SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Lingkaran Siswa Kelas VIII SMPN 1 Dau

Evi Nur Asiyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nur Asiyah, Evi. 2017. Penerapan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Lingkaran Siswa Kelas VIII SMPN 1 Dau. Skripsi, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Susiswo, M.Si

 

Kata kunci: pembelajaran matematika, penemuan terbimbing, pemahaman konsep lingkaran

Pembelajaran matematika di SMPN 1 Dau masih menggunakan metode konvensional. Pembelajaran belum terpusat pada siswa. Guru juga belum pernah menggunakan variasi metode pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi didapatkan bahwa hasil belajar matematika siswa masih rendah. Hasil belajar rendah tersebut disebabkan pemahaman konsep matematika siswa yang rendah pula. Pemahaman konsep matematika tersebut ditunjukkan dengan membuat hubungan antara situasi permasalahan, informasi yang relevan, konsep matematika yang berkaitan dan alasan yang logis yang diukur melalui tes pemahaman.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuanuntuk meningkatkan pemahaman konsep lingkaran siswa dalam pembelajarandengan menggunakan metode penemuan terbimbing pada siswa kelas VIIIB SMPN 1 Dau. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMPN 1 Dausebanyak 23 siswa.Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, catatan lapangan, dan tes uraian (pemahaman).

Hasil penelitian ini adalah pembelajaran matematika dengan menggunakan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan pemahaman konsep lingkaran siswa kelas VIIIB SMPN 1 Dau: (1) Guru menyajikan pertanyaan atau masalah yang berkaitan dengan materi, masalah yang akan diberikan kepada siswa dengan data secukupnya dan perumusannya harus jelas sehingga dapat mengarahkan siswa pada konsep yang akan ditemukannya, (2) Siswa membuat hipotesis serta guru membenarkan hipotesis yang dibuat oleh siswa, (3) Siswa menguji hipotesis yang telah dibuatnya, (4) Siswa menyimpulkan atau menemukan suatu konsep matematika, (5)Guru memberikan latihan soal yang berkaitan dengan materi. Peningkatan pemahaman konsep lingkaran yaitu 73,11% pada siklus I menjadi 82,01% pada siklus II, sebesar 82,60% siswa mendapat nilai  ≥75 serta aktivitas siswa dan guru berkategori baik.