradisional Jawa. Sedangkan VCD digunakan sebagai penunjang buku yang berisikan video siswa siswi yang memainkan 10 permainan tradisional Jawa yang ada dalam buku “Ayo Belajar Bahasa Arab Sambil Dolanan”.

Berdasarkan hasil uji ahli media, diketahui tingkat validitas pengembangan produk buku dan VCD "Ayo Belajar Bahasa Arab Sambil Dolanan" yaitu 83,3%. Untuk hasil uji ahli materi, produk pengembangan memiliki tingkat validitas 87,5%. Berarti media pembelajaran tersebut cukup layak digunakan dalam pembelajaran. Produk buku dan VCD  tersebut kemudian diujicobakan kepada siswa. Secara keseluruhan, persentase penilaian yang didapat dari hasil jawaban siswa pada ujicoba kelompok kecil  adalah 100% dan untuk ujicoba  lapangan adalah 98%. Hal ini berarti, pengembangan permainan tradisional Jawa untuk menunjang pemerolehan kosakata dalam pembelajaran bahasa Arab validasinya tinggi dan dapat digunakan dalam pembelajaran.

Dari hasil pengembangan dalam penelitian pengembangan ini, pengembang memberikan saran kepada pengembang selanjutnya agar dapat mengembangkan materi dengan menambah jumlah permainan yang dikembangkan dan tema kosakatanya, karena pada produk pengembangan ini hanya memuat 10 (sepuluh) permainan dan 6 (enam) tema kosakata. Akan lebih baik apabila produk pengembangan dibuat dengan lebih banyak jenis permainan tradisional dan kosakatanya serta dibuat lebih menarik baik dari segi permainan, gambar, atau yang lainnya. Selain itu diharapkan dapat dilakukan ujicoba produk pengembangan kepada subjek yang lebih luas dengan kurun waktu yang lebih lama sehingga didapatkan validitas media yang lebih optimal.