SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS FAKTOR, ANALISIS CLUSTER, DAN ANALISIS DISKRIMINAN TERHADAP VARIETAS UNGGUL KACANG HIJAU (Studi Kasus di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Malang)

VARGA RANANDA CEFIRA

Abstrak


ABSTRAK

 

Cefira, Varga Rananda. 2017. Analisis Faktor, Analisis Cluster, dan Analisis Diskriminan terhadap Varietas Unggul Kacang Hijau (Studi Kasus di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Malang). Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ir. Hendro Permadi, M.Si.

 

Kata kunci: analisis faktor, analisis cluster, analisis diskriminan, varietas kacang hijau.

Penggunaan analisis multivariat sering digunakan untuk mencari faktor-faktor, mengelompokkan, dan membuat model pengelompokan. Metode ini dapat diterapkan pada penentuan kualitas kacang hijau yang sangat baik berdasarkan sifat fenotipnya sesuai dengan permintaan pasar.

Tujuan penulisan skripsi ini adalah analisis faktor untuk mengetahui faktor yang paling dominan sehingga dapat diketahui penyebab suatu galur menjadi unggul serta analisis cluster untuk mengelompokkan galur-galur atau varietas yang unggul. Pengujian ketepatan klasifikasi tersebut menggunakan analisis diskriminan berdasarkan hasil pengelompokan dengan analisis faktor dan analisis  cluster.

Hasil analisis faktor menghasilkan jumlah faktor yang dominan sebanyak 4 faktor, yaitu performance biji, jumlah cluster polong, performance tegakan, dan jumlah cabang. Sedangkan pada analisis cluster, dihasilkan kelompok sebanyak 3 dengan menggunakan jarak Mahalanobis, yaitu kelompok 1 (cukup unggul) sejumlah 3 galur, kelompok 2 (kurang unggul) sejumlah 7 galur, dan kelompok 3 (sangat unggul) sejumlah 8 galur. Analisis diskriminan menggunakan nilai faktor (factor scores) hasil dari analisis faktor dan pengelompokan galur hasil dari analisis cluster. Pengujian kevalidan hasil analisis diskriminan dengan menggunakan hit ratio adalah 72.2% yang mana lebih dari batas minimal yaitu 41.625%, artinya adalah 72.2% dari 18 data yang diolah telah dimasukkan pada kelompok yang sesuai dengan data semula.