PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TIPS MENGGUNAKAN TABUNG LPG DENGAN AMAN

Intan Renaningtyas, dkk

Abstrak


PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
TIPS MENGGUNAKAN TABUNG LPG DENGAN AMAN
BIDANG KEGIATAN:
PKM-AI
Diusulkan oleh:
Intan Renaningtyas (307531352839/2007)
Nurina Fardila Sari (107811407064/2008)
Ardha Setiawan (308531318647/2008)
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
MALANG
2010
FORMAT HALAMAN PENGESAHAN USUL PKM-AI
1. Judul Kegiatan : Tips Menggunakan Tabung LPG Dengan Aman
2. Bidang Kegiatan : ( √ ) PKM-AI ( ) PKM-GT
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama lengkap : Intan Renaningtyas
b. NIM : 307531352839
c. Jurusan : Teknik Elektro
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Negeri Malang
e. Alamat Rumah dan No.Tel/HP : Ds. Jatipuro Kec. Karangjati
Kab. Ngawi
f. Alamat email : pipi_buble@yahoo.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Aripriharta, S.T.
b. NIP : 19800208 200501 1 001
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Villa Bukit Tidar E2-102
08155508123
Menyetujui, Malang, 10 Maret 2010
Ketua Jurusan Elektro Ketua Pelaksana,
Drs. Slamet Wibawanto, M.T. Intan Renaningtyas
NIP. 19610713 198601 1 001 NIM. 307531352839
a.n. Rektor Dosen Pendamping
Pembantu Rektor III
Drs. Kadim Masjkur, M.Pd Aripriharta, S.T.
NIP. 19541216 198102 1 001 NIP. 19800208 200501 1 001
LEMBAR PENGESAHAN SUMBER PENULISAN ILMIAH PKM-AI
1. Judul: Tips Menggunakan Tabung LPG Dengan Aman
2. Sumber Penulisan.
(X) Kegiatan Praktik Industri (PI), dengan keterangan lengkap:
Nama Penulis : Intan Renaningtyas
Tahun : 2009
Judul Karya : Komponen dan Maintenance Pengisian LPG.
Tempat Keg. : Pertamina LPG Filling Plant TG. Perak Surabaya.
( ) Kegiatan ilmiah lainnya (sebutkan) dengan keterangan lengkap:
___________________________________________________
Keterangan ini kami buat dengan sebenarnya.
Menyetujui Malang, 10 Maret 2010
Ketua Jurusan Ketua Pelaksana Kegiatan
Drs. Slamet Wibawanto, M. T. Intan Renaningtyas
NIP 19610713 198601 1 001 NIM 307531352839
1
TIPS MENGGUNAKAN TABUNG LPG DENGAN AMAN
Intan Renaningtyas, dkk. 2010. Universitas Negeri Malang.
Dosen Pembimbing Aripriharta., S.T.
ABSTRAK
LPG (Liquified Petroleum Gasses) adalah bahan bakar berbentuk gas. LPG
memiliki komposisi yaitu LPG propana (C3H8), LPG butana (C4H10), dan LPG
campuran propana dan butana (LPG mix).
Tata cara sebelum menggunakan tabung LPG, yaitu : (1) Memastikan tabung
tidak dekat dengan nyala api terbuka, (2) Memeriksa tombol kompor dan
regulator yang dipasang dalam posisi tertutup, (3) Mencegah selang gas tidak
terkena nyala api atau terkena barang tajam yang mengakibatkan robeknya
selang, (4) Memeriksa dan memastikan selang tidak tertindih, (5) Memastikan
kompor, regulator dan selang dalam keadaan baik.
Cara menyimpan tabung LPG, yaitu : (1) Ventilasi tempat penyimpanan
harus setinggi lantai (di bawah), (2) Tabung harus dalam keadaan berdiri, (3)
Tabung tidak diperbolehkan langsung dengan sinar matahari atau sumber
pemanasan lainnya, (4) Penyimpanan harus kokoh dan stabil sehingga tidak akan
terjatuh, mengguling atau menyentuh benda keras, (5) Tabung harus disimpan
pada tempat yang kering, tidak basah dan tidak diperkirakan menimbulkan
korosi.
Langkah-langkah mencegah kebocoran : (1) Katup/tombol kompor harus
pada posisi tertutup waktu kompor tidak digunakan, bila tombol rusak jangan
digunakan, (2) Saluran/selang regulator jangan terlalu panjang, sehingga
mencegah tertindih, sobek terkena benda tajam, dan sambungan pada regulator
harus kuat dan tidak mudah lepas, (3) Sebelum memasang regulator, periksa
apakah pada valve terdapat seal/karet gelang, bila bocor bukan pada seal karet
tetapi pada regulator, lepas regulator dan jangan dipakai lagi, (4) Apabila
tabung lama tidak digunakan, tutuplah valve dengan bekas seal cap.
Apabila terjadi kebocoran, langkah-langkah untuk mengatasinya adalah : (1)
Menutup regulator atau melepas regulator dari tabung, (2) Menyingkirkan
tabung gas jauh dari daerah kebakaran, (3) Menutup tabung dengan karung
sampai apinya padam, (4) Memadamkan dengan alat pemadam jenis CO2 atau
DPC (Dry Powder Chemical). Penelitian ini merupakan pengembangan
penelitian, komponen dan maintenace pengisian LPG, pada saat praktek industri
2009 yang telah selesai dijalankan.
Kata Kunci: Tabung, LPG, gas
2
TIPS HOW TO USE TUBE OF LPG SAFELY
Intan Renaningtyas, et al. 2010. State University of Malang.
Advisor Aripriharta., S.T.
ABSTRACT
LPG (Liquified Petroleum Gasses) is a gas fuel. LPG has a composition of LPG
propane (C3H8), LPG butane (C4H10), and LPG mixture of propane and butane (LPG
mix).
Ordinaces before using LPG cylinders, namely: (1) Ensure the tube is not close to
the open flame, (2) Checking the stove and regulator installed in the closed position, (3)
Preventing the gas hose is not exposed to flame or ekposed sharp items cause rupture
interval, (4) Check and make sure hoses are not crushed, (5) Ensure the stove, regulator
and hoses in good condition.
How to store LPG cylinders, namely: (1) Ventilation storage should be as high as the
floor (below), (2) Tube should be in a state of standing, (3) The tube is not allowed direct
sunlight or other heat sources, (4) Storage must be solid and stable so it will not fall, roll
or touched something hard, (5) The tube should be stored in a dry place, not wet and not
expexted to cause corrosion.
Measure to prevent leakage: (1) Valve / button on the stoveto heat the closed position
whe not in use, if the button do not use damage, (2) Line / hose regulators do not be too
long, thus preventing the crhused, torn exposed sharp objects, and connections the
regulator must be be strong and not easily escape, (3) Before installing the regulator,
check that the valve is sealing / rubber bands, if the leak is not on the rubber seal, but the
regulator, the regulator off and not used again, (4) If a long tube is notused close the
valve with seal stamp used.
In the event of leakage, the steps to overcome are: (1) Close the regulator or
regulator released from the tube, (2) Getting rid of gas cylinders away from the fire, (3)
Close the tube with the bag until the fire was extinguished, (4) Put out by means of
extinguisher types of CO2 or DPC (Dry Chemical Powder).
Key word : Storage, LPG, gas
PENDAHULUAN
LPG (Liqufied Petrolium Gas) adalah salah satu produk yang dipasarkan oleh
Pertamina dengan merk dagang Elpiji. Komponen utama dari LPG adalah
campuran 40 % Propana (C3H8) dan 60% Butana (C4H10). Di samping itu LPG
juga mengandung senyawa hidrokarbon ringan yang lain dalam jumlah kecil,
misalnya etana (C2H6) dan pentana (C5H12).
Dalam kondisi atmosfer/suhu kamar, LPG akan berbentuk gas. Volume LPG
dalam bentuk cair lebih kecil dibandingkan dalam bentuk gas untuk berat yang
sama. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair dalam tabung - tabung
logam bertekanan. Untuk memungkinkan terjadinya ekspansi panas (thermal
expansion) dari cairan yang dikandungnya, tabung elpiji tidak diisi secara penuh,
hanya sekitar 80 - 85% dari kapasitasnya. Rasio antara volume gas bila menguap
3
dengan gas dalam keadaan cair bervariasi tergantung komposisi, tekanan dan
temperatur, tetapi biasanya sekitar 250 : 1.
Tekanan di mana LPG berbentuk cair dinamakan tekanan uapnya sebesar 4-5
kg/cm2. Variasi tekanan tergantung komposisi dan temperatur, sebagai contoh
dibutuhkan tekanan sekitar 220 kPa (2,2 bar) bagi butana murni pada 20 oC (68
oF) agar mencair, dan sekitar2,2 Mpa (22 bar) bagi propana murni pada 55 oC
(131 oF).
Menurut spesifikasinya, elpiji dibagi menjadi tiga jenis yaitu elpiji campuran,
elpiji propana dan elpiji butana. Spesifikasi masing - masing elpiji tercantum
dalam keputusan Direktur Jendral Minyak dan Gas Bumi Nomor :
25K/36/DDJM/1990 (lampiran 2 dan lampiran 3).
Elpiji yang dipasarkan Pertamina adalah elpiji campuran. Untuk alasan
keamanan di dalam pemakaiannya, Elpiji diberi zat pembau (Merkaptan),
sedangkan untuk keperluan khusus Pertamina juga memasarkan zat Elpiji yang
tidak berbau (odorless).
Tujuan dari metode pemeliharan dan perawatan tabung LPG ini ialah menjaga
kualitas dan keamanan dari tabung LPG. Agar tabung LPG dapat aman digunakan
para konsumen.
Manfaat dari metode pemeliharan dan perawatan tabung LPG yaitu: 1)
Konsumen mengetahui cara merawat dan memelihara tabung yang aman dan
benar, 2) Para konsumen mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan
apabila terjadi kebocoran, 3) Konsumen mengetahui cara mencegah kebakaran
dan ledakan yang bersumber dari LPG.
TUJUAN PROGRAM
Tujuan penulisan artikel ilmiah ini antara lain sebagai berikut:
a. Untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang LPG
b. Untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat cara menyimpan,
menggunakan LPG dengan aman
c. Untuk memberi pengetahuan kepada konsumen cara mencegah dan mengatasi
kebocoran pada tabung LPG
d. Mengurangi penggunaan bahan bakar minyak tanah
e. Membantu sosialisasi pemerintah dalam program konversi minyak tanah ke
LPG
METODE
Data adalah suatu hal yang diperoleh dilapangan ketika melakukan penelitian
dan belum diolah, atau dengan pengertian lain suatu hal yang dianggap atau
diketahui. Data menurut jenisnya dibagi menjadi dua: (a) Data Kualitatif yaitu
data yang tidak bisa diukur atau dinilai dengan angka secara langsung. (b) Data
Kuantitatif yaitu data yang berbentuk angka statistik. Dalam penelitian ini data
data kuantitatif hanya bersifat data pelengkap,dikarenakan penelitian ini penelitian
kualitatif.
4
Sumber Data adalah sumber darimana data diperoleh. Berdasarkan jenis-jenis
data yang diperlukan, maka dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan
melalui 2 cara, yaitu : (a) Sumber Literer (field literature) yaitu sumber data yang
digunakan untuk mencari landasan teori tentang permasalahan yang diteliti
dengan menggunakan buku-buku perpustakaan dan (b) Field Research adalah
sumber data yang diperoleh dari fakta yaitu mencari data dengan cara terjun
langsung ke obyek penelitian, untuk memperoleh data yang lebih konkrit yang
berkaitan dengan masalah yang diteliti. Sumber data dari field research adalah
data pada saat pelaksanaan praktik industri d LPG Filling Plant TG. Perak
Surabaya (2009).
Teknik pengumpulan data mendiskusikan cara mengumpulkan data dalam
penelitian. Ada dua metode utama dalam pengumpulkan data, sebagai berikut: (a)
Metode kepustakaan yakni mengkaji buku atau literature yang sesuai dengan tema
penelitian dan (b) Metode Observasi Partisipasi Nihil. Disini peneliti bertindak
sebagai penonton mengamati sasaran tanpa menimbulkan perhatian sasaran.
Tahap selanjutnya setelah data sudah terkumpul adalah analisis data. Dalam
hal ini penulis menggunakan kualitatif deskriptif. Dari observasi di lapangan,
penulis mendapatkan data yang selanjutnya akan dibahas dan sub-bab "hasil dan
pembahasan".
HASIL DAN PEMBAHASAN
Sejak tahun 1968 di Indonesia mulai diperkenalkan dan dipasarkan produk
LPG dengan merek dagang ELPIJI. Pada awalnya, tujuan Pertamina memasarkan
LPG adalah untuk meningkatkan pemanfaatan hasil produk dari minyak bumi dan
sekaligus diharapkan mengurangi laju permintaan minyak tanah untuk rumah
tangga di dalam negeri.
Kegunaan LPG di Indonesia yaitu : (1) Sebagai bahan bakar pada rumah
tangga, (2) Sebagai bahan bakar memanaskan atau mengeringkan dalam produksi
crackers, biskuit, dan roti pada industri makanan, (3) Sebagai bahan bakar dalam
proses produksi di industri tekstil, (4) Sebagai sumber panas dlam pengeringan,
pencairan, dan pemanasan di industri kertas dan percetakan, (5) Sebagai bahan
bakar peleburan gelas dan pembakaran keramik di industri keramik dan gelas, (6)
Sebagai bahan bakar mencairkan logam di industri logam, (7) Sebagai sumber
panas dalam pengeringan tembakaun, daun teh dan tumbuhan laut yang dapat
dimakan serta sebagai sumber panas peternakan unggas dan rumah kaca di
industri yang memproses produk pertanian, perikanan, dan peternakan, (8)
Sebagai bahan baku untuk pengisian gas dalam korek api di industri korek api, (9)
Sebagai bahan penekan (zat penyemprotan) pada produk aerosol seperti obat
nyamuk spray, dan cat spray.
Penggunaan elpiji sebagai bahan bakar di sektor rumah tangga dan industri
memiliki keuntungan di banding bahan bakar lain, yaitu : (1) LPG merupakan
energi yang bersih dan tidak berasap, (2) Dapat menghasilkan pembakaran yang
sempurna dan tidak menimbulkan kotoran sehingga sangat tepat untuk industri
keramik, kaca, dan gelas, (3) Menghasilkan pemanasan yang lebih cepat, (4)
5
Mempunyai tekanan uap yang lebih tinggi sehingga tidak diperlukan lagi pompa
untuk pengalirannya, (5) Peralatan masak dan ruang dapur lebih bersih, (6)
Mengurangi polusi, (7) LPG memiliki nilai kalori (daya pemanasan) yang cukup
tinggiserta efisiensi pemanasan yang tinggi.
Data Pemanasan dan Efisiensi Apparatus Bahan Bakar :
Bahan Bakar Daya Pemanasan
(Kcal/kg)
Efisiensi apparatus
(%)
Kayu Bakar 4000 15
Arang 8000 15
Minyak
Tanah
11000 40
Gas Kota 4500 55
LPG 11900 60
Listrik 860 (Kcal/kwh) 60
Sedangkan kerugian LPG, yaitu : (1) Penanganan LPG memiliki resiko yang
tinggi, (2) Karena gas LPG lebih berat dari udara, gas dapat merambat jauh sekali
di atas permukaan tanah, atau melalui saluran air dan mengendap pada bagian
terendah, (3) Tabung kosong bekas LPG dapat juga menimbulkan bahaya. Dalam
hal ini tekanan dalam tabung kurang dari 1 atm. Bila ada kebocoran, udara masuk
ke dalamnya dan membuat campuran yang mudah menyala, (4) LPG biasa
disimpan dalam bentuk cair dengan tekanan. Kebocoran terutama dalam bentuk
cair, dapat menguap segera dalam bentuk gas yang mudah menyala.
LPG dikemas dalam tabung LPG dengan ukuran 3 kg, 6 kg, 12 kg untuk
kebutuhan sektor rumah tangga. Kemudian tabung LPG ukuran 550 kg untuk
komersial (restoran, rumah sakit, hotel, dll). Tabung-tabung LPG tersebut harus
dalam keadaan layak pakai agar terjaga keselamatan tabung dan isinya serta
memiliki waktu pakai yang lama.
Di dalam mengelola tabung-tabung elpiji dan bejana bertekanan diperlukan
suatu tindakan keselamatan yang bertujuan untuk mencegah/menghindari
terjadinya bahaya kebakaran ataupun peledakan pada tabung-tabung dan bejana
tersebut yang dapat menimbulkan kerugian baik berupa materi maupun
manusianya.
Adapun tindakan-tindakan keselamatan yang diperlukan itu antara lain adalah
sebagai berikut : (1) Pemeriksaan terhadap kondisi tabung-tabung dan bejana
tersebut pada waktu-waktu tertentu. Hal ini dapat dilakukan pada saat
pemeriksaan berskala (setiap 5 tahun sekali) ataaupun pada saat pengisian
terutama untuk tabung-tabung elpiji, (2) Tabung-tabung dan bejana yang berisi
dengan gas tidak diperbolehkan berhubungan langsung dengan sinar matahari atau
sumber pemanas lainnya. Dalam pengangkutan harus dilakukan sedemikian rupa,
sehingga tidak akan jatuh, mengguling atau menyentuh benda yang keras, (3)
Tabung-tabung atau bejana harus ditempatkan pada tempat yang tidak lembab
atau tempat yang diperkirakan korosif.
Tujuan pemeriksaan berkala terhadap tabung-tabung dan bejana bertekanan
adalah untuk menjamin agar kondisi tabung-tabung dan bejana-bejana tersebut
selalu dalam keadaan baik/aman untuk dipergunakan. Pemeriksaan ini meliputi
pemeriksaan secara visual dan hydrostatic test (pemadatan dengan air dingin).
6
Pada waktu pemeriksaan secara visual yang perlu diperhatikan adalah kondisi
bagian luarnya secara keseluruhan apakah telah mengalami pengkaratan, pitting,
penyok ketika dihammer test. Jikalau tebukti bahwa hasil timbangan beratnya
dibandingkan dengan timbangan asli dari tabung ditambah dengan timbangan dari
lapisan catnya yang dipergunakan itu menunjukkan bertambah beratnya sebesar 3
1/3 % maka dengan keadaan demikian tabung itu harus diafkir.
Pada waktu melakukan hydrostatic test ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan yaitu apakah terdapat kebocoran, ataupun menunjukkan perubahan
bentuk yang menetap lebih dari pada 0,2 % dari besar tabung semula, maka
tabung harus diafkir. Hydrostatic test ini diulangi lagi paling lama tiap-tiap 5
tahun sekali, kecuali sebelum masa itu telah mengalami kerusakan yang tidak
memenuhi syarat keselamatan lagi.
Setelah selesai dilakukan pemeriksaan dan ternyata berhasil dengan baik,
maka apa peralatan tersebut dicantumkan , bulan dan tahun pemeriksaannya serta
cap berbentuk bulaat (0). Pengecapan ini diselenggarakan sedemikian rupa
sehingga tidak sampai menimbulkan kemunduran dari kekuatan bahannya.
Bila di dalam pemeriksaan ternyata tabung ataupun bejana tersebut harus
diafkir, maka pada tabung atau bejana tersebut diberikan tanda/cap berbentuk
persegi sebanyak 3 tempat dengan dicantumkan, bulan dan tahun pengafkirannya.
Selanjutnya tabung atau bejana ini dimusnahkan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Tabung LPG merupakan media penyimpan bahan bakar gas dalam hal ini
adalah LPG yang mana dalam penyimpanannya di dalam tabung dalam bentuk
bertekanan. Oleh karena itu, diperlukan tabung LPG yang benar-benar mampu
menyimpan LPG dengan aman. Pemalsuan merupakan fenomena yang biasa
terjadi pada Market Leader Product. Tabung LPG palsu memiliki banyak
kelemahan, khususnya pada aspek safety.
Adapun tabung LPG palsu tersebut berasal atau bersumber dari : (1) Tabung
LPG eks China yang diimpor oleh penyelundup, (2) Tabung LPG yang diproduksi
oleh pabrikan lokal baik vendor maupun non vendor di luar pesanan PT.
Pertamina (Persero), (3) Tabung LPG yang afkir, yang seharusnya dihancurkan
namun dijual kembali.
TABUNG LPG ASLI TABUNG LPG PALSU
Susunan stamping
PERTAMINA
PBK 121546 ELPIJI
WC 26,2 l
TW 15,2 kg
O 4-1996
TP 31 kg/cm²
PR 11 kg
BU 13 kg
Susunan stamping
PERTAMINA
PBK 121546 ELPIJI
WC 26,2 l
TW 15,2 kg
O 4-1996
TP 31 kg/cm
PR 11 kg
BU 13 kg
Huruf PERTAMINA dicetak dengan
mesin
Huruf PERTAMINA dicetak manual
Nomor seri pabrik 6-7 digit Dicetak tanpa mesin/manual
Water capacity tertera 26,2 l Tertera 26,4 L (huruf besar)
Tanda lulus uji lingkaran polos Tanda lulus uji lingkaran H
7
Letak huruf pada hand guard tabung
tertera rapi
Letak huruf tidak beraturan
Penyablonan logo dan tulisan dekat Penyablonan logo dan tulisan agak
jauh, kemungkinan akibat disablon
tidak bersamaan
Sumber : Panduan suplai dan Distribusi Elpiji tahun 1995
Perbaikan tabung adalah kegiatan perbaikan tabung yang meliputi visual
check, pengecatan ulang, penggantian valve, penggantian komponen tabung yang
rusak dan pengelasan. Yang bisa diperbaiki : (1) Valve rusak, (2) Foot ring rusak,
(3) Cat mengelupas, buram, terhapus labelnya, (4) Bocor di sambungan las, (5)
Bocor di celah neck ring-valve.
Yang tidak bisa diperbaiki : (1) Tidak lulus uji hidrostatik, (2) Ulir neck ring
rusak, (3) Karat tebal, (4) Deformasi pada badan melebihi ketentuan, (5) Bocor di
permukaan tabung.
Dalam pemakaiannya, ada beberapa langkah yang harus diketahui dan
dilakukan konsumen. Langkah-langkah tersebut meliputi tata cara sebelum
memakai LPG, cara menyimpan LPG, cara memelihara tabung LPG, mengetahui
sumber-sumber kebocoran, mencegah kebocoran, mengatasi kebocoran. Langkahlangkah
tersebut untuk menjaga keselamatan para konsumen dalam memakai
LPG.
Sebelum memakai LPG : (1) Memastikan tabung tidak dekat dengan nyala
api tebuka, misalnya nyala lampu minyak, api rokok, bunga api, dll, (2)
Memeriksa regulator yang dipasang dalam posisi tertutup, begitu pula tombol
pada kompor, (3) Mencegah selang gas tidak terkena nyala api atau terkena
barang tajam yang mengakibatkan robeknya selang, (4) Memeriksa dan
memastikan selang tidak tertindih atau ada sesuatu yang menimpa, (5)
Memastikan kompor, regulator dan selang dalam keadaan baik.
Pada saat penyimpanan pun, tabung memiliki tata cara, yaitu : (1) Tempat
penyimpanan harus mempunyai ventilasi setinggi lantai (di bawah), (2) Tabung
harus dalam keadaan berdiri, (3) Tabung tidak diperbolehkan langsung dengan
sinar matahari atau sumber pemanasan lainnya, (4) Penyimpanan harus kokoh dan
stabil sehingga tidak akan terjatuh, mengguling atau menyentuh benda keras, (5)
Tabung harus disimpan pada tempat yang kering, tidak basah dan tidak
diperkirakan menibulkan korosi.
Sumber-sumber kebocoran tabung LPG antara lain adalah : (1) Bila
katup/tombol terbuka (pada waktu tidak digunakan) atau katup/tombol telah
rusak, (2) Selang karet dari regulator rusak, pecah atau menyambungnya tidak
sempurna baik yang menuju kompor atau regulator, (3) Regulator rusak atau seal
(gelang) karet pada valve rusak atau tidak ada seal karet pada valvenya, (4)
Valvenya tidak dapat menutup (selalu terbuka).
Untuk mencegah kebocoran tabung, dapat dilakukan langkah-langkah berikut
: (1) Katup/tombol kompor harus pada posisi tertutup waktu kompor tidak
digunakan, bila tombol rusak jangan digunakan sampai diperbaiki tterlebih
dahulu, (2) Saluran/selang regulator jangan terlalu panjang, sehingga mencegah
tertindih, sobek terkena benda tajam, dan sambungan pada regulator harus kuat
dan tidak mudah lepas, (3) Sebelum memasang regulator, periksa apakah pada
8
valve terdapat seal/karet gelang, bila bocor bukan pada seal karet tetapi pada
regulator, lepas regulator dan jangan dipakai lagi, (4) Apabila tabung lama tidak
digunakan, tutuplah valve dengan bekas seal cap.
Tetapi, apabila terjadi kebocoran, langkah-langkah untuk mengatasinya
adalah : (1) Tutuplah regukator atau lepas regulator dari tabung gas, (2)
Singkirkan tabung gas jauh dari daerah kebakaran, (3) Tutuplah tabung dengan
karung sampai apinya padam, (4) Padamkan dengan alat pemadam jenis CO2 atau
DPC (Dry Powder Chemical).
KESIMPULAN
LPG Filling Plant Tanjung Perak melakukan pemeliharaan tabung LPG
meliputi perbaikan ulang (repair), pengetesan ulang (retest), dan pengecatan
ulang (repaint). Tujuan pemeriksaan berkala terhadap tabung-tabung dan bejana
bertekanan adalah untuk menjamin agar kondisi tabung-tabung dan bejana-bejana
tersebut selalu dalam keadaan baik/aman untuk dipergunakan. Pemeriksaan ini
meliputi pemeriksaan secara visual dan hydrostatic test (pemadatan dengan air
dingin).
Dalam pemakaiannya, ada beberapa langkah yang harus diketahui dan
dilakukan konsumen. Langkah-langkah tersebut meliputi tata cara sebelum
memakai LPG, cara menyimpan LPG, cara memelihara tabung LPG, mengetahui
sumber-sumber kebocoran, mencegah kebocoran, mengatasi kebocoran. Langkahlangkah
tersebut untuk menjaga keselamatan para konsumen dalam memakai
LPG. Langkah-langkah tersebut meliputi : (1) Sebelum memakai LPG, (2) Pada
saat penyimpanan tabung LPG, (3) Mengetahui sumber-sumber kebocoran
tabung, (4) Mencegah kebocoran, (5) Mengatsi kebocoran.
UCAPAN TERIMA KASIH
Kepada Bapak Tatang Suhenda selaku kepala PT Pertamina LPG Filling Plant
Kepada Bapak Setijoadi dan Bapak Agus selaku pembimbing PI yang membantu
pengerjaan Laporan PI di LPG Filling Plant sehingga dapat dijadikan acuan PKMAI.
Kepada Bapak Sujito S.T., M.T, selaku pembimbing PI yang membantu
pengerjaan Laporan PI di Universitas Negeri Malang sehingga dapat dijadikan
acuan PKM-AI.
Kepada Bapak Aripriharta S.T., selaku dosen pendamping mengerjakan PKM-AI.
9
DAFTAR PUSTAKA
Dikti. 2010. Pedoman Program Kreativitas Mahasiswa 2010.
dp2m.dikti.go.id/pkm2010_revisi02.Pdf diakses pada tanggal 2 Februari
2010.
Pertamina. 1995. Panduan suplai dan Distribusi Elpiji tahun 1995. Surabaya :
Pertamina LPG Filling Plant.
Pertamina. 2009. Maintenance House LPG Filling Plant TG. Perak Surabaya
(2009). Surabaya : Pertamina LPG Filling Plant.
Universitas Negeri Malang. 2000. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah: Skripsi,
Tesis, Disertasi, Artikel, Makalah, Laporan Penelitian. Edisi Keempat.
Malang: Biro Administrasi Akademik, Perencanaan, dan Sistem Informasi
bekerja sama dengan Penerbit Universitas Negeri Malang.
10
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
KETUA dan ANGGOTA PELAKSANA
DATA PRIBADI
Nama Lengkap : Intan Renaningtyas
NIM : 307531352839
Tempat/tanggal lahir : Ngawi, 26 Agustus 1988
Agama : Islam
Alamat : Ds. Jatipuro , Kec. Karangjati , Kab. Ngawi
Telepon : -
Hp : 08563104366
E-mail : pipi_buble@yahoo.com
Riwayat Pendidikan :
1. Tahun 1994-1995 : TK Dharma Wanita Jatipuro
2. Tahun 1995-2001 : SDN 1 Jatipuro
3. Tahun 2001-2004 : SMP N 1 Karangjati
4. Tahun 2004-2007 : SMA N 2 Ngawi
5. Tahun 2007-Selesai : Universitas Negeri Malang
Riwayat Organisasi:
- Sekretaris OSIS SMPN 1 Karangjati
- Bendahara PKS SMPN 1 karangjati
- Anggota Majelis Perwakilan Siswa SMAN 2 Ngawi
- Bendahara Jiu-Jitsu SMAN 2 Ngawi
- Asisten Laboran PLC
KARYA ILMIAH DAN PENELITIAN :
- ALAT KENDALI ARUS LISTRIK PADA SISTEM PENERANGAN JALAN
UMUM
- IMPLEMENTASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI PROGRAMMABLE
CONTROLLER SEBAGAI ALAT PENGUSIR HAMA TIKUS PEMAKAN
PADI
- DESAIN PROTOTIPE ALAT PENGUSIR HAMA BURUNG PEMAKAN
PADI BERBASIS PROGRAMMABLE CONTROLLER
Malang, 10 Maret 2010
Intan Renaningtyas
NIM 307531352839
11
DATA PRIBADI
Nama Lengkap : Nurina Fardila Sari
NIM : 107171407064
Tempat/tanggal lahir : Ngawi, 17 Juni 1989
Agama : Islam
Alamat : Jl. Ronggo Warsito, 86.
Ngawi
Telepon : -
Hp : 08563109650
E-mail : Fardyella_cute@yahoo.co.id
Riwayat Pendidikan :
6. Tahun 1993-1995 : TK. Kebangsaan I
7. Tahun 1995-2001 : SDN. Karang Tengah IV
8. Tahun 2001-2004 : SMPN 2 Ngawi
9. Tahun 2004-2007 : SMAN 2 Ngawi
10. Tahun 2007-Selesai : Universitas Negeri Malang
Riwayat Organisasi:
- Anggota Osis SMPN 2 Ngawi
- Anggota Majelis Perwakilan Siswa SMAN 2 Ngawi
- Bendahara KIR SMAN 2 Ngawi
- Anggota MP3 Universitas Negeri Malang
KARYA ILMIAH DAN PENELITIAN :
Keefektifan Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)
di RW. 05/RT.01-03 Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Klojen. Malang.
Malang, 10 Maret 2010
Nurina Fardila Sari
NIM107811407064
12
Nama Lengkap : Ardha Setiawan
NIM : 308531318647
Tempat/tanggal lahir : Trenggalek, 19 September 1988
Agama : Islam
Alamat : Ds. Tamanan , Kec. Trenggalek , Kab. Trenggalek
Telepon : -
Hp : 081331648112
E-mail : ardhasetiawan@yahoo.co.id
Riwayat Pendidikan :
11. Tahun 1994-1995 : -
12. Tahun 1995-2001 : SDN 1 Tamanan
13. Tahun 2001-2004 : SMP N 1 Trenggalek
14. Tahun 2004-2007 : SMK N 1 Trenggalek
15. Tahun 2008-Selesai : Universitas Negeri Malang
Riwayat Organisasi: -
KARYA ILMIAH DAN PENELITIAN :
Malang, 10 Maret 2010
Ardha Setiawan
NIM 30853131864
13
DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PEMBIMBING
  • Data diri:
Nama : Aripriharta, S.T.
NIP : 19800208 200501 1 001
Tempat tgl lahir : Malang, 8 Februari 1980
Agama : Islam
Alamat : Vila Bukit Tidar E2-102
Telp./HP : 081 555 081 23
e-mail : prih4rt4@yahoo.com
Pangkat/Gol/Jabatan : Penata Muda Tk. 1/IIIa/Asisten Ahli
  • Riwayat Pendidikan
Pendidikan S1
Jurusan : Teknik Elektro 􀀀 Kependidikan √ Non
kependidikan
Bidang Studi : Sistem Tenaga Elektrik
Perguruan Tinggi : Universitas Brawijaya
Judul Dana Tahun
1. Studi Pengaruh Jenis Gelombnag Tegangan Masukan
Terhadap Kinerja Motor DC Penguatan Seri
2. Perencanaan Database Sistem Informasi Akademik
Elektro Unibraw dengan PHP & MySQL
3. Perencanaan Sistem Virtual Library dengan ASP - Ms.
Access
4. Perencanaan Motor Induksi Linier 220 V 50Hz dengan
Kecepatan Linier 4 m/s
5. Aplikasi Omron PLC CPM 2A Pada Collator Hinged
Linked Packaging Machine
6. Simulasi dan Perancangan Rangkaian Kontrol Regulator
Beasiswa
PT. Smart Tbk.
Ristie FT Unibraw
Ristie FT Unibraw
Beasiswa
PT. Smart Tbk.
FT Unibraw
Lab. Mesin Elektrik
FT Unibraw
2000
2000
2001
2002
2002
14
  • Penelitian yang pernah dilakukan beserta tahunnya
  • Pengabdian pada Masyarakat
Nama Kegiatan Dana Tahun
1. Desain Saluran Air (Got) RT 01 Bareng Tengah,
Malang
2. Tutor Perbaikan Komputer dan Alat-alat Listrik
Remaja RT03 Kotalama
2006
2006
  • Artikel Ilmiah
Judul Jurnal Tahun
  • Pelatihan (Sebelum dan Sesudah jadi pegawai UM)
Nama Pelatihan Tahun
Buck dengan Metode Inverse Duty Cycle
7. Monitoring Reaktansi Direct - Quadratur Pada Generator
Sikron 1 Fasa
8. Monitoring Ripple Arus Jangkar Motor Penguatan
Terpisah 2000 rpm 220V yang Dicatu oleh Inverter 1
Fasa.
9. Perancangan Filter Input Induktor pada Penyearah
Jembatan Dioda 1 Fasa
10. Studi Perencanaan Filter Aktif Model Hibrid Untuk
Mengeliminasi Efek Harmonisa pada Proses
Penyearahan 6-Pulsa Terkontrol Penuh
11. Desain Jaringan Komunikasi Lokal PLC Omron CPM1A
Via B500-AL004 Adapter
12. Desain Rangkaian Elektronik Sebagai Alternatif
Pengganti Ballast Lampu TL
13. Desain Akses Informasi Laboratorium Via Intranet
Lab. Mesin Elektrik
FT Unibraw
FT Unibraw
Lab. Mesin Elektrik
FT Unibraw
FT Unibraw
Hibah A2
DIPA
Imbal Swadana
2002
2003
2003
2003
2003
2006
2006
2006
15
1. Pemrograman database dengan PHP & MySQL di Linkup
Internal Ristie FT Unibraw
2. Pemrograman C/C++ Under Linux Redhat 6.0 di Linkup Internal
Ristie FT Unibraw
3. On The Job Trainning di WorkShop Elektro PT. Rothmans Of
Pallmall Indonesia Malang
4. Automation Training
5. PLC GE-Fanuc Mechatronic & Pneumatic
6. PLC Analog
7. Automation Training
2000
2001
2002
2006
2006
2006
2006
  • Seminar/Workshop/Simposium yang pernah diikuti
Seminar/Workshop/Simposium Tahun
1. Seminar Nasional Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di
elektro FT Unibraw
2. Seminar Nasional Energi Alternatif di Elektro FT Unibraw
3. Seminar Nasional ICT
1999
2003
2006
  • Buku/Diktat yang pernah ditulis
Buku/Diktat Tahun
  • Judul Tugas Akhir/Skripsi yang pernah dibimbing (semua)
Tugas Akhir/Skripsi Tahun
1. Alat Pendeteksi Konsentrasi Larutan Asam Klorida Metode
Titrasi Asam Basah Berbasis MK AT89C51
2. Penstabil Charger Batere
3. Simulator Pembebanan Motor DC Magnet Permanen
Menggunakan Rel Elektrik (Pengujian Hubungan Daya
Motor Dan Daya Kumparan Pengereman)
4. Pembungkus Roll Kertas (PULP) Berbasis PLC
5. Pengukur Level Tangki BBM pada PLTD secara Jarak
Jauh (Telemetri)
6. Desain Line Switcher Barang secara Otomatis Berbasis
PLC OMRON CPMIA
2006
2006
2006
2006
2006
2006
2006
16
7. Desain Mesin Sloping Otomatis Berbasis PLC OMRON
CPM 1A
8. Desain Trainer Komunikasi Lokal Antara 2 PLC OMRON
CPM 1A Via Adapter RS232C
9. Desain Trainer Komunikasi Lokal PLC OMRON CPM 1A
dengan Metoda Multidrop
10. Pengatur Putaran Motor Ac 1 Fasa
11. Converter Dc-Dc
2006
2006
2006
2006
  • Pengalaman Kerja di luar Universitas Negeri Malang
Perusahaan/Jabatan Tahun
  • Piagam dan Penghargaan yang pernah diperoleh
Piagam/Penghargaan Tahun
1. Beasiswa Mahasiswa Berprestasi oleh PT. Smart Tbk.
2. Piagam Asisten Mesin Elektrik FT. Unibraw
1999-2001
2002
Malang, 10 Maret 2010
Aripriharta, S.T.
NIP 19800208 200501 1 001