SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika yang Bercirikan Investigasi pada Pokok Bahasan Kesebangunan dan Kekongruenan untuk Kelas IX

Diesty Hayuhantika

Abstrak


ABSTRAK

 

Hayuhantika, Diesty. 2010. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika yang Bercirikan Investigasi pada Pokok Bahasan Kesebangunan dan Kekongruenan untuk Kelas IX. Skripsi, Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Cholis Sa’dijah, M. Pd, M. A, (II) Dr. I Nengah Parta, M. Si.

 

Kata Kunci : pengembangan, perangkat pembelajaran, investigasi

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang “baik”. Perangkat pembelajaran ini memiliki ciri aktivitas investigasi dan dikembangkan pada pokok bahasan Kesebangunan dan Kekongruenan untuk kelas IX. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS).

Pengembangan perangkat pembelajaran ini mengacu pada model 4D Thiagarajan (1974) yang telah dimodifikasi menjadi 3D yang terdiri dari tiga tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Untuk mengetahui keterpenuhinya kriteria yang ditetapkan, maka rancangan awal divalidasi oleh validator ahli, validator praktisi, dan validator pengguna. Data untuk validasi ini dikumpulkan dengan cara pengisian lembar validasi oleh validator ahli dan validator praktisi serta pengerjaan LKS oleh validator pengguna.

Berdasarkan hasil analisis data kevalidan, keseluruhan aspek penilaian RPP yaitu: (1) aspek kelayakan isi, (2) aspek aktivitas investigasi, (3) sistematika, (4) kebahasaan, dan (5) kegrafisan, memenuhi kriteria kevalidan. Berdasarkan hasil analisis data kevalidan, keseluruhan aspek penilaian LKS yaitu: (1) aspek kelayakan isi, (2) aspek aktivitas investigasi, (3) aspek sajian, (4) aspek kebahasaan, dan (5) aspek kegrafisan, juga memenuhi kriteria kevalidan. Sedangkan berdasarkan hasil pengerjaan LKS oleh validator pengguna diperoleh bahwa terdapat soal yang kurang valid dalam hal susunan kalimat dan urutan penyajian, yaitu soal no 1 LKS bagian 1 dan soal no 7 LKS bagian 3. Oleh karena itu, harus dilakukan revisi pada bagian sajian dan kebahasaan untuk soal tersebut sehingga memenuhi kriteria kevalidan. Karena dinyatakan valid oleh validator ahli, praktisi, dan pengguna, maka perangkat pembelajaran yang dikembangkan dikatakan “baik”. Reliabilitas lembar validasi perangkat pembelajaran diuji berdasarkan hasil validasi perangkat. Pengujian reliabilitas dilakukan berdasar hasil validasi yang paling bervariasi dari dari dua validator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lembar validasi perangkat memiliki reliabilitas yang sangat tinggi, karena 95% dari seluruh kriteria pada lembar validasi RPP memiliki selisih skor tidak lebih dari 1, sedangkan untuk keseluruhan kriteria pada lembar validasi LKS memiliki selisih skor tidak lebih dari 1.

Saran untuk pengembangan perangkat pembelajaran selanjutnya diharapkan kepada pengembang lain untuk mengujicobakan perangkat pembelajaran ini kepada siswa dalam kelompok besar untuk mengetahui tingkat keefektifan dan kepraktisannya. Selain itu juga diharapkan ada tindak lanjut pengembangan perangkat pembelajaran yang bercirikan investigasi untuk jenjang pendidikan dan materi yang lain.