SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Aplikasi Berbasis Android pada Materi Trigonometri SMA

Ananda Syahriya Rachmatullah

Abstrak


ABSTRAK

Rachmatulah, Ananda Syahriya. 2017. Pengembangan Aplikasi Berbasis Android pada Materi Trigonometri SMA. Skripsi, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Syaiful Hamzah Nasution, S.Si, S.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: Android, Trigonometri, Media Pembelajaran Matematika

 

Trigonometri merupakan salah satu materi yang diajarkan kepada siswa SMA. Hal ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  no. 24 tahun 2016. Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada salah satu guru SMAN 9 Malang pada Bulan Februari 2016, diperoleh informasi bahwa hasil belajar siswa SMAN 9 Malang pada materi Trigonometri seringkali tidak memuaskan, hal ini dikarenakan siswa belum memahami aturan-aturan yang ada pada materi Trigonometri. Observasi yang dilakukan peneliti selama melakukan Kajian Praktik Lapangan (KPL) di SMAN 9 Malang, peneliti memperoleh informasi bahwa mayoritas siswa memiliki ponsel Android sebagai alat komunikasi dan belum digunakan secara optimal untuk menunjang pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitan dan pengembangan aplikasi berbasis Android pada materi Trigonometri SMA.

Penelitian dan pengembangan yang dilakukan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi/konstruksi, (4) fase tes, evaluasi dan revisi dan (5) fase implementasi. Tujuan dari pengembangan media pembelajaran ini adalah untuk memperoleh media yang valid, praktis dan juga efektif untuk menunjang pembelajaran pada materi Trigonometri. Kevalidan media diukur sebelum penelitian dilaksanakan melalui pengujian oleh vaidator yang ahli dalam bidang media, materi dan pembelajaran sampai media dikatakan valid. Setelah itu, media diuji kepraktisannya kepada pengguna yaitu siswa, mahasiswa dan guru. Keefektifan media diukur berdasarkan hasil yang diperoleh siswa dalam mengerjakan soal uji kompetensi yang ada pada media.

Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan, diperoleh hasil validasi sebesar 76,6% dari dosen ahli materi, 80% dari dosen ahli media. Kedua persentase tersebut menunjukan bahwa media yang dikembangakan valid. Untuk aspek kepraktisan diperoleh nilai 4,52 dari pengguna siswa, 4.03 dari pengguna guru dan 4.23 dari pengguna mahasiswa. Ketiga nilai tersebut menunjukan bahwa media yang dikembangkan praktis. Sedangkan dari aspek keefektifan, media dianggap efektif karena 80% siswa memperoleh skor di atas KKM. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media yang telah dikembangkan  valid, praktis dan efektif.