SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VII B SMP Negeri 1 Malang melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament

Fajar Dhilamaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Dhilamaya, Fajar. 2010. Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas VII B SMP Negeri 1 Malang melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament. Skripsi, Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Mulyati, M.Pd., (II) Drs. Erry Hidayanto, M. Si.

 

Kata Kunci: pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT), motivasi belajar.

 

Berdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan pada bulan April 2010 dengan guru Matematika SMP Negeri 1 Malang kelas VII B diketahui bahwa sebagian besar proses pembelajaran masih didominasi guru dan siswa masih pasif, hanya siswa yang pandai yang mendominasi kegiatan pembelajaran. Metode yang biasa diterapkan guru adalah ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan diskusi. Saat diskusi kelompok, suasana kelas terlihat gaduh akibat banyak siswa yang berbicara tentang hal-hal di luar materi pelajaran. Hal tersebut menunjukkan motivasi belajar siswa masih kurang dan perlu ditingkatkan.

 

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Malang, dengan subjek siswa kelas VII B yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data motivasi belajar siswa menggunakan angket motivasi belajar dan lembar observasi motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi keliling dan luas segi empat dan segitiga di kelas VII B SMP Negeri 1 Malang.

 

Pembelajaran tipe TGT terdiri dari lima tahap, yaitu (1) presentasi di kelas, (2) tim, (3) games, (4) turnamen, dan (5) rekognisi tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran TGT meningkat dari siklus I ke siklus II baik dilihat dari angket maupun lembar observasi motivasi. Berdasarkan angket motivasi sebelum tindakan, persentase skor klasikal adalah 73,61% dengan kategori cukup. Pada siklus I persentase skor klasikal meningkat menjadi 76,34% dengan kategori baik, dan pada siklus II meningkat menjadi 77,13% dengan kategori baik. Berdasarkan lembar observasi motivasi belajar matematika, pada siklus I persentase keberhasilan motivasi adalah 76% dengan kategori baik. Pada siklus II persentase keberhasilan meningkat menjadi 87,10% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Malang.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut misalnya menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada pokok bahasan atau mata pelajaran yang lain.