SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS VIII

Mega Putri Dian Ismanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Ismanto, Mega Putri Dian. 2017. Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Discovery Learning untuk Materi Persamaan Garis Lurus Kelas VIII. Skripsi, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Drs. Gatot Muhsetyo, M.Sc.

 

Kata Kunci: Lembar Kegiatan Siswa berbasis discovery learning, Persamaan Garis Lurus

Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berbasis discovery learning yang valid, praktis, dan efektif yang dapat membantu siswa kelas VIII dalam memahami materi persamaan garis lurus. Pengembangan LKS berbasis discovery learning ini dilaksanakan karena masih banyak sekolah yang menggunakan LKS instan yang berisi materi mentah, contoh soal, dan latihan soal yang bersifat rutin.

Model penelitian pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (four D model). Langkah-langkahnya, yaitu: (1) define, (2) design, (3) develop, dan (4) disseminate. Tahap disseminate dalam penelitian ini tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu dan pada tahap ini membutuhkan banyak biaya untuk mencetak LKS, sehingga hasil pengembangan hanya untuk kepentingan penelitian. Instrumen yang dirancang dalam mengumpulkan data untuk menghasilkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang valid, praktis, dan efektif, meliputi: (1) lembar validasi, (2) lembar observasi, (3) lembar tes, dan (4) angket respon siswa. Analisis data kevalidan LKS diperoleh dari lembar validasi oleh validator ahli dan praktisi. Analisis data kepraktisan LKS diperoleh dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Analisis data keefektifan LKS diperoleh dari hasil tes siswa.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh skor hasil uji kevalidan LKS yaitu 2,58 dengan kriteria valid, skor hasil uji kepraktisan 2,58 dengan kriteria praktis dan respon siswa positif terhadap LKS, serta hasil tes penguasaan materi siswa menunjukkan 90% nilai siswa lebih dari atau sama dengan 75 sehingga LKS memenuhi kriteria efektif. Karena LKS yang dikembangkan telah dinyatakan valid, praktis, dan efektif, maka LKS yang dikembangkan sudah layak digunakan dalam pembelajaran.